roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Jumat, 7 November 2008 | 09:58 WIB
SINGAPURA, JUMAT — Harga minyak mentah, Jumat (7/11), di pasar Asia sempat menyentuh di bawah 60 dollar AS yang merupakan posisi terendah dalam 19 bulan terakhir ini. Pasar khawatir dampak resesi global akan memengaruhi permintaan.
Seperti dilansir AFP, harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember pada perdagangan di Singapura sempat berada di posisi 59,97 dollar AS per barrel yang merupakan level terendah sejak Maret 2007. Namun, emas hitam ini kembali naik ke 60,52 dollar AS.
Sebelumnya pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, Kamis (6/11) waktu setempat (Jumat pagi WIB), light sweet ditutup pada 60,77 per barrel, sedangkan minyak mentah jenis Brent pengiriman Desember turun ke posisi 56,62 dollar AS per barrel.
Saat ini harga minyak mentah telah anjlok hampir 60 persen dari posisi tertingginya pada 147,27 dollar AS per barrel, pertengahan Juli 2008.
SINGAPURA, JUMAT — Harga minyak mentah, Jumat (7/11), di pasar Asia sempat menyentuh di bawah 60 dollar AS yang merupakan posisi terendah dalam 19 bulan terakhir ini. Pasar khawatir dampak resesi global akan memengaruhi permintaan.
Seperti dilansir AFP, harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember pada perdagangan di Singapura sempat berada di posisi 59,97 dollar AS per barrel yang merupakan level terendah sejak Maret 2007. Namun, emas hitam ini kembali naik ke 60,52 dollar AS.
Sebelumnya pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, Kamis (6/11) waktu setempat (Jumat pagi WIB), light sweet ditutup pada 60,77 per barrel, sedangkan minyak mentah jenis Brent pengiriman Desember turun ke posisi 56,62 dollar AS per barrel.
Saat ini harga minyak mentah telah anjlok hampir 60 persen dari posisi tertingginya pada 147,27 dollar AS per barrel, pertengahan Juli 2008.