• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Minta dukungan doa moril

peter_winardi

IndoForum Beginner D
No. Urut
8877
Sejak
23 Nov 2006
Pesan
584
Nilai reaksi
15
Poin
18
Salam.
Sebelumnya saya minta maaf kepada moderator dan teman2 IF bila thread ini hanya link saja.....
tapi saya benar2 membutuhkan bantuan.......

Minta tolong rekan2 IF, saya di bantu dukungan doa dan moril.
lengkapnya baca : disini

Terimakasih bagi yg udah membaca dan mendoakan
Tuhan memberkati.....

salam

nb : u/ Moderator thread ini di close aja, biar mengikuti link di atas yg saya berikan...... atau mau di teruskan disini...
terserah enaknya gimana.... thxs
 
@peter winardi
Syalom
Didalam kehidupan pasti ada masalah, tidak mungkin manusia hidup lepas dari masalah.
Coba anda perhatikan, setiap bayi yang dilahirkan pasti diawali dengan tangis, tidak ada bayi yg lahir dengan diawali tertawa-tawa. Ini sudah merupakan tanda,
bahwa memang setiap kehidupan pasti akan punya masalah.

Dan masalah yang datang, mau dan tidak mau harus kita hadapi. Tetapi sebagai orang percaya yang telah mendapat kemurahan dari Tuhan kita Yesus Kristus, kita punya Dia yang jadi kekuatan bagi kita, tempat kita mengeluh setiap permasalahan kita. Dan sesuai dengan firman Nya, pencobaan yang datang kepada kita, adalah pencobaan biasa dan kita pasti kuat menghadapi nya. Dan setiap cobaan yang datang, sudah ada porsi nya masing2 sesuai kekuatan kita, dan Tuhan tidak mungkin menguji melebihi batas kemampuan kita.

Oleh sebab itu kita harus mengandalkan Tuhan diatas segalanya, jangan kita mengandalkan kemampuan, kepandaian dan kekuatan kita sendiri. Mari ajak Tuhan kita untuk menjadi sumber kekuataan, dan pembuka jalan bagi setiap masalah kita.
Saat ini anda belum menikah, tetapi masalah sudah datang bertubi-tubi dan saya perhatikan anda sudah akan putus asa ingin bunuh diri.
Segera bangun dari keputusasaan anda, jangan lupakan Tuhan untuk hadir didalam persoalan anda.


Sekedar masukan dari saya, ....
Anda hendak menikah bukan ? Didalam pernikahan seperti nya lebih enak, ada teman yang bisa diajak berbagi. Tetapi jangan lupa, setiap pribadi pasti punya masalah, nah bila seseorang telah menikah disana akan ada 2 pribadi yaitu suami dan istri dimana masing-masing pasti mempunyai beban masalah. Maka dengan begitu, setelah menikah masalah bukan berarti berkurang atau selesai, tetapi malahan dobel porsi, sungguh :)
Maka apabila kelak anda menikah, jadikan Tuhan sebagai kepala rumah tangga anda. Bila calon pasangan anda seiman, maka akan lebih mudah menerapkan firman Tuhan didalam rumah tangga anda. Tetapi bila tidak, anda punya PR satu lagi, karena pasangan tidak dapat menerapkan Firman Tuhan, sehingga beban anda jelas pasti bertambah berat. Dan anda harus memperjuangkan pasangan anda untuk seiman dengan anda. Agar bisa sama-sama berdoa, saling menguatkan iman dan melakukan Firman Tuhan didalam rumah tangga anda kelak.

Oleh sebab itu, jangan tinggalkan Tuhan saat anda merasa putus asa. Hadirkan Tuhan di tengah permasalahan anda. Karena di balik semua permasalahan anda, pasti ada hikmah yang luar biasa yang dapat membawa hidup anda lebih dewasa rohani didalam Tuhan.

Apapun permasalahan anda, bawa dalam doa serta tetap tekun beribadah, jangan malah tinggalkan ibadah. Ibaratnya seorang anak yang dekat kepada Bapa akan lebih banyak mendapat nasihat dan masukan yang bermanfaat, dari pada seorang anak yang jauh dari Bapanya, setidaknya jika Bapa ingin memberikan nasihat, sang anak jauh dari Bapa nya dan tidak bisa dengar-dengan akan suara Bapa Nya.

Saya akan dukung dalam doa masalah anda ini, andapun harus mendekatkan diri dengan Tuhan dengan cara banyak berdoa dan mendengar Firman Nya. Niscaya Tuhan akan mendengar doa anda, dan memberikan jalan keluar yang terbaik buat masalah serta keuangan anda.

Semoga Tuhan Memberkati :)
 
@Peter
Saya tahu permasalahan yg kmu hadapi sangat susah, mau bertindak serba salah. Hanya ada 1 cara yang pasti untuk mengatasi segala masalah kmu, sesulit apa pun masalah itu. Dekatkan diri kmu kepada Yesus, jangan andalkan manusia, andalkanlah Tuhan. Sebab manusia dapat mengecewakan kmu, tapi Tuhan kita tidak akan mengecewakan kmu.

Dlu aku juga pernah mengalami masalah yang membuat aku depresi berat, tapi Tuhan beri jawaban yang melegakan jiwaku. Kerena aku percaya Tuhan akan menolong aku. Seorang pendeta memberi ayat Yesaya 41:10 pada aku, yang bunyinya : Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu ; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau ; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. Dan aku imani itu, tak lama kemudian Tuhan menolong aku.

Sungguh ajaib perbuatan-Nya, pertolongan-Nya tidak terlambat, melainkan pertolongan-Nya tepat pada waktunya. Jadi kk imani Firman Tuhan ini, tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya pada Yesus.
 
mungkin kedengerannya aneh, tapi setiap klo g ada masalah, g selalu melihat positifnya. klo gak kliatan, ya dalam hati g bilang, "Pasti Tuhan sudah menyiapkan yang terbaik untuk saya, pasti dibalik kesusahan ini ada kesuka citaan dari Tuhan"
so...........? Tuhan kan beserta kita. g bantu doa sajah yah :D
GBU.
 
buat TS gue bantu dukungan moril melalui post gue neh

emang terkadang masalah datang tanpa kita duga2 tapi selama kita think positif aja dan percaya segala sesuatu ada jalan keluarnya

tapi klo menurut gue sebaiknya suatu masalah tuh di selesaikan secara terbuka dan baik2 aja dengan pihak2 yg terkait supaya cepat clear dan tidak ada saling negatif thinking


oke bro mudah2an masalah nya cepet selesai secara baik2 ya
 
Salam.

Terimakasih kepada rekan2 IF dan terutama Moderator yang telah memberikan nasehat yang menguatkan iman saya.

Teringat akan pesan papa saya beberapa hari lalu.

Papa saya melihat bahwa dalam diri saya memang ada "kekosongan" yang terasa sekali dari yg dilihat papa saya (memang papa saya orangnya sangat taat dan hidupnya penuh berkat bagi sesama disekitarnya).

Itu coba saya rasakan dan saya instropeksi diri.....

Ternyata kekosongan itu ada ketika masalah itu sedikit demi sedikit menerpa diri saya, mulai masalah di pekerjaan (kena surat peringatan karena kelalaian), masalah di persiapan pernikahan, kurangnya konsentrasi pada saat berkomunikasi dengan orang lain, pelupa, maslah rumah kontrakan, maslah relasi hubungan saya dengan calon istri (krn masalah utang-piutang dgn kakak ipar saya), sampai masalah yang sepele kemarin (18 Juni '07) ttg "undangan pernikahan" dengan orang tua saya. Rasanya tidak masuk akal, tapi itu yang terjadi.
Saya mencoba untuk mencari cara bagaimana kita dapat mengisi "kekosongan" itu.

Mungkin ini dapat saya bagikan kepada rekan2 (saran dari papa saya dan Pdt.- seseorang yang mengkonseling selama masa persiapan dan acara pernikahan saya):

1. Cobalah untuk bersaat teduh. Bagaimana kita bisa tahu kehendak Allah kalo kita tidak berkomunikasi dengan Allah. Cara yang paling efisien adalah dengan saat teduh.

2. Cobalah untuk meluangkan waktu apabila kesulitan / sulit untuk bersaat teduh dengan cara mendengarkan kothbah dari kaset / radio. Luangkan waktu meskipun hanya beberapa menit. Tuhan akan menyampaikan firman-Nya melalui hambaNya dengan berbagai cara.

3. Apabila kita berpikiran positif dan terfokus pada masalh yang kita hadapi, kita dapat me-milah2 dan konsentrasi pada maslah tersebut.

4. Fokuskan kita pada inti permasalahan yang akan segera kita hadapi. Dalam masalah ini saya harus memfokuskan diri saya pada persiapan dan acara pernikahan saya, bukan pada maslah yang lain (meskipun hal2 yang lain tersebut tidak ditinggalkan)

5. pahamilah dan rasakan kondisi anda saat ini terhadap apa yang akan anda hadapi. Jangan ada masalah lain, anda lepas dan terfokus pada masalah yang sedang menerpa anda, sehingga anda lepas kendali dan konsentrasi terhadap maslah yang seharusnya tingkat prioritasnya bisa ditunda. Cth. saya akan menikah, seharusnya saya harus merasa gembira dan sukacita karena Tuhan memberikan caraNya yang indah selama saya mempersiapkan acara ini, tetapi justru sebaliknya, saya merasa marah, emosi, jengkel, sakit hati gara2 masalah hutang piutang tersebut. Tuhan melalui hambaNya (Pdt.) memberikan masukan, waspadalah, iblis sedang mengalihkan perhatianmu terhadap yang lain. Fokuskan dan gembiralah, karena Tuhan akan membantu dan mempersiapkan pernikahanmu, bukan masalah hutang (yang sebenarnya bukan prioritas utama) yang kamu pikirkan. Sehingga akan terbalik jadinya.

Saya sangat dan benar2 dikuatkan dari rekan2 IF.

@boy888
Terimakasih ayatnya, biarlah hanya Tuhan yang memberikan kelapangan diri saya untuk menyelesaikan maslah ini dan memberikan kemampuan untuk mengampuni dia.

@effie
Terimakasih saran dan masukkannya. Memang benar, kita hidup pasti tidak bisa lepas dari masalah, tetapi yang kita butuhkan adalah bagaimana langkah selanjutnya untuk memecahkan maslah ini. Memang posisi saya sulit, tetapi saya akan coba belajar, karena selama ini saya paling sulit untuk mengampuni, sabar, dan selalu gugup (ter-buru2) dalam menanggapi maslah. Tolong doakan saya untuk saya terus dapat belajar beberapa hal2 tersebut, meskipun hati ini menangis melihat situasi yang ada.

@Kyo & @gungbaster
terimakasih support dan sarannya, saya merasa dunia ini penuh "tangan2 Tuhan" yang penuh berkat, yang dapat menjadi saluran berkat serta yang dapat membantu saya (meskipun kita selama ini tidak pernah bertemu, jg untuk rekan effie dan boy888)

Pada akhirnya:
1. Serahkanlah kekuatiranmu kepada Tuhan, Tuhan akan memberikan penyelesaian dengan didukung usaha dari diri kita. Menyerahkan kekuatiranmu bukan berdiam diri dan menunggu wahyu / wangsit, tapi berusahalah konsultasi dengan orang yang bisa kita percaya terhadap nasehatnya.

2. Masalah, pencobaan, godaan, tekanan dan segala yang membuat kita terdesak, terhimpit bahkan putus asa yang Tuhan coba ijinkan, semuanya itu tidak akan melebihi kemampuan kita. Tetapi bagaimana cara kita menyiasati dan menyelesaikannya, dengan pertolongan Tuhan semata.

3. Tidak ada masalah tanpa penyelesaian, apalagi kita bersandar pada Tuhan, niscaya Tuhan turun tangan membantu kita. Tinggal diri kita yang mau mencoba dan bersandar pada diriNya.


Semuanya itu kita haturkan hanya demi Kemuliaan Tuhan, Sang Juruselamat kita........

Salam
 
salam,
ntar agak malam tulisan saya ini saya edit, saya akan berbagi cerita kelanjutannya setelah saya menemui sang terhutang di kotanya tadi pagi hingga siang.........

Begini ceritanya. Dari pagi hari hingga siang saya mampir/menyempatkan diri untuk datang ke tempat dia kerja (di luar kota). Saya sempat tanya sana-sini untuk menemukan tempat kerjanya,. selang 1/4 jam saya akhirnya menemukan. Saya langsung diajak ke kantornya untuk membicarakan masalah hutang piutang. entah karena belas kasihan saya atau saya tidak tega ketika saya melihat bekas luka akibat dia terjatuh di tempat kerjanya (pundak pada lengan kiri agak sedikit aneh/membesar dibandingkan dengan yang kanan). hal ini terjadi akibat sebelumnya pernah terjadi luka kecelakaan tabrakan beberapa tahun lalu. saya hanya bisa berkomentar bagaimana komitmen dia ttg janjinya untuk melunasi utang tersebut, dengan alasan bahwa kartu tersebut sebetulnya akan saya gunakan untuk menambah biaya kontrakan yang kurang 1/2 pembayaran pada awal bulan mendatang. saya tidak tega untuk membuatkan surat perjanjian karena saya melihat kondisi dia yang harus berobat jalan tiap bulan untuk mengatasi sakitnya, karena dia divonis untuk operasi dengan biaya yang tidak murah (12 jt). Lagi2 saya merasa iba dan mencoba bernegosiasi terhadap dia untuk bagaimana caranya dia membayar. Saya hanya pasrah pada Tuhan saja, supaya dia diberikan cara untuk penyembuhan dan pelunasan hutang saya. lega rasanya setelah bertemu dia.

tolong doakn supaya dia sadar akan tanggung jawabnya terhadap hutang yang dia tanggung selama ini (kelihatannya terjadi hutang piutang jg kepada beberapa orang, itu dugaan awal saya, karena tlp kantornya sudah tidak aktif dgn alasan belum terbayar)

saya masih terus menerima masukkan, saran bahkan kritikan yang membuat saya makin dikuatkan. boleh jg teman2 memberikan tanggapan terhadap apa yang telah saya lakukan, dengan harapan ini dapat dijadikan contoh pengalaman berharga bagi rekan2 IF lainnya.
GBU all......

salam
 
hmmm... g gak ngrasain langsung sih yah.... jadi cuman bisa comment :
"jangan terlalu dijadikan beban pikiran, toh Tuhan kan sedang membangun sesuatu lewat hal itu, jadi percayakan saja pada Tuhan, Tuhan maha adil, dan baik. berdoa lah terus"
semangat bro, jangan putus asa, dan tetap berdoa
GBU.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.