• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Modus Operandi yg Umum Digunakan Sekte-Sekte Sesat

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Topik trit ini muncul karena pertanyaan salah seorang IFers Gan @prabas & komentar Gan @saniba.ovetad.

Yang kurang lebih intinya : Gimana sih caranya orang dapat hingga jadi pemimpin sekte?
Modus Operandi yg Umum Dipakai Sekte-Sekte Sesat

Gbr diambil dr filmdaily.co​

Kebetulan ane pernah baca sekilas beberapa artikel yg membahas tentang sekte-sekte sesat, atau kalau dalam bahasa Inggris disebut "cult" untuk membedakan dengan aliran spiritual yg lebih netral. CMIIW.

Menurut ane, modus operandi dari sekte-sekte sesat ini, secara biasa dapat dibagi jadi dua tahap besar:

1. Tahap rekrutmen.
2. Tahap membangun komitmen.

Ane bagi jadi dua, karena karakteristik dua tahap ini berbeda & kerja sama yg apik antara dua tahap inilah yg kemudian dapat menumbuhkan/melahirkan satu sekte yg "kuat".

Cuma dapat rekrut tetapi ga dapat bikin membernya komitmen, akhirnya ya ga dapat jadi sekte yg besar, apalagi kalau sebaliknya.

Biasanya yg memunculkan keheranan orang adalah ketika anggota yg sudah direkrut, sudah melewati tahap kedua. Setelah lewat tahap kedua inilah, kemudian muncul perilaku-perilaku yg bagi kita, terlihat tidak masuk akal, "Kok goblok banget ya, disuruh minum air kencing kok mau-mau saja. Otaknya ditaruh di mana?"

Jadi kalau menurut pemahaman dari apa yg ane baca, orang yg baru direkrut ya tidak akan mengerjakan hal-hal yg di luar kewajaran & membingungkan kita yg berada di luar sekte sesat tersebut.

Tanpa berpanjang lebar & luas, mari kita masuk ke bahasan tahap rekrutmen. Singkat-singkat aja ya, karena ane juga ga punya pengalaman riil, bikin sekte sesat
emoticon-Leh Uga



----o----


I. Tahap rekrutmen.

Prinsip Utama

Ada sebuah quote dari sumber referensi di bawah yg menggambarkan dengan jelas sifat & karakteristik dari tahap rekrutmen ini:

Quote:
Nobody joins a cult; nobody joins something they think is going to hurt them. You join a religious organisation, or a political movement, and you join with people that you really like (Deborah Layton, quoted in Jonestown: The life and death of Peoples Temple, 2006)


Jadi intinya, tidak ada orang yg akan dengan sengaja bergabung dengan sebuah sekte yg mereka pikir akan menyakiti mereka. Orang bergabung, itu pasti karena ada sesuatu yg mereka sukai di tempat itu.

Pilih target (umumnya berdasarkan kelompok usia).
Setelah memahami prinsip utama rekrutmen, maka artinya seorang calon pemimpin sekte sesat, mesti tahu betul pangsa pasar atau niche yg mau dia jadikan target + kebutuhan jasmani & rohani dari pangsa pasarnya tersebut.

Biasanya, yg paling mudah adalah membagi target berdasarkan kelompok usia.

Misalnya sekte sesat yg sasarannya remaja, tentu mesti punya umpan menarik, yg berbeda dengan sekte sesat yg sasarannya pekerja kantoran. Kalau sasarannya usia matang (30-40an), tentu beda strategi pemasarannya dengan kalau sasarannya usia muda (18-20an).

Tiap kelompok usia, pasti punya tantangannya masing-masing & di tiap kelompok usia pasti ada kegalauannya masing-masing. Pasti ada sekian persen yg istilahnya merasa "tersingkir/terpinggirkan" dari kelompoknya. Bahkan dapat dikatakan, setiap perseorangan tentunya pernah mengalami periode-periode dalam hidupnya di mana dia merasa gamang, lemah, galau, dst. Momen-momen di saat seseorang lemah inilah yg jadi celah buat para rekruiter.

Kalau nonton film dokumenter wild life gitu, analogi paling pas itu kalau nonton singa/predator lain lagi berburu. Biasanya yg diincar dari satu kelompok akbar hewan buruan itu adalah mereka yg di pinggir-pinggiran, hewan-hewan yg terpisah dari kelompok besarnya.

Permen manis yg tidak boleh hingga ketinggalan.
Dari sekian banyak tipe umpan yg spesifik berdasarkan kelompok sasaran, ada satu tipe umpan yg sama & tidak boleh ketinggalan, yaitu menyediakan komunitas atau perasaan kekeluargaan/persaudaraan bagi calon anggota. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, bahkan seseorang yg introvert pun memiliki kebutuhan untuk diterima oleh manusia lain.

"Love bombing", adalah salah satu frasa yg menggambarkan strategi penting ini. Member yg ganteng & cantik, dapat jadi salah satu aset penting sebuah sekte sesat.

Modus Operandi yg Umum Dipakai Sekte-Sekte Sesat

Gbr diambil dr superradnow.wordpress.com​


Prinsip kedua.
Kalau sudah memahami itu, maka tentunya si calon pemimpin sekte sesat ini sudah dapat menciptakan strategi rekrutmen yg tepat.

Prinsip kedua dari rekrutmen, kurang lebih sama seperti mencari pasangan. Jangan takut ditolak, kalau ditolak masih ada banyak ikan lain di laut sana.


---- o ----


II Tahap membangun komitmen.

Tahap ini yg lebih sulit & rumit, dibandingkan tahap rekrutmen, karena di tahap ini perlahan-lahan si pemimpin sekte sesat harus dapat melepaskan topengnya tanpa kehilangan anggota.

Di sinilah salah satu tipe umpan di tahap perdana jadi sangat penting, yaitu tawaran rasa persaudaraan & kebersamaan dalam sebuah komunitas.

Menjadi penting karena salah satu syarat untuk mencapai titik di mana komitmen anggota itu sangat kuat, adalah menghapus/menurunkan level bukti diri perseorangan seminim mungkin & menggantikannya dengan bukti diri kelompok. Sedemikian rupa sehingga seseorang, merasa gamang (kehilangan jati diri, dsb) ketika berada di luar kelompoknya itu.

Beberapa cara yg sering dipakai & umumnya dipakai secara bersamaan adalah :

1. Sistem pengawasan, setiap anggota memiliki "senior" yg tugasnya mengayomi, menuntun & mengawasi.

2. Indoktrinasi tentang "jahat"-nya dunia di luar kelompok mereka.

3. Pisahkan anggota dari komunitas di luar sekte, bahkan biasanya hingga pada anggota keluarganya sendiri. Ini ber-sinergi dengan strategi nomer dua.

4. Reward and punishment.

5. Hirarki dalam sekte, hirarki ini memberi kepuasan pada mereka yg mendapat level di atas. Di saat yg sama, merenggut kepercayaan diri & menciptakan perasaan rendah diri & ketergantungan pada mereka yg mendapat level di bawah.

Pemimpin harus pintar-pintar melihat tabiat seseorang, siapa yg akan jadi lebih loyal ketika dinaikkan levelnya & siapa yg akan jadi lebih loyal, justru ketika ada di level rendah.

(Contohnya Tom Cruise yg jadi anggota level atas dari sekte sesat scientology.)

Modus Operandi yg Umum Dipakai Sekte-Sekte Sesat

Gbr diambil dr www.thedailybeast.com


Dari beberapa strategi, strategi nomer dua & tiga, yg sangat biasa ditemukan pada sekte-sekte sesat. Sangat biasa ditemukan & dapat dikatakan adalah ciri khas dari sebuah sekte sesat, karena strategi semacam ini sangat penting untuk keberlangsungan sekte.

Ketika seseorang cuma menerima kebenaran dari satu sumber & melihat sumber informasi lain di luar kelompok itu tidak dapat dipercaya, maka orang itu tentunya akan mudah disetir oleh si pemimpin sekte. Koreksi dari pihak luar pun seringkali menemui kesulitan karena si anggota belum apa-apa sudah curiga, ketika ada orang yg berusaha mengingatkan.

------- o-------

Demikian sekilas ulasan ane yg tentunya masih banyak kekurangannya.

Monggo diperdebatkan & diberi masukan.

Semoga dapat berguna, bagi kita-kita supaya terhindar dari jebakan sekte sesat yg mungkin sedang berkeliaran.

Bagi yg sudah terlanjur tersesat, ane cuma dapat nyumbang doa, semoga pikiran ente terbuka pada informasi-informasi & opini di luar sekte ente.
emoticon-Nyepi



Sumber referensi
1. https://csuepress.columbusstate.edu/..._dissertations
2. https://jonestown.sdsu.edu/?page_id=34342
3. https://www.sciencedirect.com/scienc...65178116319941
4. https://statenews.com/article/2020/1...ult-psychology







Hari ini 13:46
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.