one
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 7570
- Sejak
- 4 Okt 2006
- Pesan
- 1.813
- Nilai reaksi
- 276
- Poin
- 83
@phang
Setuju dengan pendapatmu. Biasanya yang negatif thinking thdp MLM itu tidak bisa membedakan antara MLM murni dengan money game/arisan. Selain itu, mereka belum terjun langsung dan hanya melihat dari orang2 sekitarnya yang gagal. Tapi gw salut dengan elu karena walaupun gagal di MLM tidak negatif thinking dan mengambil sisi positif dari MLM ini.
Satu hal yg gw suka dari perusahaan MLM murni : tidak memandang status jabatan kita. Coba elu melamar pekerjaan di perusahaan konvensional, untuk jabatan OB aja minimal musti lulusan SMA/ D3. Nah, di MLM murni, siapapun bisa menjadi sukses hanya dengan 1 kunci : kemauan yang keras untuk sukses dan tahan banting. Banyak contohnya di perusahaan2 MLM
murni ini yang sukses : tukang parkir, tukang sol sepatu, ga lulus SD, bahkan downline dari upline saya ada yg tidak bisa berbahasa Indonesia (orang daerah) tapi sukses juga .
Setuju dengan pendapatmu. Biasanya yang negatif thinking thdp MLM itu tidak bisa membedakan antara MLM murni dengan money game/arisan. Selain itu, mereka belum terjun langsung dan hanya melihat dari orang2 sekitarnya yang gagal. Tapi gw salut dengan elu karena walaupun gagal di MLM tidak negatif thinking dan mengambil sisi positif dari MLM ini.
Satu hal yg gw suka dari perusahaan MLM murni : tidak memandang status jabatan kita. Coba elu melamar pekerjaan di perusahaan konvensional, untuk jabatan OB aja minimal musti lulusan SMA/ D3. Nah, di MLM murni, siapapun bisa menjadi sukses hanya dengan 1 kunci : kemauan yang keras untuk sukses dan tahan banting. Banyak contohnya di perusahaan2 MLM
murni ini yang sukses : tukang parkir, tukang sol sepatu, ga lulus SD, bahkan downline dari upline saya ada yg tidak bisa berbahasa Indonesia (orang daerah) tapi sukses juga .