Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ilustrasi minyak goreng
SAHABATKASKUS- Belakangan ini masyarakat disibukkan dengan minyak goreng, salah satu kebutuhan rumah tangga yg banyak diminati oleh keluarga Indonesia.
Permasalahan minyak goreng ini dimulai dengan naiknya harga sehingga banyak masyarakat yg mengeluhkan hal tersebut, hingga akhirnya pemerintah mengerjakan upaya untuk menekan harga Minyak goreng tersebut.
Tapi tampaknya niat pemerintah untuk mengontrol harga tidak sebanding dengan perilaku masyarakat, yg justru memborong atau membeli dengan jumlah banyak.
Ini yg menciptakan ane miris melihatnya, entah bagaimana ceritanya sehingga minyak goreng justru jadi langka di market market. Sering saya jumpai kalau di market keberadaan minyak goreng kosong, saat ane tanya ke pihak penjual, mereka mengatakan membatasi jumlah pembelian, setiap pelanggan cuma boleh membeli satu kemasan minyak goreng. Tapi kenyataannya keberadaan minyak goreng justru sering kosong, entah siapa yg mempermainkan keberadaan minyak goreng tersebut.
Apakah memang diborong pembeli atau justru ada hal lainnya.
Namun pendapat ane dalam hal ini sangat tidak masuk diakal ane, sebab minyak goreng dalam pendapat ane bukanlah sesuatu yg memberikan manfaat atau lebih banyak memberikan kerugian bagi tubuh.
Namun justru jadi komoditi rebutan, hingga hingga para pengusaha tertentu seenaknya mempermainkan harga harga minyak goreng.
Kalaupun minyak goreng tersebut dinaikkan hingga harga yg tidak masuk akal, tetapi bila minyak goreng tersebut tidak diminati masyarakat, apakah minyak goreng akan dapat seenaknya menjual mahal ?
Bukankah sebaiknya berhenti mencari sesuatu yg nggak ada manfaatnya, apakah harus dengan menggoreng makanan barulah dapat kita makan, ane rasa tidaklah seperti itu. Justru makanan yg diolah tanpa digoreng lebih sehat.
Beberapa pakar gizi & dokter juga menjelaskan bahwasanya minyak goreng banyak mengandung hal hal yg tidak menguntungkan bagi tubuh.
ilustrasi gorengan
Quote:
Beberapa Dampak Makan Gorengan yg Perlu diperhatikan :
1. Menyebabkan kelebihan berat badan
Makanan yg digoreng akan menyerap lemak dari minyak, sehingga kalorinya akan jadi lebih tinggi. Semakin tinggi asupan kalori harian seseorang, semakin tinggi pula risiko ia mengalami kelebihan berat badan (overweight) & obesitas. Selain itu, kandungan lemak trans dalam makanan yg digoreng juga memainkan peran penting dalam penambahan berat badan. Lemak ini diketahui dapat memengaruhi kerja hormon yg dapat meningkatkan nafsu makan & menambah penyimpanan lemak.
2. Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular
Bahaya makan gorengan yg sudah banyak diteliti adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Telah diketahui bahwa gorengan dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas, sementara obesitas adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung.
Minyak goreng juga mengandung banyak lemak jenuh & lemak trans yg diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Peningkatan kolesterol ini dapat jadi akar dari berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, & stroke.
3. Meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2
Makanan yg digoreng biasanya dilapisi tepung. Makanan yg diolah seperti ini akan lebih tinggi kalori & mengandung lebih banyak karbohidrat sederhana & lemak tidak sehat. Terlalu banyak lemak dalam makanan tidak cuma dapat menyebabkan penambahan berat badan, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Hal ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada anak-anak & ibu hamil.
4. Memperbesar risiko munculnya kanker
Bahaya makan gorengan yg juga tidak dapat diremehkan adalah meningkatkan risiko terkena kanker. Bahaya ini dapat muncul akibat zat akrilamida yg dapat terbentuk selama proses memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng. Makanan bertepung, seperti ayam goreng tepung & sebagainya, diketahui akan mengandung akrilamida yg lebih tinggi ketika terpapar suhu tinggi. Jika terlalu banyak & sering dikonsumsi, zat ini diduga dapat menyebabkan beberapa tipe kanker, seperti kanker ovarium.
5. Menambah asupan lemak trans
Ada dua tipe lemak trans. Pertama, lemak trans alami yg hadir dalam jumlah sedikit di dalam makanan, seperti daging & produk susu. Kedua, lemak trans buatan yg terbentuk ketika lemak jenuh melalui proses hidrogenasi, yg muncul saat makanan digoreng pada suhu tinggi. Proses ini akan mengubah struktur kimiawi lemak, sehingga nantinya akan lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh. Alhasil, akan timbul berbagai efek buruk bagi kesehatan akibat kandugan lemak trans. Mulai dari meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, hingga obesitas.
6. Meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis
Hobi makan gorengan menempatkan Anda pada risiko tinggi untuk terserang penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, & obesitas. Memang sering tidak disadari, makan gorengan dapat meningkatkan tekanan darah, berat badan, & menurunkan kadar kolesterol baik atau HDL. Kesemua hal tersebut merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung.
sumber
Jadi dengan efek samping yg ditimbulkan oleh minyak goreng, semestinya jadi pertimbangan di masyarakat kalau menjadikan minyak goreng sebagai komoditi yg dibutuhkan agak aneh rasanya.
Dimana sesuatu yg tidak banyak manfaatnya namun justru jadi rebutan & bahkan dipermainkan oleh pengusaha yg tidak bertanggung jawab atas kebaikan orang lain.
Terimakasih atas kunjungan agan sista ke thread ini, semoga bermanfaat & dapat jadi alternatif bagi para pensayang gorengan.
Hari ini 16:10