• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Misteri angka 0

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. AzV
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

AzV

IndoForum Activist A
No. Urut
58206
Sejak
30 Nov 2008
Pesan
21.205
Nilai reaksi
306
Poin
83
Ratusan tahun yang lalu, manusia hanya mengenal 9 lambang bilangan yakni 1, 2, 2, 3, 5, 6, 7, 8, dan 9. Kemudian, datang angka 0, sehingga jumlah lambang bilangan menjadi 10 buah. Tidak diketahui siapa pencipta bilangan 0, bukti sejarah hanya memperlihatkan bahwa bilangan 0 ditemukan pertama kali dalam zaman Mesir kuno. Waktu itu bilangan nol hanya sebagai lambang. Dalam zaman modern, angka nol digunakan tidak saja sebagai lambang, tetapi juga sebagai bilangan yang turut serta dalam operasi matematika. Kini, penggunaan bilangan nol telah menyusup jauh ke dalam sendi kehidupan manusia. Sistem berhitung tidak mungkin lagi mengabaikan kehadiran bilangan nol, sekalipun bilangan nol itu membuat kekacauan logika. Mari kita lihat.

Nol, penyebab komputer macet

Pelajaran tentang bilangan nol, dari sejak zaman dahulu sampai sekarang selalu menimbulkan kebingungan bagi para pelajar dan mahasiswa, bahkan masyarakat pengguna. Mengapa? Bukankah bilangan nol itu mewakili sesuatu yang tidak ada dan yang tidak ada itu ada, yakni nol. Siapa yang tidak bingung? Tiap kali bilangan nol muncul dalam pelajaran Matematika selalu ada ide yang aneh. Seperti ide jika sesuatu yang ada dikalikan dengan 0 maka menjadi tidak ada. Mungkinkah 5*0 menjadi tidak ada? (* adalah perkalian). Ide ini membuat orang frustrasi. Apakah nol ahli sulap?

Lebih parah lagi-tentu menambah bingung-mengapa 5+0=5 dan 5*0=5 juga? Memang demikian aturannya, karena nol dalam perkalian merupakan bilangan identitas yang sama dengan 1. Jadi 5*0=5*1. Tetapi, benar juga bahwa 5*0=0. Waw. Bagaimana dengan 5o=1, tetapi 50o=1 juga? Ya, sudahlah. Aturan lain tentang nol yang juga misterius adalah bahwa suatu bilangan jika dibagi nol tidak didefinisikan. Maksudnya, bilangan berapa pun yang tidak bisa dibagi dengan nol. Komputer yang canggih bagaimana pun akan mati mendadak jika tiba-tiba bertemu dengan pembagi angka nol. Komputer memang diperintahkan berhenti berpikir jika bertemu sang divisor nol.

Bilangan nol: tunawisma

Bilangan disusun berdasarkan hierarki menurut satu garis lurus. Pada titik awal adalah bilangan nol, kemudian bilangan 1, 2, dan seterusnya. Bilangan yang lebih besar di sebelah kanan dan bilangan yang lebih kecil di sebelah kiri. Semakin jauh ke kanan akan semakin besar bilangan itu. Berdasarkan derajat hierarki (dan birokrasi bilangan), seseorang jika berjalan dari titik 0 terus-menerus menuju angka yang lebih besar ke kanan akan sampai pada bilangan yang tidak terhingga. Tetapi, mungkin juga orang itu sampai pada titik 0 kembali. Bukankah dunia ini bulat? Mungkinkah? Bukankah Columbus mengatakan bahwa kalau ia berlayar terus-menerus ia akan sampai kembali ke Eropa?

Lain lagi. Jika seseorang berangkat dari nol, ia tidak mungkin sampai ke bilangan 4 tanpa melewati terlebih dahulu bilangan 1, 2, dan 3. Tetapi, yang lebih aneh adalah pertanyaan mungkinkan seseorang bisa berangkat dari titik nol? Jelas tidak bisa, karena bukankah titik nol sesuatu titik yang tidak ada? Aneh dan sulit dipercaya? Mari kita lihat lebih jauh.

Jika di antara dua bilangan atau antara dua buah titik terdapat sebuah ruas. Setiap bilangan mempunyai sebuah ruas. Jika ruas ini dipotong-potong kemudian titik lingkaran hitam dipindahkan ke tengah-tengah ruas, ternyata bilangan 0 tidak mempunyai ruas. Jadi, bilangan nol berada di awang-awang. Bilangan nol tidak mempunyai tempat tinggal alias tunawisma. Itulah sebabnya, mengapa bilangan nol harus menempel pada bilangan lain, misalnya, pada angka 1 membentuk bilangan 10, 100, 109, 10.403 dan sebagainya. Jadi, seseorang tidak pernah bisa berangkat dari angka nol menuju angka 4. Kita harus berangkat dari angka 1.

Mudah, tetapi salah

Guru meminta Ani menggambarkan sebuah garis geometrik dari persamaan 3x+7y = 25. Ani berpikir bahwa untuk mendapatkan garis itu diperlukan dua buah titik dari ujung ke ujung. Tetapi, setelah berhitung-hitung, ternyata cuma ada satu titik yang dilewati garis itu, yakni titik A(6, 1), untuk x=6 dan y=1. Sehingga Ani tidak bisa membuat garis itu. Sang guru mengingatkan supaya menggunakan bilangan nol. Ya, itulah jalan keluarnya. Pertama, berikan y=0 diperoleh x=(25-0)/3=8 (dibulatkan), merupakan titik pertama, B(8,0). Selanjutnya berikan x=0 diperoleh y=(25-3.0)/7=4 (dibulatkan), merupakan titik kedua C(0,4). Garis BC, adalah garis yang dicari. Namun, betapa kecewanya sang guru, karena garis itu tidak melalui titik A. Jadi, garis BC itu salah.

Ani membela diri bahwa kesalahan itu sangat kecil dan bisa diabaikan. Guru menyatakan bahwa bukan kecil besarnya kesalahan, tetapi manakah yang benar? Bukankah garis BC itu dapat dibuat melalui titik A? Kata guru, gunakan bilangan nol dengan cara yang benar. Bagaimana kita harus membantu Ani membuat garis yang benar itu? Mudah, kata konsultan Matematika. Mula-mula nilai 25 dalam 3x+7y harus diganti dengan hasil perkalian 3 dan 7 sehingga diperoleh 3x+7y=21.

Selanjutnya, dalam persamaan yang baru, berikan y=0 diperoleh x=21/3=7 (tanpa pembulatan) itulah titik pertama P(6,1). Kemudian berikan nilai x=0 diperoleh y=21/7 = 3 (tanpa pembulatan), itulah titik kedua Q(0, 3). Garis PQ adalah garis yang sejajar dengan garis yang dicari, yakni 3x+7y=25. Melalui titik A tarik garis sejajar dengan PQ diperoleh garis P1Q1. Nah, begitulah. Sang murid telah menemukan garis yang benar berkat bantuan bilangan nol.

Akan tetapi, sang guru masih sangat kecewa karena sebenarnya tidak ada satu garis pun yang benar. Bukankah dalam persamaan 3x1+7x2=25 hanya ada satu titik penyelesaian yakni titik A, yang berarti persamaan 3x1+7x2 itu hanya berbentuk sebuah titik? Bahkan pada persamaan 3x1+7x2=21 tidak ada sebuah titik pun yang berada dalam garis PQ. Oleh karena itu, garis PQ dalam sistem bilangan bulat, sebenarnya tidak ada. Aneh, bilangan nol telah menipu kita. Begitulah kenyataannya, sebuah persamaan tidak selalu berbentuk sebuah garis.

Bergerak, tetapi diam

Bilangan tidak hanya terdiri atas bilangan bulat, tetapi juga ada bilangan desimal antara lain dari 0,1; 0,01; 0,001; dan seterusnya sekuat-kuat kita bisa menyebutnya sampai sedemikian kecilnya. Karena sangat kecil tidak bisa lagi disebut atau tidak terhingga dan pada akhirnya dianggap nol saja. Tetapi, ide ini ternyata sempat membingungkan karena jika bilangan tidak terhingga kecilnya dianggap nol maka berarti nol adalah bilangan terkecil? Padahal, nol mewakili sesuatu yang tidak ada? Waw. Begitulah.

Berdasarkan konsep bilangan desimal dan kontinu, maka garis bilangan yang kita pakai ternyata tidak sesederhana itu karena antara dua bilangan selalu ada bilangan ke tiga. Jika seseorang melompat dari bilangan 1 ke bilangan 2, tetapi dengan syarat harus melompati terlebih dahulu ke bilangan desimal yang terdekat, bisakah? Berapakah bilangan desimal terdekat sebelum sampai ke bilangan 2? Bisa saja angka 1/2. Tetapi, anda tidak boleh melompati ke angka 1/2 karena masih ada bilangan yang lebih kecil, yakni 1/4. Seterusnya selalu ada bilangan yang lebih dekat... yakni 0,1 lalu ada 0,01, 0,001, ..., 0,000001. demikian seterusnya, sehingga pada akhirnya bilangan yang paling dekat dengan angka 1 adalah bilangan yang demikian kecilnya sehingga dianggap saja nol. Karena bilangan terdekat adalah nol alias tidak ada, maka Anda tidak pernah bisa melompat ke bilangan 2?
 
artikel tentang 0 ajah panjang amat /heh
 
wkwkwkwk bagus... Kritis ini yang buat..

x/0 = y (misal)
x = y*0 (lhooo??)
x/0 = tak terdefinisi

0/0 = y (misal lagi)
0=y*0 (lah y-nya bisa berapa aja??)
0/0=tak tentu

---*2 =------
---*3 =---------
---*1 =---
---*1/3=-
---*0 = 0

Ajaib.. Tapi bukan mustahil..

Fuh.. Jadi inget masa2 belajar matematika.. Ga pingin lepas sebenernya..:D
 
^
Wew orang pintar, gw sih pusink....
tapi nol itu sebenarnya simbol ya bukan angka, gitu maksudnya?
 
Setau saya kalo 0/0 itu baru tak terdefinisi.

Kalo 1/0, 2/0, 3/0, dst, itu tak terhingga deh....

Terus yang tentang persamaan garis itu, kok tiba2 bisa dapet solusi kayak gitu? Aneh kan?
 
bukan begitu
nih salah satu contohnya
logikanya kan gini
10/5=2 maka 5x2=10
kalau begitu 1/0 itu menimbulkan pertanyaan
angka berapa yang dikali 0 bisa menjadi 1
sementara kita tahu angka berapapun kalau dikali 0 juga jadi 0
 
"zero is empty,yet it's hold infinite possibility"

AA' kint :D
 
nol nol nol nol.....

he3..
padahal cuma angka " 0 " saja, tetapi bisa bikin pucing juga yah...
 
0 itu artinya gak ada, emang sih bikin pusing, tapi kalo ga ada lo tambah pusing lagi kan?
 
wah memang angka "Nol" dari dulu sangat misterius
 
weleh... misterius banget...

saking misterius nya kepala aq sampe pusing ngebacanya... :(
 
Setau saya kalo 0/0 itu baru tak terdefinisi.
Tak terdefinisi sama tak tentu beda artinya,, Tak terdefinisi itu ya mang ga
bisa diketahuin angkanya berapa.. Kalo tak tentu itu bisa berapa aja.

Untuk limit ga ada 0/0. Mungkin itu yang dimaksud

Kalo 1/0, 2/0, 3/0, dst, itu tak terhingga deh....
Oh iya ini berlaku buat limit x/0.. Bener tak terhingga.. Soalnya 0 dianggep
bilangan yang kecil sekali mendekati 0.
1/0,00000000000000000000000...1 = tak terhingga
Terus yang tentang persamaan garis itu, kok tiba2 bisa dapet solusi kayak gitu? Aneh kan?
Bener juga.. Emang aneh.. Angka 0 mang beda.. Ditemuinnya juga belakangan
kan?? 3*0=0 ----> 3= 0/0(0/0=tak tentu, bisa berapa aja)

Hehe, tuk yang soal Ani & garisnya itu persamaan garis mana ada yang
dibulatkan lah.. Coba gambar garis titiknya digeser dikit aja (Pembulatan
itu menggeser titik yang diantara angka ke angka yang terdekat) ya
melenceng lah.. Ga akan kena tuh titiknya wong angkanya berubah..

"zero is empty,yet it's hold infinite possibility"

AA' kint
Hehe, mirip major arcana 0 - the fool y..
 
0 ya setau gue itu angka kosong dan tak terdefinisi sih /heh

ah tau deh /heh
 
Nol adalah "Zero Point Energy", kosong adalah berisi, berisi adalah kosong.
 
nol penyebab komputer macet
-> setau ane ni mirip di pelajaran sistem digital dimana angka 0 digunakan untuk me reset. sehingga dikunakan delam peresetan komputer. jika tombol reset ditekan maka akan me freeze system di CPU. jadi kayaknya kalo bikin komputer macet nggak deh.

nol tunawisma
-> mungkin disini maksudnya bilangan 0 memang seperti parasit dimana angka tersebut bisa berarti atau lebih bernilai jika disandingkan angka lain.

yang jelas satau saya matemetika tidak akan ada tanpa angka 0 itu sendiri. kata temen ane yang kuliah di matematika jika udah mentok sama suatu perhitungan, mereka sering menggunakan angka 0 atau tak hingga.

tapi ga tau dink.

matematika sulit tapi asik
 
jadi kita blajar yang ga ada donk ?
ktanya 0 tu ga ada ???
hajjuh...
pucink...
wkwkwkwkwk/swt
 
gw pusing sebenernya dibacanya gimana...

0 = "Nol" ato
0 = "Kosong"!

soalnya waktu kelas 1 smp dulu gw baca "Kosong" disurh baca berulang terus sampai gw akhirnya baca "nol" baru disuruh berhenti/swt
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.