goesdun
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 32661
- Sejak
- 7 Feb 2008
- Pesan
- 3.024
- Nilai reaksi
- 66
- Poin
- 48
Washington - Setelah melewati lima perjalanan angkasa tanpa banyak masalah, tujuh kru pesawat ruang angkasa Endeavour bersiap untuk berpisah dengan Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) dan mulai perjalanan cukup berisiko pulang ke bumi.
Para astronot menghabiskan jam-jam terakhirnya di ISS memindahkan peralatan dan suplai dari Endeavour menuju stasiun sekaligus mengecek apa saja yang dibutuhkan dalam proses pemisahan. Proses ini dijadwalkan berlangsung pukul 23.56 GMT (07.56 wita hari ini) dan memulai perjalanan pulang menuju Kennedy Space Center, Florida.
Dalam konferensi pers kemarin, komandan Endeavour Dominic Gorie menjelaskan, keseluruhan misi berjalan sukses. "Tugas yang kami kerjakan benar-benar lancar. Setiap perjalanan ruang angkasa merupakan sebuah kemenangan, semua operasi pemasangan robot juga sebuah kemenangan. Tugas sekarang hanya berpisah dengan ISS dan kembali ke bumi, namun kami memiliki tim pemenang yang sangat bagus," tandas Gorie.
Dua astronot Endeavour, spesialis misi Robert Behnken dan Mike Foreman, Minggu (23/3) lalu memasang tiang sensor sepanjang 50 kaki di luar ISS.
Direktur Penerbangan Ruang Angkasa danang Weigel mengatakan perjalanan ruang angkasa, sering disebut oleh NASA sebagai extravehicular activity (EVA), sudah mencatatkan rekor baru. "Lima EVA, telah melebihi dari semua misi pada stasiun sebelumnya."
Endeavour yang menjalankan misi paling lama di ISS, rencananya balik menuju bumi Rabu esok. Perjalanan angkasa juga berhasil memasang sebuah eksperimen di luar laboratorium milik Eropa, yang sebelumnya gagal dirampungkan oleh astronot dalam perjalanan ke tiga 17 Maret lalu. Tugas utama Endeavour adalah memasang bagian pertama laboratorium Kibo milik Jepang, nantinya menjadi fasilitas yang sama seperti milik AS, Rusia dan Uni Eropa. (ton/afp)
Para astronot menghabiskan jam-jam terakhirnya di ISS memindahkan peralatan dan suplai dari Endeavour menuju stasiun sekaligus mengecek apa saja yang dibutuhkan dalam proses pemisahan. Proses ini dijadwalkan berlangsung pukul 23.56 GMT (07.56 wita hari ini) dan memulai perjalanan pulang menuju Kennedy Space Center, Florida.
Dalam konferensi pers kemarin, komandan Endeavour Dominic Gorie menjelaskan, keseluruhan misi berjalan sukses. "Tugas yang kami kerjakan benar-benar lancar. Setiap perjalanan ruang angkasa merupakan sebuah kemenangan, semua operasi pemasangan robot juga sebuah kemenangan. Tugas sekarang hanya berpisah dengan ISS dan kembali ke bumi, namun kami memiliki tim pemenang yang sangat bagus," tandas Gorie.
Dua astronot Endeavour, spesialis misi Robert Behnken dan Mike Foreman, Minggu (23/3) lalu memasang tiang sensor sepanjang 50 kaki di luar ISS.
Direktur Penerbangan Ruang Angkasa danang Weigel mengatakan perjalanan ruang angkasa, sering disebut oleh NASA sebagai extravehicular activity (EVA), sudah mencatatkan rekor baru. "Lima EVA, telah melebihi dari semua misi pada stasiun sebelumnya."
Endeavour yang menjalankan misi paling lama di ISS, rencananya balik menuju bumi Rabu esok. Perjalanan angkasa juga berhasil memasang sebuah eksperimen di luar laboratorium milik Eropa, yang sebelumnya gagal dirampungkan oleh astronot dalam perjalanan ke tiga 17 Maret lalu. Tugas utama Endeavour adalah memasang bagian pertama laboratorium Kibo milik Jepang, nantinya menjadi fasilitas yang sama seperti milik AS, Rusia dan Uni Eropa. (ton/afp)

