yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Satu dari 20 mortir yang belum diledakkan berdiameter 30 sentimeter panjang 85 sentimeter, Jumat (7/11/2014) sekitar pukul 21.00 WIB akhirnya dievakuasi oleh anggota TNI AD dari Pelabuhan Nusantara Sedayulawas Kecamatan Brondong . Satu mortir ini adalah sisa dari puluhan mortir yang lainnya yang sudah diledakkan karena berhulu ledak tinggi.
Mortir yang ditemukan pada Sabtu (1/11/2014) yang dievakuasi oleh sejumlah anggota TNI dibawa ke Kodim 0812 Lamongan dengan kendaraan Isuzu Elf Nomil 1735 - V.
Mortir dievakuasi dengan ekstra hati - hati dan dengan kemampuan teknik lantaran mortir peninggalan perang duni II ini mempunyai kekuatan ledakkan yang sangat besar.
Sebanyak 20 mortir sisa perang dunia II ditemukan di Pelabuhan Nusantara, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Sabtu (1/11/2014). Hingga kemarin hanya menyisakan sebuah mortir berhulu ledak tinggi. Yakni, jenis mortir kaliber 30 sentimeter dengan panjang 85 sentimeter yang belum diledakkan.
Peledak lainnya, seperti roket, proyektil canon berbagai kaliber dan jenis lainnyasudah dimusnahkan di satu kawasan hutan Siman, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong oleh Gegana Polda Jatim.
Penemuan sejumlah peledak itu kali pertama oleh Mito (37) salah satu security Top Karya Perkasa yang menangani pemotongan kapal di pelabuhan Sedayulawas.
Di antaranya, sebuah mortir kaliber 30 sentimeter dengan panjang 85 sentimeter, 1 butir amunisi jenis roket panjang 56 sentimeter, 14 butir amunisi kaliber 16 sentiemeter panjang 35 sentimeter, 7 butir proyektil canon kaliber 9 sentiemter dengan panjang 36 sentimeter dan 2 butir selongsong peluru.
Mortir yang ditemukan pada Sabtu (1/11/2014) yang dievakuasi oleh sejumlah anggota TNI dibawa ke Kodim 0812 Lamongan dengan kendaraan Isuzu Elf Nomil 1735 - V.
Mortir dievakuasi dengan ekstra hati - hati dan dengan kemampuan teknik lantaran mortir peninggalan perang duni II ini mempunyai kekuatan ledakkan yang sangat besar.
Sebanyak 20 mortir sisa perang dunia II ditemukan di Pelabuhan Nusantara, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Sabtu (1/11/2014). Hingga kemarin hanya menyisakan sebuah mortir berhulu ledak tinggi. Yakni, jenis mortir kaliber 30 sentimeter dengan panjang 85 sentimeter yang belum diledakkan.
Peledak lainnya, seperti roket, proyektil canon berbagai kaliber dan jenis lainnyasudah dimusnahkan di satu kawasan hutan Siman, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong oleh Gegana Polda Jatim.
Penemuan sejumlah peledak itu kali pertama oleh Mito (37) salah satu security Top Karya Perkasa yang menangani pemotongan kapal di pelabuhan Sedayulawas.
Di antaranya, sebuah mortir kaliber 30 sentimeter dengan panjang 85 sentimeter, 1 butir amunisi jenis roket panjang 56 sentimeter, 14 butir amunisi kaliber 16 sentiemeter panjang 35 sentimeter, 7 butir proyektil canon kaliber 9 sentiemter dengan panjang 36 sentimeter dan 2 butir selongsong peluru.