Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Seorang pembunuh yg dijuluki sebagaiThe Doodlertelah membunuh para pria gay di tahun 70-an di Amerika Serikat. Ia dijulukiThe Doodlerkarena ia lebih dulu menciptakan sketsa korbannya sebelum membunuh.
Dilansir dariReuters, dalam kasus ini, lima pria kulit putih penyuka sesama tipe diyakini dibunuh antara Januari 1974 hingga Juni 1975. Mereka adalah pria gay yg tergabung di komunitas gay San Fancisco.
Quote:
Semua korban mengalami luka tusukan di dada & punggung bagian atas. Hasil pemeriksaan menemukan fakta bahwa luka-luka korban berasal dari senjata yg sama. Dua pria lainnya yg diserang pelaku pada Juli 1975, berhasil selamat & juga diyakini jadi korban dari pelaku yg sama.
Quote:
Sebelum mengerjakan pembunuhan, si pelaku menggambar dulu korbannya. Oleh karena itu ia dijuluki The Doodler.
Polisi pun merilis sketsa tersangka beberapa bulan kemudian setelah kejadian itu. Mereka berulang kali menanyai satu orang. Tapi Doodler tidak pernah tertangkap.
Lebih dari 40 tahun kemudian, Departemen Kepolisian San Francisco semakin yakin dengan ciri-ciri tersangka.
Dilansir dariCNN, seorang pakar sketsa polisi sudah memperbarui sketsa The Doodler. Sketsa ini pun terus disebar.
Quote:
"Kasus ini menciptakan khawatir komunitas gay di San Francisco (saat itu)," ujar Komandan Greg McEachern pada tahun 2019.
"Ada banyak pertanyaan soal mengapa pria-pria gay yg jadi target," imbuhnya.
Imbalan Bagi Pemburu The Doodler
Quote:
Kepolisian San Francisco, AS menawarkan imbalan US$ 100 ribu (Rp 1,3 miliar) bagi para pemburu The Doodler. Selain mengumumkan imbalan, polisi juga merilis sebuah rekaman audio dari panggilan anonim pada 27 Januari 1974. Panggilan telepon itu melaporkan temuan jenazah di dekat Ocean Beach di Bay Area. Si penelepon yg enggan menyebut identitasnya, belum pernah diminta keterangan oleh polisi saat itu.
Sebagai upaya menolong perburuan, Kepolisian San Francisco juga merilis sketsa paras versi terbaru dari pembunuh berantai ini. Sketsa paras terbaru itu menyesuaikan penampilan pelaku 40 tahun kemudian, dengan paras lebih tua dari sketsa paras yg dirilis tahun 1975 silam.
Quote:
Kepolisian San Francisco menyatakan pihaknya juga harap berkomunikasi dengan seorang psikiater dari wilayah Bay Area, yg diperkirakan memiliki nama belakang 'Priest'. Psikiater tersebut diyakini pernah merawat pelaku pada saat itu.
Perburuan baru kepada pembunuh berantai 'Doodler' ini diumumkan setelah penangkapan tersangka kasus pembunuhan, perampokan & pemerkosaan di California yg sudah sejak lama mengendap. Pelaku yg dijuluki 'Golden State Killer' yg ternyata seorang mantan polisi bernama Joseph James DeAngelo (73) itu, ditangkap pada April tahun 2018.
Quote:
Pelaku berhasil ditemukan berkat analisis bukti DNA di tempat kejadian perkara (TKP) dengan informasi genetik pada situs silsilah komersial, yg berujung temuan keterkaitan keluarga pelaku. Untuk kasus pembunuh berantai 'Doodler', McEachern menyatakan bukti DNA sudah diajukan untuk diperiksa & dianalisis, namun hasilnya belum dirilis.
Bagaimana pendapat Gansis mengenai Kasus ini ? Tulis di kolom komentar ya.
_____________________________
Dilansir dariReuters, dalam kasus ini, lima pria kulit putih penyuka sesama tipe diyakini dibunuh antara Januari 1974 hingga Juni 1975. Mereka adalah pria gay yg tergabung di komunitas gay San Fancisco.
Quote:
ilustrasi komunitas gay
Semua korban mengalami luka tusukan di dada & punggung bagian atas. Hasil pemeriksaan menemukan fakta bahwa luka-luka korban berasal dari senjata yg sama. Dua pria lainnya yg diserang pelaku pada Juli 1975, berhasil selamat & juga diyakini jadi korban dari pelaku yg sama.
Quote:
ilustrasi korban penusukan
Sebelum mengerjakan pembunuhan, si pelaku menggambar dulu korbannya. Oleh karena itu ia dijuluki The Doodler.
Polisi pun merilis sketsa tersangka beberapa bulan kemudian setelah kejadian itu. Mereka berulang kali menanyai satu orang. Tapi Doodler tidak pernah tertangkap.
Lebih dari 40 tahun kemudian, Departemen Kepolisian San Francisco semakin yakin dengan ciri-ciri tersangka.
Dilansir dariCNN, seorang pakar sketsa polisi sudah memperbarui sketsa The Doodler. Sketsa ini pun terus disebar.
Quote:
ilustrasi komunitas gay
"Kasus ini menciptakan khawatir komunitas gay di San Francisco (saat itu)," ujar Komandan Greg McEachern pada tahun 2019.
"Ada banyak pertanyaan soal mengapa pria-pria gay yg jadi target," imbuhnya.
Imbalan Bagi Pemburu The Doodler
Quote:
ilustrasi
Kepolisian San Francisco, AS menawarkan imbalan US$ 100 ribu (Rp 1,3 miliar) bagi para pemburu The Doodler. Selain mengumumkan imbalan, polisi juga merilis sebuah rekaman audio dari panggilan anonim pada 27 Januari 1974. Panggilan telepon itu melaporkan temuan jenazah di dekat Ocean Beach di Bay Area. Si penelepon yg enggan menyebut identitasnya, belum pernah diminta keterangan oleh polisi saat itu.
Sebagai upaya menolong perburuan, Kepolisian San Francisco juga merilis sketsa paras versi terbaru dari pembunuh berantai ini. Sketsa paras terbaru itu menyesuaikan penampilan pelaku 40 tahun kemudian, dengan paras lebih tua dari sketsa paras yg dirilis tahun 1975 silam.
Quote:
ilustrasi komunitas gay
Kepolisian San Francisco menyatakan pihaknya juga harap berkomunikasi dengan seorang psikiater dari wilayah Bay Area, yg diperkirakan memiliki nama belakang 'Priest'. Psikiater tersebut diyakini pernah merawat pelaku pada saat itu.
Perburuan baru kepada pembunuh berantai 'Doodler' ini diumumkan setelah penangkapan tersangka kasus pembunuhan, perampokan & pemerkosaan di California yg sudah sejak lama mengendap. Pelaku yg dijuluki 'Golden State Killer' yg ternyata seorang mantan polisi bernama Joseph James DeAngelo (73) itu, ditangkap pada April tahun 2018.
Quote:
Joseph James DeAngelo
Pelaku berhasil ditemukan berkat analisis bukti DNA di tempat kejadian perkara (TKP) dengan informasi genetik pada situs silsilah komersial, yg berujung temuan keterkaitan keluarga pelaku. Untuk kasus pembunuh berantai 'Doodler', McEachern menyatakan bukti DNA sudah diajukan untuk diperiksa & dianalisis, namun hasilnya belum dirilis.
Bagaimana pendapat Gansis mengenai Kasus ini ? Tulis di kolom komentar ya.
_____________________________
sumber
pict google
Hari ini 00:16pict google