Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Play song and selamat membaca
Kisah nyata!!!
BAB I : Basecamp pamancar
Gunung ini adalah gunung yg ada di jawa barat yg tepatnya di garut, dapat dikatakan ini adalah gunung yg memiliki jalur pendakian yg paling sulit dijawa barat. Gunung tersebut memiliki ketinggian 2281 Mdpl (Meter diatas permukaan laut) merut saya tidak disarankan untuk pendaki pemula atau baru perdana kali mendaki gunung.
14 Orang Jumlahnya, 11 orang laki-laki & 3 orang perempuan
Pendakian cikuray ini adalah salah satu pendakian perdana untuk beberapa dari kami. Singkatnya kami hingga di terminal garut sekita jal 03.30 pagi kurang lebih. Banyak supir2 pick-up yg datang ke regu kami, untuk menawarkan mengantar ke basecamp2 gunung yg tidak jauh dari terminal, setelah mengerjakan negosiasi untuk banyaknya jumlah kami. Kamipun merencanakan untuk bergegas saat itu juga, karna tidak harap membuang waktu kami.
Spoiler for perjalanan menuju basecamp:
Perjalanan menuju basecamp cikuray via pamancar:
Jalur ini seperti bebatuan kali yg mungkin disusun untuk petani2 yg harap mengpakai kendaraan untuk berkebun, Pemandangan kebun teh , sayur-sayuran & umbi2an disepanjang jalur itu. Menurutku sangat disarankan untuk mengpakai pick-up, karna perjalanan yg cukup jauh & terjal itupun belum memasuki trek pendakian, baru menuju basecamp. Tidak ada gambar untuk ini, kalau harap tahu rasanya silahkan langsung terjun saja.
Sekitar pukul 04.00 pagi mobil tak sanggup untuk naik ditengah perjalan kami, meskipun basecamp saat itu sudah terlihat yg tidak lama lagi kita hingga, sang supirpun untuk berminta maaf tidak dapat mengantarnya hingga atas, mungkin karna jumlah kami yg begitu banyak mobil itu tidak dapat naik hingga ke atas, alhasil kamipun mengurangin penumpang supaya mesin mobil dapat naik hingga ke basecamp.
Kami ber 5 pun terhitung denganku turun untuk mengurangi beban yg ada pada mobil , mobilpun melanjutkan perjalanan. Kami ber5 terpaksa jalan kaki untuk kebasecamp, karna kelalaian untuk mengingat, kami lupa untuk mengeluarkan senter yg ada pada tas kami, Senterpun hp pun jadi penerangan saat itu.
" Bro lu denger suara orang nangis kaga si? "
" Kaga ah, jangan diceritain . Skip aja "
" Iya gua denger aja kaga diceritain "
" Yaudah2 kalo gitu sorry "
Kami ber 5 pun mendengar suara seperti ada berlari dibalik semak-semak yg ada dipinggir jurang. Kami bergegas untuk bersiap2 karna yg kami takuti itu adalah hewan buas.
" Astagfirulloh, apaan tuh "
" Babi kali ya? "
" Coba cek bro "
" Dul.. Lu aja dah "
" Het dah jadi takut banget, minggir2 "
" Ada apaan? "
" Kaga ada apa2 "
" Udah2 itu bukan hewan buas, jail doang itu"
Kami ber 5 pun terhitung denganku turun untuk mengurangi beban yg ada pada mobil , mobilpun melanjutkan perjalanan. Kami ber5 terpaksa jalan kaki untuk kebasecamp, karna kelalaian untuk mengingat, kami lupa untuk mengeluarkan senter yg ada pada tas kami, Senterpun hp pun jadi penerangan saat itu.
" Bro lu denger suara orang nangis kaga si? "
" Kaga ah, jangan diceritain . Skip aja "
" Iya gua denger aja kaga diceritain "
" Yaudah2 kalo gitu sorry "
Kami ber 5 pun mendengar suara seperti ada berlari dibalik semak-semak yg ada dipinggir jurang. Kami bergegas untuk bersiap2 karna yg kami takuti itu adalah hewan buas.
" Astagfirulloh, apaan tuh "
" Babi kali ya? "
" Coba cek bro "
" Dul.. Lu aja dah "
" Het dah jadi takut banget, minggir2 "
" Ada apaan? "
" Kaga ada apa2 "
" Udah2 itu bukan hewan buas, jail doang itu"
Spoiler for profil:
3 Orang dari kami itu adalah anak2 yg mengerti tentang spritual
Saya = Kordinator Lapangan
A wiwit = Senior
Batak = Perdana
Bang arman = berpengalam mengikuti open trip (Ketua)
Mas tri = Kordinator Lapangan
Irfan = Perdana
Adi = Kordinator Lapangan
Hasan = Perdana
Dicky = Berpengalaman
Deddy = Perdana (laki2 yg dapat merasakan keberadaan gaib dari kecil)
Oci = Sweeper (laki2 yg dapat melihat & merasakan karna pengalaman belajarnya)
Fitri = perdana (dapat melihat & komunikasi)
Marsa = berpengalaman
Melisa = Perdana
Gua sendiripun berfikir, masa iya hewan buas berlari tetapi suaranya dapat menghilang. Ah ya sudahlah. Kamipun melanjutkan perjalanan, tak lama kami berjalan hingga di basecamp PAMANCAR. Kamipun makan di warung kecil yg menjual nasi & pernak-pernik oleh khas gunung tersebut, seperti gantungan, gelang, gelas, stiker dll.
06.30 kamipun mengerjakan doa untuk diberi kelancaran dalam pendakian. Seusai kami mengerjakan doa tak banyak fikir kamipun mengerjakan perjalanan.
Sebelum hingga di pos satu melisa pun muntah dengan paras yg begitu pucat.
06.30 kamipun mengerjakan doa untuk diberi kelancaran dalam pendakian. Seusai kami mengerjakan doa tak banyak fikir kamipun mengerjakan perjalanan.
Sebelum hingga di pos satu melisa pun muntah dengan paras yg begitu pucat.
Hasan = gapapa
Melisa = gapapa ko
A wiwit = mas tri coba lu tanyain masih kuat gak gitu
Mas tri = Kuat gak mel, kalo ga kuat jngan dipaksain biar kita turun lagi semua nih
Melisa = masih ko mas
Gua = lanjut aja kita break di pos 1 nanggung dikit lagi
Merekapun mengiyakan apa yg kukatakan.
Sampi nya di pos 1 kami menenangkan melisa, sambil ngopi, ngeroko & bercanda tawa. Kamipun bahagia melihat melisa ini sedikit terhibur dengan candaan kami, hingga salah satu dari kamipun menanyakan kepada melisa untuk melanjutkan perjalanan atau tidak. Melisapun harap kami semua melanjutkan perjalanan dengan pelan2 yg ia katakan.
2 jam lamanya kami dipos 1 kamipun bergegas melanjutkan perjalanan kembali, & tetap memperhatikan keberadaan si Melisa ini.
Sampi nya di pos 1 kami menenangkan melisa, sambil ngopi, ngeroko & bercanda tawa. Kamipun bahagia melihat melisa ini sedikit terhibur dengan candaan kami, hingga salah satu dari kamipun menanyakan kepada melisa untuk melanjutkan perjalanan atau tidak. Melisapun harap kami semua melanjutkan perjalanan dengan pelan2 yg ia katakan.
2 jam lamanya kami dipos 1 kamipun bergegas melanjutkan perjalanan kembali, & tetap memperhatikan keberadaan si Melisa ini.
Sampai ketemu dimalem jumat
SalamLestaridanMisteri
To be continue ...