• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Merayakan Valentine ?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. fildza
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.

fildza

IndoForum Newbie D
No. Urut
32207
Sejak
2 Feb 2008
Pesan
71
Nilai reaksi
1
Poin
8
L-)
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa 'kasih sayang', walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari 'making love'.

Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.

Sejarah Valentine

Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah dan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.

The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.

Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.

Katakanlah, "Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS. Al-Kafirun: 1-6)


Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.

Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.

Valentine Berasal dari Budaya Syirik.

Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.

Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid (bayi bersayap dengan panah)” itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.

Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.

Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka, naudzu billahi min zalik.

Semangat valentine adalah Semangat Berzina

Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.

Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.

Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.

Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan make love yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna make love atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.

Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?

Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan make love ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.

Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak selalu Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Isra’: 32)

Eramuslim Digest

Karena masalah Valentine ini sangat berat, maka kami terbitkan satu edisi majalah Eramuslim Digest yang khusus membahasnya.

Kami rasa pantas bila majalah ini dijadikan rujukan, sebab selain padat, kita juga diberikan ilustrasi gambar-gambar yang menarik. Kalau berminat hubungi saja pak Tio di nomor 021-999-80-000 atau 0813-999-80-000. Bahkan saat menjawab pertanyaan ini, kami sedang berada di Bandung untuk Road Show Eramuslim Digest edisi koleksi 5 yang berjudul "The Dark Valentine Satanic Ritual Yang Kini di Puja" di MQTV dan MQFM.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc
 
Semangat valentine adalah Semangat Berzina

Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.

Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.

maap kalo ini sih bukan ajaran agama nasrani.... ini dari pribadinya sendiri yang begitu.... jadi jangan dianalogikan seperti itu.....

apakah bisa kalo dianalogikan begini?
di acara adat orang indonesia itu ada upacara untuk mempersembahkan putri mereka pada dewa animisme mereka dengan cara maap. hubungan seks..... berarti semua orang indonesia itu suka berpoligami dan free sex?
 
waduh forum islam dijadikan FA gemana neh MOD...? apa ane yang salah masuk forum yah?
 
waduh forum islam dijadikan FA gemana neh MOD...? apa ane yang salah masuk forum yah?

ente emang salah masuk..he..he..ente bukanya mainnya Di FA...? Tumben bgt main di Forum islam...he..he..
 
Artikel yang sama kaya di Mading Rohis Ane (Ane yang bikin)
 
nanya...

1. apakah dalam islam tidak ada ajaran untuk menjunjung kasih sayang????
 
Assalamualaikum

@atas
Ada.. yah biar yang ilmunya lebih aja deh ya yang kasih..
Ane pas2an llmunya, takut salah.

Tuk topiknya.. Masih sama.. Kayaknya kalo selamanya pemikiran
sesuatu dibatasi dengan hubungan penyamarataan gitu ane juga
kurang setuju nih.. Yah, jujur mungkin tu di barat, bukan disini..
Pribadi juga, gak lah gak seekstrim itu.. Kalo ngukur sesuatu selalu
secara ekstrim seperti itu, apa gak bisa dibilang kalo yang buat
juga orang ekstrim?? Heheh.. Gak salah juga sih jadi ekstrim,,

Ya, mungkin bagus topiknya tapi.. Ane pribadi, jujur walau mang
agak "ngerayain" sedikit, sama sekali gak punya niatan tuk jadiin
ajang seks tuh! Apa lagi puja dewa2 gitu.. gak lah gak mungkin..

Ya, ane cuma ngerayain ma orang2 yang ane sayang,, toh kalo
ada hari dimana kita kasih sayang yang lebih pada orang yang kita
sayang tuh gak salah kan?? Cuma waktunya aja mungkin yang
sekalian..

Yah, mungkin tu aja tanggepan ane.. Mav misal menyinggung.. Misal
salah harap dibenerin ya? Masih belajar soalnya

Wass.
 
nanya...

1. apakah dalam islam tidak ada ajaran untuk menjunjung kasih sayang????
sepertinya anda non muslim yah?
seharusnya pertanyaannya seperti ini.... Bagaimanakah umat islam menunjukan kasih sayang sesamanya?....Dalam islam memelihara perasaan sayang itu diawali dengan mencintai ALLAH dan menjalani perintahnya untuk beribadah. contoh misalnya seperti shalat 5 waktu berjamaah...disitu akan terjalin silahturahmi yang terjadi setiap hari...bahkan 5 waktu kesempatan dalam 1 hari. hampir tiap hari umat islam mengajarkan kasih sayang terhadap keluarga dan lingkungannya dimana tempat dia tinggal dengan menjalankan ibadah shalat bersama-sama dan saling bersalaman ketika selesai shalat. kalau yang sudah berkeluarga biasanya seorang anak,atau seorang istri akan mencium tangan suaminya dan sang suami balas membelai kepala anak atau istrinya. nah bukahkan itu bentuk kasih sayang yang lebih hakiki?
Jadi jelasnya Umat islam tidak menunjukan kasih sayangnya hanya satu kali dalam satu tahun.
 
sepertinya anda non muslim yah?
hehehehe pertanyaan yang bagus

setau saya, orang yang merayakan valentine juga tidak menunjukkan kasih sayangnya hanya pada hari valentine saja..... hari valentine hanya merupakan sebuah simbol saja, tak lebih dari itu..... walaupun pasti juga ada kisah-kisah orang yang merayakan valentine sepeti yang TS kemukakan dalam tulisan awal.
 
hehehehe pertanyaan yang bagus

setau saya, orang yang merayakan valentine juga tidak menunjukkan kasih sayangnya hanya pada hari valentine saja..... hari valentine hanya merupakan sebuah simbol saja, tak lebih dari itu..... walaupun pasti juga ada kisah-kisah orang yang merayakan valentine sepeti yang TS kemukakan dalam tulisan awal.

SO sekarang yang jadi pertanyaan besar buat kita..masih perlukah kita merayakan hari kasih sayang dengan merayakannya pada hari hari tertentu dalam hitungan tahun sementara kasih dan rasa sayang itu kita butuhkan setiap hari dan setiap saat dalam kehidup kita?
 
SO sekarang yang jadi pertanyaan besar buat kita..masih perlukah kita merayakan hari kasih sayang dengan merayakannya pada hari hari tertentu dalam hitungan tahun sementara kasih dan rasa sayang itu kita butuhkan setiap hari dan setiap saat dalam kehidup kita?

ntah ya..saya sih ga ngerayain..klo pun saya ngasih hadiah ke orang lain pada hari valentine..ya itu karena saya pengen aja.bukan karena "valentine" nya..
 
ntah ya..saya sih ga ngerayain..klo pun saya ngasih hadiah ke orang lain pada hari valentine..ya itu karena saya pengen aja.bukan karena "valentine" nya..

yah tapi sabaiknya kalau ente muslim ente mesti berhati-hati. yang ditakutkan keinginan memberi itu karena tanpa sadar kita terbawa oleh kebiasaan perayaan valentine itu...he..he..tadi nya mau beramal baik dengan memberi sesuatu pada orang terkasih,malah tergelincir tanpa sadar..
 
kalo aku c gak repot ya mengapa kita merayakan selametan orang meninggal padahal pd zaman nabi g ad....? hal ini merupakan tradisi hindu kan tetapi kenapa sunan kalijogo tetp aja memasukkan hal itu dalam penyebaran agama islam.....? hal ini dilakukan bukan sebagai konteks penyembahan tuhan tetapi tradisi sehingga apa salahnya kita mengikuti hari valday bukankah itu tradisi orang barat so kenapa kita tidak bisa bersama2 justru malah membenci..... padahal nabi tidak mengajarkan kita membenci
 
repost dan sudah ga boleh membicarakan agama lain scara langsung...
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.