• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Modus-Modus Orang Minta Maaf Palingan di Ujung Ada 'Maunya'

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Modus-Modus Orang Minta Maaf Palingan di Ujung Ada 'Maunya'


Merahputih.com - Budi bangun lebih pagi lantaran ponselnya bergetar berkali-kali. Ia cek ponsel lalu melihat tanda merah dengan angka 32 hinggap di aplikasi pesan whatsapp. Mula-mula ia beranggapan mungkin ada urusan kerjaan mendadak di pagi hari sehingga harus segera direspon.

Begitu dilihatm ternyata perkiraannya meleset. Rupanya pesan datang dari kontak tak dikenal. "Hai Budi apa kabar? Masih ingat saya kan? Ini Silvi teman SMA anda dulu".

Pagi-pagi Budi terpaksa mengingat kembali ke masa SMA. Ia sisir teman-teman perempuannya satu per satu. Dan, ternyata memang ada teman satu SMA bernama Silvi meski dapat dihitung jari satu tangan pernah ngobrol bareng.

"Oh iya ingat, ada angin apa nih tumben kontak? Btw tahu nomor saya dari mana yah?" balas Budi mengecek.

"Kirain sudah enggak ingat, saya tahu nomor anda dari Cindy, kemarin ketemu pas saya lagi di mall".

Budi masih menerka-nerka tujuan utama teman lama enggak terlalu dekat tersebut mengirim pesan pagi buta. "Bud, sebelumnya saya minta maaf banget niih". Budi keheranan kenapa tiba-tiba temannya minta maaf. Ia meneropong kembali tingkah lakunya di masa lalu mungkin pernah ada silap perbuatan maupun kata.

Pesan susulan temannya tersebut kemudian menciptakan Budi semakin paham. "Bud saya minta maaf sebelumnya, dapat tolongin saya enggak Bud. Aku lagi butuh uang banget nih buat bayar kost, enggak banyak kok Bud cuma tiga juta aja".

"Ah lagu lama," gumam Budi. Ia merasa jengkel dengan pesan singkat temannya di pagi hari tersebut. Menurutnya, Silvi bukan teman dekat apalagi sama sekali enggak pernah tegur sapa di whatsapp tetapi tiba-tiba saat ada perlunya baru mengontak pinjam uang.

Bila posisinya Silvi merupakan teman baik Budi, & intensitas pertemuan mereka sebelumnya sangat sering, ada kemungkinan Budi akan meminjamkan uang.

Sejak peristiwa enggak asyik di pagi hari tersebut Budi semakin mengerti tanda-tanda orang minta maaf tetapi 'ada udang di balik' batu atau ada maunya. Ia cermat-cermat flashback begitu teman minta maaf. Jika memang pernah ada interaksi kemungkinan memang benar harap memohon maaf. Namun, bila interaksi minim maka dapat dipastikan ada maunya, entah pinjam barang, uang, atau pertolongan lainnya.

Selain modus minta maaf untuk meminjam uang , ada lagi minta maaf paling ada 'Maunya'. Biasanya ada orang tiba-tiba minta maaf saat ada hutang. Kebanyakan tujuannya meminta penagguhan pembayaran dengan beribu alasan.

Misalnya, dua atau satu hari sebelum jatuh tempo pelunasana orang bersangkutan lumrahnya akan mengirim pesan meminta maaf disambung beribu alasan. Intinya, orang tersebut tidak dapat bayar di tanggal sudah disepakati & memohon supaya dilakukan penangguhan pembayaran alias bayar mundur, entah sehari, seminggu, sebulan, bahkan setahun.

Mengapa mengatakan maaf sering jadi dalih ketika orang sedang ada maunya? Dengan diawali mengatakan maaf, seseorang akan lebih menghargai kawan bicaranya, seperti halnya si pemberi pinjaman kepada si penghutang. Si pemberi pinjaman biasanya akan memberikan keringan, apabila si penghutang sopan & kooperatif dalam berkomunikasi.

Kata maaf di konteks tersebut memang berfungsi ganda. Pertama, memang benar-benar minta maaf & kedua minta izin. Dalam kasus tersebut, minta maaf karena tidak dapat bayar di waktu sudah disepakati, & minta maaf untuk meminta izin supaya ada penangguhan pembayaran.

Modus-Modus Orang Minta Maaf Palingan di Ujung Ada 'Maunya'


Selain persoalan utang-piutang, tanda-tanda orang sering minta maaf dapat jadi karena faktor sudah menghilangkan atau merusak barang.

Sebelum mengatakan maaf keluar, biasanya si perusak atau penghilang barang akan berlaku super baik kepada si pemilik barang. Entah tiba-tiba menraktir boba, membelikan nasi goreng, hingga mencuci mobilnya. Ya ampun! Habis kelakuan baiknya terendus ada udang di balik batu, barulah pelaku sering-sering keluar mengatakan maaf.

Hal seperti itu kerap terjadi di lingkungan pertemanan. Selain meminta maaf, biasanya pelaku akan menceritakan mengapa hingga barang tersebut hilang atau rusak. Selain minta maaf, teman bertanggungjawab sepatutnya akan mengganti barang rusak atau hilang.

Namun, enggak sedikit orang bila sudah merusak atau menghilangkan barang teman, tetapi tidak ada kabar lagi, cuma sekadar ucapan basa-basi meminta maaf. Setelah itu menghilang tanpa jejak. Ghosting!

Selain itu, minta maaf paling ada maunya lainnya, paling sering terjadi di hubungan persayangan tak lain tak bukan terkiat memutuskan sebuah hubungan.

Biasanya, ketika hubungan sudah tak lagi dapat dipertahankan, atau sudah menemukan gebetan baru lebih kece, & alasan lainnya, pemutusan hubungan akan terjadi cepat atau lambat. Biasannya diawali dengan kata-kata permintaan maaf.

Dari mulai "Maaf saya bukan terbaik buat kamu", "Maaf saya enggak dapat bahagiakanmu", "Maaf mau fokus UN dulu", "Maaf sebenarnya saya sayang sama kamu, tetapi saya disuruh orang tua fokus ke pendidikan dulu", "Maaf sayang saya dijodohin sama anaknya teman mamah aku". Sampah banget! Intinya dalih aja kan. Sebenarnya emang udah enggak sayang aja!

Deretan kata-kata maaf tersebut, kerap dijadikan awalan untuk memutuskan sebuah hubungan. Hal itu biasanya supaya sang kekasih tak menyimpan rasa dendam, ketika tiba-tiba diputuskan hubungan secara sepihak, karena sudah meminta maaf terlebih dahulu.

Masih di ranah relasi, biasanya "Alasan Orang Minta Maaf Paling Ada 'Maunya" terjadi kepada dari mahasiswa kepada dosen. Bukan mahasiswa emang kalo enggak punya seribu akal. Ibarat banyak jalan menuju Roma (meski Roma sering kalah akhir-akhir ini).

Di saat tenggat pengumpulan tugas, mahasiswa belum selesai tugas punya beragam alasan untuk meminta pengunduran deadline. Mereka akan sering-sering minta maaf, seolah-olah datang dari lubuk hati terdalam.

"Mohon maaf menggangu pak Deni, selamat siang , saya Budi dari fakultas ilmu komunikasi, saya harap meminta izin penambahan waktu pengumpulan tugas pak, maaf agak telat pak, karena saya kuliah sambil bekerja, & waktunya sangat sempit".

Belum lagi alasan teknis, mulai tiba-tiba mati listrik di rumah & indekos, printer mati, laptop ngehang, file kena virus, hingga flashdisk kena kuah mi instan.

Bila sudah beralasan demikian, Dosen biasanya tak lantas percaya begitu saja. Kata maaf terkadang cuma jadi pemanis saja & deadline tak dapat mundur.


Sumber Hari ini 18:38
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.