steven yan
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 208832
- Sejak
- 2 Jan 2013
- Pesan
- 1.870
- Nilai reaksi
- 23
- Poin
- 38
Mazmur 77:13 Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu.
William Colgate seorang yang suka mempelajari dan melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya. Saat perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan, ia mendapat hikmat untuk menghubungi para penyalur dan mulai merintis usahanya sendiri. Dalam 6 bulan perusahaan itu sudah mampu memproduksi sabun tangan, sabun toilet, dan sabun cukur. Meski Colgate sangat sibuk dalam pengembangan usaha, ia tidak mengabaikan waktu-waktu pribadinya dengan Tuhan. Kesuksesan Colgate dicapai karena ia mengikuti prinsip-prinsip Alkitab. Tidak lama, Colgate segera menjadi salah satu pengusaha ternama di New York. Ia dan keluarganya setia beribadah dan membaca Alkitab bersama. Selagi bisnisnya terus berkembang dan diberkati Tuhan, dia memerintahkan akuntannya untuk meningkatkan jumlah persembahannya, dari 20 persen menjadi 30 persen. Ketika dia terus berkomitmen untuk memberi, perusahaannya menjadi semakin diberkati Tuhan. Saat ini, Colgate Palmolive adalah salah satu perusahaan tertua di Amerika dan dinobatkan oleh majalah Fortune sebagai salah satu dari 500 perusahaan paling sukses di Amerika. Angka penjualannya mencapai US$ 9 miliar dan cabangnya telah berada di 221 negara di seluruh dunia.
Melalui kesaksian Wiliam Colgate kita mengerti, Tuhan tidak akan pernah diam ketika anak-anak-Nya jatuh dan memerlukan pertolongan. Tapi satu hal yang harus kita terapkan dalam setiap kehidupan kita, jangan jauh dari Tuhan. Setiap hari, awali hari kita dengan intim bersama Tuhan, baca Firman Tuhan dan lakukan. Percayalah Tuhan akan membimbing setiap langkah kita dan berkat, sukacita surgawi akan terus memenuhi setiap kita. Ada sebuah pujian “FirmanMu plita bagi kakiku terang bagi jalanku.” Setiap Firman yang Tuhan Yesus berikan, adalah penerang bagi jalan hidup kita. Banyak orang Kristen yang lupa merenungkan dan membaca Alkitab. Mulai saat ini jika ada diantara kita melakukan hal demikian, segeralah bertobat dan terimalah anugerah Tuhan dalam kehidupan setiap kita. Ketika kita mau merenungkan dan melakukan Firman maka benih Firman Tuhan yang ditanamkan berulang-ulang itu akan berakar, bertumbuh, sampai akhirnya menghasilkan buah-buah yang baik: perubahan, pemulihan, dan kebahagiaan keluarga!!!
William Colgate seorang yang suka mempelajari dan melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya. Saat perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan, ia mendapat hikmat untuk menghubungi para penyalur dan mulai merintis usahanya sendiri. Dalam 6 bulan perusahaan itu sudah mampu memproduksi sabun tangan, sabun toilet, dan sabun cukur. Meski Colgate sangat sibuk dalam pengembangan usaha, ia tidak mengabaikan waktu-waktu pribadinya dengan Tuhan. Kesuksesan Colgate dicapai karena ia mengikuti prinsip-prinsip Alkitab. Tidak lama, Colgate segera menjadi salah satu pengusaha ternama di New York. Ia dan keluarganya setia beribadah dan membaca Alkitab bersama. Selagi bisnisnya terus berkembang dan diberkati Tuhan, dia memerintahkan akuntannya untuk meningkatkan jumlah persembahannya, dari 20 persen menjadi 30 persen. Ketika dia terus berkomitmen untuk memberi, perusahaannya menjadi semakin diberkati Tuhan. Saat ini, Colgate Palmolive adalah salah satu perusahaan tertua di Amerika dan dinobatkan oleh majalah Fortune sebagai salah satu dari 500 perusahaan paling sukses di Amerika. Angka penjualannya mencapai US$ 9 miliar dan cabangnya telah berada di 221 negara di seluruh dunia.
Melalui kesaksian Wiliam Colgate kita mengerti, Tuhan tidak akan pernah diam ketika anak-anak-Nya jatuh dan memerlukan pertolongan. Tapi satu hal yang harus kita terapkan dalam setiap kehidupan kita, jangan jauh dari Tuhan. Setiap hari, awali hari kita dengan intim bersama Tuhan, baca Firman Tuhan dan lakukan. Percayalah Tuhan akan membimbing setiap langkah kita dan berkat, sukacita surgawi akan terus memenuhi setiap kita. Ada sebuah pujian “FirmanMu plita bagi kakiku terang bagi jalanku.” Setiap Firman yang Tuhan Yesus berikan, adalah penerang bagi jalan hidup kita. Banyak orang Kristen yang lupa merenungkan dan membaca Alkitab. Mulai saat ini jika ada diantara kita melakukan hal demikian, segeralah bertobat dan terimalah anugerah Tuhan dalam kehidupan setiap kita. Ketika kita mau merenungkan dan melakukan Firman maka benih Firman Tuhan yang ditanamkan berulang-ulang itu akan berakar, bertumbuh, sampai akhirnya menghasilkan buah-buah yang baik: perubahan, pemulihan, dan kebahagiaan keluarga!!!