Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sumber Gambar
Polisi & TNI adalah dua instansi yg cukup penting eksistensinya di Indonesia. Keberadaan mereka amat dibutuhkan dalam menjaga keamanan & kenyamanan NKRI. Tanpa adanya mereka, mungkin negara ini akan tidak kondusif & kerap mendapat ancaman baik dari dalam atau luar negeri.
Dalam menjalankan tugasnya, TNI & Polisi jelas harus kompak. Dengan begitu, keamanan dapat tercapai di negara ini. Tapi bagaimana kalau keduanya malah kompak dalam mengerjakan kejahatan? Ya, "oknum" polisi & TNI di Sumatera ini bukannya menjalankan tugasnya dengan baik, malah beralih peran jadi maling.
Ya, dua orang yg merupakan oknum polisi & TNI kedapatan mencuri besi rel kereta api. Pencurian itu terjadi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Aiptu Donal Panggabean & Serda Sahrial merupakan dua orang yg berperan penting dalam pencurian rel kereta ini. Mereka dibantu oleh dua warga.
Sumber Gambar
Aksi mereka ini tergolong niat & terencana, karena mereka hingga membawa truk sendiri untuk mengangkut besi-besi rel kereta itu. Jumlah besi yg mereka curi tidak banyak kok cuma 17 batang saja dengan total nilai sekitar Rp. 247.800.000. Beruntung mereka lebih dulu terciduk. Aksinya berhasil digagalkan & keduanya segera digelandang ke kantor polisi terdekat.
Lagi-lagi, oknum aparat berulah & menjelekkan nama instansinya sendiri. Bagaimana tidak, mereka yg semestinya menjalankan tugas dengan memberi keamanan malah berbuat kriminal. Mereka yg semestinya menindak mereka yg melanggar hukum malah jadi pelakunya.
Kasusnya mirip dengan pencurian lampu jalan di Batam. Benar-benar niat & terencana, tetapi sepertinya yg kali ini kurang pro dengan yg ada di Batam. Rupanya kawasan Sumatera sana memang rawan terjadi hal-hal seperti ini ya. Mungkin faktor lingkungan sepi menciptakan adanya kesempatan sehingga para pelaku nekat.
Sumber Gambar
Entah masih berapa banyak lagi impostor yg berada di tubuh dua instansi ini. Namun bagaimana pun juga, mereka manusia. Apalagi manusia yg lahir & tumbuh akbar di Indonesia, kesadarannya akan fasilitas & kepentingan publik masih rendah. Jangankan mencuri rel, hak pejalan kaki saja masih suka direnggut oleh pemotor & para pedagang yg merasa paling benar.
Sekarang yg kita dapat harapkan adalah mereka menjalankan tugasnya dengan baik. Jangan berharap bahwa polisi & TNI dapat jadi contoh yg baik bagi masyarakat. Karena apa yg mereka lakukan di luar tugas tidak dalam kendali kita. Sehingga yg terbaik adalah, semoga keduanya bekerja dengan baik & menciptakan keamanan bagi masyarakat Indonesia.
Ya walau sia-sia juga sih kalau pada akhirnya justru mereka juga yg menciptakan keadaan tidak aman. Sudah berapa kali hal ini terjadi?
Sumber Gambar
Sekarang kedua pelaku tengah menjalani proses hukum. Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Hadi Wahyudi menyatakan bahwa anak buahnya terancam dipecat dari kepolisian. Mungkin jangan pakai mengatakan terancam ya, tetapi pasti.
Saat ini PT KAI tidak mau berdamai dengan para pelaku. Dan tetap melanjutkan proses hukum.
Menurut kalian enaknya di apain nih dua orang?
Sumber: Link Referensi
Tulisan & Narasi Pribadi