Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ciao Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar mesin J08E Hino yg baru dengan standar emisi Euro 4.
sumber gambar
Mesin Hino saat ini, umumnya semuanya masih memiliki standar emisi Euro 2. Semua, baik bus & truk pun begitu, terlebih yg mengpakai mesin kode J08 seperti Hino 500 atau Hino RK/AK.
Dengan adanya regulasi terbaru yg mulai berlaku dalam waktu dekat, dimana regulasi tersebut mewajibkan seluruh kendaraan komersial baru untuk memiliki standar gas buang Euro 4 guna menurunkan emisi, mau tidak mau pabrikan harus meng-upgrade kendaraannya dengan standar emisi Euro 4 baru ini.
sumber gambar
Hino dapat dibilang salah satunya, karena memang Hino dari dahulu masih mengandalkan standar emisi Euro 2 di kebanyakan lineup-nya, & masih belum meng-upgrade hingga Euro 4.
Tentunya, bagian yg mesti diupgrade merupakan mesin, & mesin yg di-upgrade oleh Hino adalah mesin seri J08, mesin andalan Hino untuk lineup-lineup bus & truknya di Indonesia. Memang, mesin ini sudah ada sejak cukup lama & masih dipakai hingga sekarang. Mesin terbaru Hino sempat dipajang di GIIAS November lalu.
sumber gambar
Mesin J08E yg baru memiliki sistem commonrail & juga sistem EGR atau Exhaust Gas Recirculation, yg berguna untuk menurunkan emisi mesin. Selain itu, ada juga improvement turbo yg sistemnya jadi VNT (Variable Nozzle Turbocharger). Sistemnya mirip dengan turbo milik Fortuner 2KD yg juga mengpakai VNT.
Mesin baru ini akan segera diaplikasikan ke seluruh produk Hino yg mengpakai mesin J08E namun standarnya masih Euro 2 guna memenuhi regulasi pemerintah. Regulasi Euro 4 berlaku mulai 7 April 2022, sekitar dua bulan setelah thread ini dibuat.
sumber gambar
Ane belum mendapat informasi tentang tenaga & torsinya, dapat jadi dipangkas, dapat jadi bertambah. Namun kemungkinan akbar tenaga & torsinya bertambah, tentunya karena efek sistem elektrikal yg bertambah jadi dapat lebih dimaksimalkan.
Bicara soal konsumsi BBM, kemungkinan akbar dapat saja lebih irit. Hal ini dikarenakan sistem elektrikal yg bertambah, seperti commonrail, yg menjadikan konsumsi BBM lebih rendah.
sumber gambar
Bagaimana soal durabilitas? Belum teruji, menurut ane kemungkinan akbar sedikit lebih rendah. Asal dirawat sih mestinya dapat tetap tahan lama seperti versi Euro 2-nya yg masih mekanikal.
Regulasi ini, menurut kalkulasi pemerintah akan menurunkan gas rumah kaca hingga 26%. Jadi, lingkungan akan lebih bersih & kasus penyakit menurun. Lebih nyaman pula karena gas rumah kaca berkurang.
sumber gambar
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar mesin Hino J08E yg baru dengan standar emisi Euro 4. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1,2,3
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Hari ini 22:33
Mesin Hino saat ini, umumnya semuanya masih memiliki standar emisi Euro 2. Semua, baik bus & truk pun begitu, terlebih yg mengpakai mesin kode J08 seperti Hino 500 atau Hino RK/AK.
Dengan adanya regulasi terbaru yg mulai berlaku dalam waktu dekat, dimana regulasi tersebut mewajibkan seluruh kendaraan komersial baru untuk memiliki standar gas buang Euro 4 guna menurunkan emisi, mau tidak mau pabrikan harus meng-upgrade kendaraannya dengan standar emisi Euro 4 baru ini.
Hino dapat dibilang salah satunya, karena memang Hino dari dahulu masih mengandalkan standar emisi Euro 2 di kebanyakan lineup-nya, & masih belum meng-upgrade hingga Euro 4.
Tentunya, bagian yg mesti diupgrade merupakan mesin, & mesin yg di-upgrade oleh Hino adalah mesin seri J08, mesin andalan Hino untuk lineup-lineup bus & truknya di Indonesia. Memang, mesin ini sudah ada sejak cukup lama & masih dipakai hingga sekarang. Mesin terbaru Hino sempat dipajang di GIIAS November lalu.
Mesin J08E yg baru memiliki sistem commonrail & juga sistem EGR atau Exhaust Gas Recirculation, yg berguna untuk menurunkan emisi mesin. Selain itu, ada juga improvement turbo yg sistemnya jadi VNT (Variable Nozzle Turbocharger). Sistemnya mirip dengan turbo milik Fortuner 2KD yg juga mengpakai VNT.
Mesin baru ini akan segera diaplikasikan ke seluruh produk Hino yg mengpakai mesin J08E namun standarnya masih Euro 2 guna memenuhi regulasi pemerintah. Regulasi Euro 4 berlaku mulai 7 April 2022, sekitar dua bulan setelah thread ini dibuat.
Ane belum mendapat informasi tentang tenaga & torsinya, dapat jadi dipangkas, dapat jadi bertambah. Namun kemungkinan akbar tenaga & torsinya bertambah, tentunya karena efek sistem elektrikal yg bertambah jadi dapat lebih dimaksimalkan.
Bicara soal konsumsi BBM, kemungkinan akbar dapat saja lebih irit. Hal ini dikarenakan sistem elektrikal yg bertambah, seperti commonrail, yg menjadikan konsumsi BBM lebih rendah.
Bagaimana soal durabilitas? Belum teruji, menurut ane kemungkinan akbar sedikit lebih rendah. Asal dirawat sih mestinya dapat tetap tahan lama seperti versi Euro 2-nya yg masih mekanikal.
Regulasi ini, menurut kalkulasi pemerintah akan menurunkan gas rumah kaca hingga 26%. Jadi, lingkungan akan lebih bersih & kasus penyakit menurun. Lebih nyaman pula karena gas rumah kaca berkurang.
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar mesin Hino J08E yg baru dengan standar emisi Euro 4. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1,2,3
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani