Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pada malam hari tanggal 31 Maret 1922, enam orang penghuni pertanian Hinterkaifeck yg terletak di Bavaria, Jerman, dibunuh dengan mengpakai cangkul. Keenam orang penghuni tersebut adalah sepasang suami istri yg bernama Andreas Gruber yg berumur 63 tahun & Cazilia Gruber yg berumur 72 tahun, anak perempuan mereka yg merupakan seorang janda yg bernama Viktoria yg berumur 35 tahun, kedua anak Viktoria yg masih kecil yg bernama Cazilia & Josef, serta seorang pembantu rumah tangga mereka yg bernama Maria Baumgartner yg berumur 44 tahun.
Josef yg masih berumur dua tahun dibunuh di keranjang bayinya, Maria yg baru bekerja di hari pertamanya dibunuh di ranjangnya, sedangkan anggota keluarga yg lain dibunuh di bagian gudang.
beberapa bulan sebelumnya..
Hal-hal yg aneh mulai terjadi di dalam rumah & di sekitar pertanian Hinterkaifeck sebelum pembunuhan terjadi. Enam bulan sebelumnya, pembantu rumah tangga yg digantikan oleh Maria sudah berhenti. Pembantu tersebut mengaku bahwa dia mendengar suara langkah kaki & suara-suara aneh di loteng yg menciptakan dia berpikir bahwa rumah tersebut berhantu.
Pada bulan Maret 1922, Andreas menemukan koran yg tidak dikenalnya yg berasal dari Munich di dalam rumahnya. Dia tidak ingat bahwa dia pernah membelinya, & pada awalnya dia berpikir bahwa koran tersebut adalah milik tukang pos yg tertinggal. Namun, ternyata tidak ada seorang pun di sekitar pertanian Hinterkaifeck yg berlangganan koran tersebut. Beberapa hari sebelumnya, Andreas sempat memberi tahu tetangga bahwa dia menemukan jejak kaki di permukaan salju yg berasal dari hutan yg mengarah ke bagian belakang rumahnya. Namun, dia tidak melihat adanya jejak kaki yg mengarah kembali ke hutan.
Selain itu, beberapa kunci rumah hilang, & pintu gudang peralatan juga rusak seolah-olah ada seseorang yg mendobraknya. Seluruh keluarga juga mendengar suara langkah kaki di loteng, namun ketika Andreas menggeledahnya, dia tidak menemukan siapa pun. Andreas sempat memberi tahu beberapa orang tentang hal-hal aneh yg dialami oleh dia & keluarganya. Namun, dia menolak untuk menerima pertolongan & tidak melaporkannya ke polisi.
setelah pembunuhan terjadi..
Siapapun pelakunya, dia sempat tinggal di rumah tersebut selama beberapa hari setelah mengerjakan pembunuhan. Karena hewan ternak masih diberi makan, persediaan roti & daging di dapur juga dihabiskan, tetangga masih melihat asap yg mengepul keluar dari cerobong, & anjing keluarga masih diikat di luar lumbung ketika seorang tukang pos datang.
Pada tanggal 1 April 1922, penjual kopi yg bernama Hans & Eduard Schirovsky tiba di Hinterkaifeck untuk mengambil pesanan. Ketika tidak ada yg menanggapi ketukan mereka di bagian pintu & jendela, mereka berjalan di sekitar halaman, namun mereka tidak menemukan siapa pun. Mereka cuma memperhatikan satu hal sebelum mereka memutuskan untuk pergi, bahwa pintu gudang peralatan terlihat sedang terbuka.
Pada tanggal 4 April 1922, tukang servis yg bernama Albert Hofner pergi ke Hinterkaifeck untuk memperbaiki mesin perajang makanan. Dia mengatakan bahwa dia tidak melihat satupun anggota keluarga Gruber & tidak mendengar apapun selain suara hewan ternak & anjing yg menggonggong. Setelah menunggu selama satu jam, dia memutuskan untuk memulai pekerjaannya & menyelesaikannya dalam waktu sekitar empat setengah jam kemudian.
Sekitar jam 3.30 sore, Lorenz mengirim anaknya yg bernama Johann yg berumur 16 tahun & anak tirinya yg bernama Josef yg berumur 9 tahun ke Hinterkaifeck, untuk melihat apakah mereka dapat menghubungi keluarga Gruber karena Cazilia Gabriel tidak hadir di sekolah tanpa alasan selama beberapa hari, & keluarganya juga tidak hadir untuk mengerjakan ibadah rutin di hari Minggu.
Setelah mereka berdua melaporkan bahwa mereka tidak melihat siapa pun, Lorenz kemudian pergi ke Hinterkaifeck pada hari yg sama dengan dua orang temannya yg bernama Michael Poll & Jakob Sigl. Ketika memasuki bagian gudang, mereka menemukan Andreas, istrinya Cazilia, anaknya Viktoria, & anak perempuan Viktoria yg bernama Cazilia, sudah dalam keadaan tewas. Mereka juga menemukan Maria & anak laki-laki Viktoria yg bernama Josef, juga sudah dalam kedaan tewas di dalam rumah.
Penyelidik sempat menemukan mayat Cazilia kecil sedang memegang gumpalan rambut di tangannya & kebotakan yg ada di bagian kepalanya. Penyelidik meyakini bahwa Cazilia kecil sempat bertahan hidup selama beberapa jam setelah pembunuhan terjadi. Ketika dia sedang terbaring dalam kondisi sudah sekarat di samping mayat ibu & kakek neneknya, dia merasa ketakutan sambil menjambak rambutnya sendiri. Penyelidik juga menyimpulkan bahwa si pembunuh memancing keempat korban ke bagian gudang satu per satu, lalu menyerang mereka dengan mengpakai cangkul, menumpuk tubuh mereka satu sama lain, & menutupnya dengan jerami.
Pada awalnya polisi menduga adanya motif perampokan, & mereka menginterogasi pengrajin keliling, gelandangan, & beberapa penduduk yg tinggal di desa-desa sekitarnya. Namun, ketika sejumlah uang masih ditemukan di rumah, mereka berpendapat bahwa dalam pembunuhan tersebut tidak ditemukan adanya motif perampokan.
Sehari setelah mayat-mayat ditemukan, seorang dokter yg bernama Johann Baptist Aumuller mengerjakan proses otopsi di bagian gudang. Dia menetapkan bahwa cangkul adalah senjata pembunuhan yg paling mungkin dipakai, namun senjata tersebut tidak ditemukan di tempat kejadian. Kemudian, dokter tersebut mengeluarkan kepala dari keenam korban & mengirimnya ke Munich untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, ketika akan dilakukan proses otopsi pada keenam kepala korban, kepala-kepala tersebut justru hilang entah kemana & tidak pernah ditemukan. Oleh karena itu, semua anggota keluarga Gruber yg dibunuh, dikuburkan tanpa kepala mereka.
Karl Gabriel
Viktoria sudah melahirkan anak keduanya, Josef, tanpa kehadiran suaminya yg bernama Karl Gabriel. Josef dikabarkan merupakan anak Viktoria hasil dari hubungan incest yg dilakukan dengan ayahnya. Andreas dikabarkan pernah memperkosa Viktoria & perbuatan incestnya tersebut sempat dilaporkan ke pengadilan, serta diketahui oleh seluruh penduduk desa, sehingga mereka memberikan sanksi kepada Viktoria & Andreas. Dan pada tahun 1915, Viktoria sempat dipenjara selama satu bulan, & Andreas sempat diusir dari Hinterkaifeck selama satu tahun.
Suami Viktoria dilaporkan sudah terbunuh di Arras, Prancis, oleh serangan peluru dalam Perang Dunia Pertama pada bulan Desember 1914. Namun, jasadnya tidak pernah ditemukan. Setelah pembunuhan di Hinterkaifeck terjadi, orang-orang mulai berspekulasi apakah Karl memang tewas dalam perang, atau justru masih hidup. Mereka menduga bahwa Karl kembali ke Hinterkaifeck beberapa tahun kemudian, & ketika dia mengetahui bahwa Viktoria sudah bersama dengan laki-laki lain yg diduga adalah ayah mertuanya hingga melahirkan Josef, Karl merasa marah & dia membunuh keenam penghuni di Hinterkaifeck.
Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, tawanan perang Uni Soviet yg berada di wilayahSchrobenhausenyang dibebaskan sebelum waktunya, mengklaim bahwa mereka sudah dikirim pulang oleh seorang perwira Uni Soviet yg berbahasa Jerman, yg mengaku sebagai pelaku pembunuhan di Hinterkaifeck. Namun, beberapa orang dari mereka kemudian merubah pernyataannya. Banyak yg menduga bahwa perwira Uni Soviet tersebut adalah Karl Gabriel yg dilaporkan harap pergi ke Rusia.
*****
Lorenz Schlittenbauer
Tidak lama setelah kematian istri pertamanya pada tahun 1918, Lorenz Schlittenbauer diyakini memiliki hubungan dengan Viktoria. Diawal penyelidikan, Lorenz dicurigai oleh penduduk desa karena beberapa tindakan yg dia lakukan terlihat mencurigakan tidak lama setelah mayat-mayat di Hinterkaifeck ditemukan. Ketika Lorenz & teman-temannya datang untuk menyelidiki, mereka harus mendobrak pintu gerbang untuk memasuki gudang karena semua pintu terkunci.
Namun, setelah menemukan empat mayat di gudang, Lorenz membuka pintu depan dengan mudahnya & memasuki rumah sendirian. Sebuah kunci rumah dinyatakan hilang beberapa hari sebelum pembunuhan terjadi, status Lorenz yg saat itu adalah sebagai tetangga atau sebagai kekasih Viktoria, mungkin sudah diberikan kunci rumah tersebut. Ketika ditanya oleh teman-temannya mengapa Lorenz pergi ke dalam rumah sendirian, dia mengatakan bahwa dia pergi mencari anaknya, Josef.
Beberapa tahun kemudian, penduduk desa masih menyimpan kecurigaan kepada Lorenz karena komentarnya yg aneh, yg menciptakannya dianggap mengetahui hal secara detail yg semestinya cuma diketahui oleh si pembunuh. Menurut sebuah laporan, seorang guru lokal yg bernama Hans Yblagger menemukan Lorenz sedang mengunjungi sisa-sisa bangunan Hinterkaifeck yg dihancurkan pada tahun 1923. Ketika ditanya mengapa Lorenz berada di sana, dia mengatakan bahwa upaya pelaku untuk mengubur jenazah keluarga di bagian gudang sudah terhalang oleh tanah yg beku.
Pernyataannya tersebut terlihat sebagai bukti bahwa Lorenz mengetahui dengan persis tentang kondisi tanah pada saat pembunuhan terjadi. Spekulasi lain mengungkapkan bahwa Lorenz membunuh seluruh keluarga di Hinterkaifeck setelah Viktoria menuntut dukungan keuangan untuk Josef kecil. Sebelum kematiannya pada tahun 1941, Lorenz pernah mengajukan tuntutan perdata kepada orang-orang yg menggambarkannya sebagai pembunuh Hinterkaifeck, & dia memenangkan tuntutan tersebut.
*****
Karl & Andreas S. bersaudara
Pada tahun 1971, seorang perempuan yg bernama Therese T. menulis surat yg mengutip sebuah peristiwa yg terjadi dimasa mudanya. Ketika dia berumur 12 tahun, dia menyaksikan ibunya menerima kunjungan dari seorang ibu dari Karl & Andreas S. bersaudara. Ibu itu mengklaim bahwa kedua anak laki-lakinya adalah dua pembunuh Hinterkaifeck. Sang ibu mengatakan bahwa Andreas menyesal karena dia kehilangan pisau lipatnya. Faktanya, ketika pertanian Hinterkaifeck dihancurkan pada tahun 1923, sebuah pisau lipat ditemukan. Namun, penyelidikan yg dilakukan tidak membuahkan hasil & pisau lipat tersebut dapat saja merupakan milik salah satu korban pembunuhan di Hinterkaifeck.
*****
Bichler bersaudara & Georg Siegl
Seorang mantan pelayan yg bernama Kreszenz Rieger, yg bekerja dari bulan November 1920 hingga bulan September 1921 di Hinterkaifeck, dia mencurigai Anton & Karl Bichler bersaudara yg sudah mengerjakan pembunuhan di Hinterkaifeck. Anton Bichler pernah memberikan bantuan ketika di Hinterkaifeck panen kentang, oleh karena itu Anton mengetahui tempat itu. Kreszenz mengatakan bahwa Anton sering membicarakan tentang keluarga Gruber & Gabriel, & Anton pernah menyarankan supaya keluarga itu mati.
Pembantu rumah tangga juga mengatakan pada Kreszenz bahwa anjing keluarga akan menggonggong pada semua orang, namun anjing tersebut tidak pernah menggonggong pada Anton. Selain itu, dia juga melaporkan bahwa Anton sering berbicara dengan orang asing melalui jendelanya pada malam hari. Kreszens percaya bahwa orang asing itu adalah Karl Bichler, saudara laki-laki Anton. Kreszens berpikir bahwa Anton & Karl Bichler dapat mengerjakan pembunuhan bersama dengan Georg Siegl, seseorang yg pernah bekerja di Hinterkaifeck & mengetahui kekayaan keluarga. Diduga, George pernah mendobrak masuk ke rumah pada bulan November 1920 & mencuri sejumlah barang, meskipun dia menyangkalnya. Dia mengaku bahwa dia pernah mengukir gagang senjata pembunuh ketika dia bekerja di Hinterkaifeck & dia tahu bahwa senjata tersebut akan disimpan di lorong gudang.
*****
Paul Mueller
Seorang penulis yg bernama Bill James, dalam bukunya yg berjudulThe Man from the Train, menduga bahwa seorang laki-laki yg bernama Paul Mueller adalah orang yg mengerjakan pembunuhan di Hinterkaifeck. Paul adalah satu-satunya tersangka dalam pembunuhan sebuah keluarga di Massachusetts yg terjadi pada tahun 1897. Bill juga percaya bahwa Paul juga mengerjakan pembunuhan kepada puluhan korban berdasarkan hasil penelitian yg terdapat di arsip surat kabar Amerika.
Pembunuhan di Hinterkaifeck memiliki beberapa kesamaan dengan dugaan kejahatan yg dilakukan oleh Paul di Amerika Serikat, yakni membunuh seluruh keluarga di rumah mereka yg cenderung terisolasi, penggunaan cangkul sebagai senjata untuk mengerjakan pembunuhan, & tidak adanya motif perampokan. Bill menduga bahwa Paul yg digambarkan sebagai seorang imigran Jerman di media kontemporer, mungkin sudah meninggalkan Amerika & kembali ke tanah airnya, setelah penyelidik swasta & jurnalis mulai memperhatikan & mempublikasikan pola pembunuhan yg dilakukannya. Setelah dua keluarga dibunuh secara brutal pada tahun 1912 diColorado Springs, Colorado, & keluarga lainnya juga dibunuh dengan cara yg serupa beberapa pekan setelahnya di Kansas.
Pada tahun 1923, setahun setelah pembunuhan di pertanian Hinterkaifeck terjadi, pertanian tersebut diratakan & sebuah tugu peringatan untuk para korban dibangun di atasnya.
Sekian, & terimakasih.
*
*
*
*
*
sumber 1
sumber 2