Makanan renyah seperti kue-kue kering, ayam crispy, atau steak daging merupakan makanan favorit banyak orang. Tetapi tahukah Anda bahwa makanan tersebut dapat menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi jantung jika dimasak dengan metode yang tidak tepat?
Memasak makanan dengan menggunakan suhu tinggi dan kelembapan yang rendah dapat menghasilkan senyawa kimia yang disebut dengan advanced glycation end products (AGEs). Padahal, menurut penelitian terbaru dari University of Illinois di Urbana, Amerika, AGEs dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ketika gula dan protein dimasak pada suhu tinggi dan kelembapan yang rendah, keduanya dapat berinteraksi membentuk kerak yang dikenal dengan karamelisasi. Hal inilah yang menyebabkan makanan seperti ayam panggang atau roti kering memiliki lapisan luar yang renyah, gurih dan rasanya lezat.
Proses pembentukan kerak makanan tersebut dapat menyebabkan terbentuknya AGEs. Hal ini berpotensi membahayakan kesehatan, karena paparan AGEs yang lebih tinggi berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung.
"Penderita diabetes memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi, sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak AGEs secara alami," kata Claudia Luevano Contreras.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa orang yang diabetes lebih mungkin mengembangkan kerusakan vaskular dibandingkan orang yang tidak mengidap diabetes. Tetapi Anda tetap dapat menikmati makanan yang renyah dengan cara memodifikasi metode memasaknya.
AGEs dalam makanan tergantung pada komposisi gizi dan metode memasak. Sehingga diperlukan cara yang tepat untuk memasak makanan yang mengandung protein atau gula tinggi agar tidak membahayakan jantung Anda...
Memasak makanan dengan menggunakan suhu tinggi dan kelembapan yang rendah dapat menghasilkan senyawa kimia yang disebut dengan advanced glycation end products (AGEs). Padahal, menurut penelitian terbaru dari University of Illinois di Urbana, Amerika, AGEs dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ketika gula dan protein dimasak pada suhu tinggi dan kelembapan yang rendah, keduanya dapat berinteraksi membentuk kerak yang dikenal dengan karamelisasi. Hal inilah yang menyebabkan makanan seperti ayam panggang atau roti kering memiliki lapisan luar yang renyah, gurih dan rasanya lezat.
Proses pembentukan kerak makanan tersebut dapat menyebabkan terbentuknya AGEs. Hal ini berpotensi membahayakan kesehatan, karena paparan AGEs yang lebih tinggi berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung.
"Penderita diabetes memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi, sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak AGEs secara alami," kata Claudia Luevano Contreras.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa orang yang diabetes lebih mungkin mengembangkan kerusakan vaskular dibandingkan orang yang tidak mengidap diabetes. Tetapi Anda tetap dapat menikmati makanan yang renyah dengan cara memodifikasi metode memasaknya.
AGEs dalam makanan tergantung pada komposisi gizi dan metode memasak. Sehingga diperlukan cara yang tepat untuk memasak makanan yang mengandung protein atau gula tinggi agar tidak membahayakan jantung Anda...