yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Komisaris Besar (Kombes) Pol Abdul Rakhman Baso didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Polisi Besar (AKBP) Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolrestabes Bandung, Jumat, (8/2/2013) mengatakan, ada ratusan wanita yang dipasarkan dalam bisnis esek-esek ini. Pelaku menekuni bisnis tersebut sejak pertengahan Desember 2012 lalu.
"Mereka itu didatangkan dari berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Malang, Surabaya, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Indramayu, pokoknya banyak. Bahkan sampai tingkat nasional. Jakarta juga ada," kata Abdul Rakhman di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/2/2013). Namun, wanita yang "dijual" itu belum diamankan, karena jarak yang sangat jauh.
Yudo menjelaskan, modus bisnis yang dikelola WH, yakni pelanggan terlebih dahulu memesan paket wanita yang fotonya dipajang di website www.cewekbisyar.com (kini sudah ditutup).
Namun sebelumnya, calon pelanggan harus melakukan registrasi untuk mendapatkan akses login ke website tersebut. Ada beberapa paket yang ditawarkan seperti silver, medium dan gold.
"Nah, dari beberapa paket itu ada beberapa macam tawaran, mulai dari yang paling murah hingga paling mahal. Semakin mahal semakin lengkap dan semakin nyaman fasilitasnya, wanitanya pun semakin cantik," katanya.
"Nomor kontak si pelaku (WH, red) pun disediakan di situ. Setelah si pelanggan menghubungi, si pelaku langsung menghubungkan dengan wanita yang dipilih si pelanggan. Setelah proses transaksi selesai, wanita dan si pelanggan langsung janjian di suatu tempat," katanya.
Kepada polisi, WH mengaku menjalankan bisnis tersebut sendirian. Meski begitu, Yudo meyakini masih ada jaringan prostitusi online yang masih berkeliaran.
"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, ditakutkan bisnis seperti demikian masih berkeliaran di luar sana," tegasnya.
Dari tangan WH, polisi menyita beberapa barang bukti, yakni 1 buah laptop, 3 buah telepon seluler, 2 buah rekening bunk yang diduga untuk melakukan transaksi, dua buah kartu memori serta alat bantu seks.
Sebelumnya diberitakan, WH (28), mahasiswa lulusan salah satu universitas komputer ditangkap karena diduga menjalankan bisnis esek-esek via online. Tersangka ditangkap di rumah salah satu rekannya, Gang Masjid, Jalan Mochamad Toha, Bandung, Kamis (7/2/2013). Penangkapan WH dipimpin oleh Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi (Kompol) Agung Masloman.