Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
sumber
Jika ditanya masa-masa indah adalah masa saat sekolah. Kumpul bareng teman-teman, beban masih cuma tugas pekerjaan rumah dari sekolah atau mau hadapi ujian.
Dahulu saat zaman sekolah media sosial tidak seperti sekarang yg sangat mudah diakses, jadi lebih banyak berkegiatan ekstrakurikuler untuk mengisi waktu luang.
Berbeda dengan anak-anak sekolah zaman sekarang, tidak cuma media sosial saja untuk belajar pun mau tidak mau & suka tidak suka diwajibkan via online atau daring.
Mungkin karena diberi akses & kemudahan itulah, orangtua tidak dapat mengontrol anak sepenuhnya.
Contoh saja dari postingan ustadz Hilmi Firdausi beliau mengshare dari postingan seorang dokter spesialis kandungan bahwa ada 3 anak SMP datang kepada dokter tersebut.
Ternyata salah satu dari ketiga anak SMP tersebut hamil sudah 3 bulan. Sebut saja ketiga anak tersebut adalah Ani, Bunga, & Citra.
Ani bilang pada dokter spesialis yg memeriksanya bahwa dia tidak mengandung karena merasa ada darah menstruasi keluar.
Itupun setelah Ani meminum obat penggugur kandungan yg diberikan oleh si Citra yg pernah mengalami hamil & digugurkan mengpakai obat tersebut.
Sayangnya, obat tersebut cuma bekerja pada kandungan Citra, sedangkan pada Ani janin tersebut masih tumbuh & berkembang.
Lebih miris lagi si Ani mengerjakan hubungan suami istri dengan pacar sahabatnya yaitu si Citra.
Dokter tersebut memberikan solusi supaya Ani bilang pada orangtuanya untuk menikah dengan pria yg sudah berhubungan badan dengannya, namun Ani menyatakan tidak mungkin karena mengerjakan hal tersebut dengan pacar sahabatnya sendiri yaitu Citra.
Tidak habis pikir ada anak SMP yg uang jajan saja masih minta pada orangtua, malah menciptakan masalah & mempermalukan orangtuanya.
Hal ini jadi hikmah bagi kita calon & jadi orang tua untuk terus mengawasi pergaulan anak-anak di rumah.
Siapa yg jadi teman dekatnya, apa yg dilakukan diluar. Bekali anak dengan pendidikan ilmu agama & norma-norma yg berlaku juga pendidikan seks sejak dini supaya tidak salah langkah.
Mungkin IFers disini sudah pernah mendengar dengan cara mendidik anak sesuai tahapan usianya:
1. Saat anak usia 0-7 tahun jadikan anak sebagai raja
Dalam tahapan ini anak dilayani bak seorang raja & orangtua merupakan pelayan bagi anaknya.
2. Saat anak usia 8-14 tahun jadikan anak sebagai tawanan
Dalam tahapan ini anak mulai diberi tanggungjawab & seperti tawanan diberikan tugas & mulai dibatasi ruang geraknya.
3. Saat anak usia 15-21 tahun jadikan anak sebagai sahabat
Dalam tahapan yg ketiga ini, jadikan anak sebagai saling tukar pikiran & pendapat. Saling memberi masukan & kritikan satu sama lain.
Semoga kita semua dapat menjaga anak-anak dari pergaulan bebas yg semakin mengkhawatirkan di era sekarang ini.
Sekian thread ane kali ini. Semoga bermanfaat bagi IFers semua. Jangan lupa tinggalkan jejak cendol, komen & ratenya.
Penulis: @mamaproduktif
Opini pribadi
Referensi: 1