• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mitos dan Fakta Seputar Pilek

LoVe_ChiKa

IndoForum Junior A
No. Urut
8777
Sejak
17 Nov 2006
Pesan
3.571
Nilai reaksi
379
Poin
83
Mitos dan Fakta seputar Pilek

Menurut sebuah survey terbaru Harvard Medical School, banyak orang tua yang salah tentang penyebab dan cara menangani pilek. Sebagai contoh, 66% orang tua mengira, penyebab pilek adalah bakteri, sedang 94% menganggap mencium seseorang yang sedang pilek dapat ketularan. Kedua pendapat ini SALAH!!!
Berikut, penjelasan Grace Lee, M.D, staf penyakit-penyakit infeksi di Children' s Hospital Boston.

1. Mitos : Pilek memerlukan obat antibiotik
Fakta : Antibiotik tak bisa membasmi virus, penyebab sebenarnya dari pilek. Satu-satunya obat adalah banyak istirahat, cairan dan waktu.

2. Mitos : Udara dingin, tidak pakai mantel atau keluar dengan rambut basah dapat menyebabkan pilek.
Fakta : Merasakan dingin secara fisik tak akan membuat anak terserang virus. Kuman pilek paling sering tersebar melalui kontak dengan tangan-tangan yang terkontaminasi. Anak-anak sering ketularan virus karena menjilat mainan yang sudah terkontaminasi anak-anak yang sakit pilek dan hidung meler.

3. Mitos : Pilek Menular karena makan dan minum bersama
Fakta : Virus pilek bersarang dalam saluran dan cairan hidung. Bukan di dalam mulut. Ajari anak Anda untuk sering-sering mencuci tangan dan hindari menggosok mata dan hidung.

4. Mitos : Mucus hijau berarti infeksi parah, dan bahwa anak anda perlu antibiotik.
Fakta : Pilek sering dimulai dengan mucus hidung berwarna hijau, yang lalu menjadi bening dalam beberapa hari. Periksa ke dokter jika berlangsung lebih dari 10 hari atau jika anak Anda panas tinggi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.