hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
BOGOR, KOMPAS.com — Sebanyak dua orang tewas, dua orang dirawat di Rumah Sakit PMI Bogor, dan 1 orang luka ringan akibat sebuah mobil pemadam kebakaran milik UPTD Pemadam Kebakaran Kota Bogor menyenggol sebuah sepeda motor di Jalan Jalak Harupat, Bogor tengah, Jumat (11/2/2011) sekitar pukul 24.00. Korban tewas adalah Eman Sulaeman (32), pembonceng sepeda motor, dan Alih (39), petugas pemadam kebakaran.
Menurut informasi yang terkumpul, mobil pemadam kebakaran melaju kencang dari arah Jalan Pajajaran, Bogor tengah, menuju Jalan Sawojajar, Bogor tengah, tempat terjadinya kebakaran di rumah toko.
Setibanya di Jalan Jalak Harupat, setelah Jembatan Ciliwung, Lapangan Sempur, mobil pemadam kebakaran mendahului sebuah kendaraan angkutan kota (angkot). Setelah mendahului angkot, ternyata ada sepeda motor melaju kencang dari darah berlawanan. Sopir mobil pemadam kebakaran pun membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor.
Akibatnya, mobil pemadam kebakaran yang penuh air terguling ke kiri dan masuk ke jurang sedalam 5 meter di antara badan jalan dan pagar Kebun Raya Bogor. Sebelum jatuh ke jurang itu, bagian belakang mobil pemadam kebakaran menyenggol sepeda motor sehingga sepeda motor itu terguling ke kanan.
Alih dan Eman tewas di tempat. Dibutuhkan waktu beberapa jam untuk mengevakuasi jasad Alih, warga Sukasari, Kota Bogor, yang tergencet di antara badan mobil dan tembok pagar Kebun Raya Bogor.
Korban yang terluka berat dan dirawat di RS PMI Bogor adalah Muchsin (26), pengendara sepeda motor, warga Cigombong, Kabupaten Bogor, dan Dedi Kusnadi, petugas pemadam kebakaran, warga Cianjur. Korban luka ringan adalah Anwar Beok (41), petugas pemadam kebakaran.
Untuk mengevakuasi mobil pemadam kebakaran, para petugas dari Kepolisian Resor Bogor Kota dan pemadam kebakaran memerlukan tiga mobil derek dan satu mobil pemadam kebakaran. Air di tangki mobil kebakaran harus dikuras dahulu. Sekitar pukul 06.00, Jalan Jalak Harupat normal kembali.
Menurut informasi yang terkumpul, mobil pemadam kebakaran melaju kencang dari arah Jalan Pajajaran, Bogor tengah, menuju Jalan Sawojajar, Bogor tengah, tempat terjadinya kebakaran di rumah toko.
Setibanya di Jalan Jalak Harupat, setelah Jembatan Ciliwung, Lapangan Sempur, mobil pemadam kebakaran mendahului sebuah kendaraan angkutan kota (angkot). Setelah mendahului angkot, ternyata ada sepeda motor melaju kencang dari darah berlawanan. Sopir mobil pemadam kebakaran pun membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor.
Akibatnya, mobil pemadam kebakaran yang penuh air terguling ke kiri dan masuk ke jurang sedalam 5 meter di antara badan jalan dan pagar Kebun Raya Bogor. Sebelum jatuh ke jurang itu, bagian belakang mobil pemadam kebakaran menyenggol sepeda motor sehingga sepeda motor itu terguling ke kanan.
Alih dan Eman tewas di tempat. Dibutuhkan waktu beberapa jam untuk mengevakuasi jasad Alih, warga Sukasari, Kota Bogor, yang tergencet di antara badan mobil dan tembok pagar Kebun Raya Bogor.
Korban yang terluka berat dan dirawat di RS PMI Bogor adalah Muchsin (26), pengendara sepeda motor, warga Cigombong, Kabupaten Bogor, dan Dedi Kusnadi, petugas pemadam kebakaran, warga Cianjur. Korban luka ringan adalah Anwar Beok (41), petugas pemadam kebakaran.
Untuk mengevakuasi mobil pemadam kebakaran, para petugas dari Kepolisian Resor Bogor Kota dan pemadam kebakaran memerlukan tiga mobil derek dan satu mobil pemadam kebakaran. Air di tangki mobil kebakaran harus dikuras dahulu. Sekitar pukul 06.00, Jalan Jalak Harupat normal kembali.