• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mimpi tak sekedar bunga tidur

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
eqDM2.jpg


Mimpi kencan bareng superstar? Atau mimpi berlayar mengarungi samudera? Jangan hanya menganggap itu adalah mimpi kosong atau bunga tidur belaka.

Karena, saat ini banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat mimpi dalam kehidupan. Kehadiran mimpi dalam tidur adalah sesuatu yang dibutuhkan manusia. Bahkan, bayi di dalam perut ibu pun mengalami mimpi.

"Setelah bayi lahir, 50 persen mengalami tidur aktif dan 50 persen tidur non-aktif,?" papar Dr. Andreas Prasadja, RPSGT Sleep Physician di RS Mitra Kemayoran, Jakarta.

Setiap hari, manusia bisa bermimpi 4 sampai 5 kali dalam semalam. Siklus tidur seseorang itu bertahap dan naik-turun berulang kali. Hanya saja, terkadang Anda tidak ingat mimpi yang Anda alami.

"Yang diingat umumnya yang berkesan. Misal, ketemu dengan mantan pacar. Saat bangun pasti terlihat senyum bahagia atau malah justru sebaliknya, menangis bombay saat diputuskan pacar," jelasnya. Dalam mimpi, seperti ada muatan emosional yang dirasakan secara nyata.

Menurut Andreas, tanda seseorang bermimpi adalah ada gerakan pada bola mata saat tidur. Dalam bukunya The Interpretation of Dreams, pakar psikoanalis Sigmund Freud mengatakan bahwa mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar. Pesan itu berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktivitas emosi yang sama sekali tidak disadari. Hal itu diamini oleh Dr. Andreas.

Menurutnya, mimpi merupakan media untuk mengeluarkan emosi terpendam dengan cara aman. Tak heran bila mimpi dapat mengurangi stres atau tekanan yang mungkin Anda alami dalam kehidupan sehari-hari.
 
manatap itu ketika mimpi marah2 sama orang yang kita benci, serasa plong...gak ada beban lagi. :D
 
enaknya bisa bermimpi.. hiks udah lama ga mimpi indah..
klo mimpinya horror dan teror mulu juga bisa bikin tambah stress.. :P
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.