• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mind VS Heart

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. RaphG7
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

RaphG7

IndoForum Newbie F
No. Urut
36800
Sejak
18 Mar 2008
Pesan
10
Nilai reaksi
0
Poin
1
guyz gw pengen sharing neeh...

buat gw mpe saat ini (smoga gw dapat disadarkan hehe...) dalam soal iman n kepercayaan, khusunya ttg katolik, gw cenderung memisahkan apa yang gw yakini (yg ada di hati) dan apa yang gw ketahui (yg ada di pikiran).
gw ngerasa gw ini katolik n milik katolik...nothin can change that..!! tapi gw tertarik pelajarin ajaran agama2 lain. gw sering ngebandingin pandangan2 dr agama lain dgn ajaran katolik yg gw tau. bwt gw ajaran or pandangan dr agama lain itu jadi kajian di pikiran gw n gak sampe masuk ke dalam iman katolik yg gw punya, seandainya masuk pun pasti dah lewat filter yg amat ketat

gw pengen tau pendapat kalian, bener gak tindakan pemisahan antara hati dan pikiran yang gw jalanin selama ini

thx y...
 
/hmm /hmm /hmm mungkin lebih tepatnya disebut sebagai "hanya menjadikan yg lain sebagai inspirasi/pandangan,tapi bukan sbg patokan" bukannya "pemisahan antara hati dan pikiran"
 
Raph, tidak ada yang salah dalam mempelajari agama orang lain ASALKAN hanya sebatas ilmu pengetahuan dan bukan untuk di imani!!! aku juga suka kok belajar agama orang, seru juga kok... tapi aku gak pernah mengimani ajaran mereka, karena dari mempelajari agama orang lainlah kita bisa memaklumi semua perbedaan yang ada.tapi, buat aku, katholiklah agama yang terbaik (aku gak bilang agama lain itu gak baik loh...) jadi apa yang lo lakuin itu tidak ada yang salah kok menurut aku ^^V

semoga membantu,
Gbu.
 
ajaran Buddha (seingat saya, CMIW):

"kalau kau tidak yakin pada suatu perintah (perkataan, ajaran, ucapan) baik itu dari seorang Raja atau Brahmana sekalipun, kau tidak perlu patuh"

"kau harus yakin pada kata hatimu sendiri dan bersikap percaya diri, laksana gajah"

Buddha mengatakan demikian pada saat Pangeran Kosala dititahkan raja Kosala nya untuk membentai suku Shakya...

mau anda bertukarpikiran bahkan diperintah kan sesuatu oleh Biksu, Pendeta, Kyai, Pastor bahkan oleh Paus sekalipun...

bila menurut kata hatimu itu tidak benar, ya ga perlu anda turuti....
 
@TS ga ada salah nya akan bersikap seperti itu...semua itu wajar selama anda menggunakan iman dan logika anda dalam perbandingan itu...dengarkan hati nurani anda...jika anda mendengarkan perkataan orang saringan terlebih dahulu jangan langsung ditangkap mentah-mentah...
Kalo perlu berdoa lah dulu...Semoga pada Masa Paskah ini anda dapat menemukan sebuah mukjizat dari Penyaliban Yesus
Yesus Bless U
 
trimz dewasa00, taz, bramgreenday n princeoflight :>, saya setuju dengan pendapat kalian. tapi untuk menanggapi suara hati, yang sering jadi masalah adalah seringkali saya keliru untuk mendengar suara hati yang sebenarnya/hmm, yang terdengar hanya gaung dari suara hati tersebut yang tidak mencerminkan makna utama yang sebenarnya ingin disampaikan oleh suara hati. dan sering kali gema tsb lebih keras dan terdengar berulang-ulang yang sebenarnya justru menyembunyikan suara hati yang sebenarnya. gema tsb menurut saya adalah pikiran yang kita ikut ambil peranan dalam proses terdengarnya si suara hati tsb. lagi-lagi masalahnya adalah mind VS heart...

btw hepi easter 4 u all...
semoga kebangkitanNya memberi semangat bagi kita untuk ikut bangkit dari keterpurukan kita
AMIN...
 
TS, apa TS memilih beragama tanpa pernah melihat agama lain sebelumnya..?

Ada 5 orang penjual roti..ke 5 nya memiliki konsumennya masing2..
Dan tiap konsumennnya berkata bahwa pedagang roti yg mereka beli itu yg paling enak..
Saat ditanya, apa anda pernah beli roti di tempat lain? dia jawab TIDAK PERNAH,saya hanya tau..

Bagaimana mungkin mengatakan, 1 sebagai penjual dengan roti paling enak tapi tidak pernah mencicipi penjual roti lainnya...? Mungkinkah ini akibat kefanatikan yang terjadi?

Dengan pernah memcicipi smua dan membandingkan, maka akan ada keyakinan yang amat sangat untuk berkata..inilah roti dari tukang roti yang paling enak, dan paling sesuai dengan selera saya...

bukan begitu? :)
 
tentu nya tidak ada salah nya mempelajari agama ataupun kepercayaan apa saja... namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga nanti nya proses belajar tidak menjadi salah dan kita merasa ditipu...

1. Harus dipahami bahwa ada banyak aliran dan kepercayaan yang ada di dunia ini... kalau kita belajar tentang kekristenan, kita tidak bisa hanya melihat satu denominasi tertentu, kalo kita belajar tentang islam kita juga tidak bisa melihat aliran tertentu saja, sama juga dengan budha dan agama lain nya..

2. Pastikan sumber yang kita dapat akurat... arti nya jangan asal denger... tanyakan pada ahli nya... cari seseorang yang kira-kira ahli dalam agama nya... seorang pemimpin agama mungkin dapat dijadikan pembimbing... atau dari buku-buku yang kita baca tetapi harus kita ketahui mengenai keontetikan dan kebenaran buku tersebut...

contoh nya.. kita tidak bisa mempelajari kekristenan dengan membaca da vinci code atau holy grail meskipun kedua buku itu membahas tentang kekristenan tetapi tentu nya kita tahu kebenaran di kedua buku itu sangat diragukan..

3. sama seperti dua poin diatas... kita juga harus menyadari bahwa semua sifat manusia berbeda... kadang kita bertemu dengan orang yang baik dalam satu agama.. sehingga kita mencap agama nya baik tapi kita harus sadar juga.. bahwa nanti mungkin kita akan bertemu orang lain yang beragama sama tapi berkelakuan buruk..

4. jangan setengah-setengah... kalau kita pengen belajar jangan setengah-setengah... kadang kita belum dapat mengerti hal-hal tententu yang terjadi tapi terlalu cepat mencap agama itu buruk...

be open and listen to yourself...

Salam Damai,
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.