• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Merancang Sistem Pemadam Kebakaran di Rumah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
nwv5X.jpg

Selama Ramadhan tahun ini, setidaknya terjadi 19 peristiwa kebakaran di wilayah Jakarta Barat dengan kerugian mencapai sekitar Rp 3,7 miliar. Kerugian tersebut belum termasuk korban jiwa sebanyak dua orang warga. Tanpa ada tindakan preventif, angka ini bukan tak mungkin dapat terus bertambah.

Rasanya, jika Anda memang sedang berminat meng-upgrade rumah, menempatkan sistem deteksi dan pemadam kebakaran adalah investasi yang baik. Meskipun memiliki rumah tidak terlalu besar, Anda belum tentu memiliki cukup waktu dan akses untuk menyelamatkan diri Anda, bukan?

Memiliki sistem pemadam kebakaran di rumah dapat mengontrol kobaran api atau bahkan mematikannya. Ada dua alternatif untuk Anda lakukan. Pertama, Anda dapat membuat sistem pemadam yang berintegrasi dengan detektor asap dan water sprinkle. Kedua, Anda juga bisa menempatkan pemadam kebakaran di beberapa titik di rumah Anda.

Alternatif pertama lebih disarankan untuk Anda. Alasannya, detektor asap akan membangunkan Anda, jika ada asap dari dalam rumah. Dengan begitu, Anda memiliki waktu lebih untuk menyelamatkan diri ketika kebakaran terjadi.

Alasan kedua, water sprinkle akan secara otomatis menyemprotkan air dalam rumah Anda, yaitu ketika suhu ruangan mencapai 57-79 derajat celcius. Anda tidak perlu kesulitan mencoba mengoperasikan alat pemadam.

Detektor asap

Anda disarankan untuk memasangkan detektor asap di atap lorong rumah Anda di luar kamar tidur. Selain itu, tempatkan juga detektor asap di setiap kamar. Prioritas paling utama adalah menempatkan detektor asap di dapur. Triknya, Anda dapat menempatkan detektor sedikit di luar dapur agar tidak terjadi "alarm palsu" karena Anda tengah memasak.

Namun, jika lebih memilih menggunakan racun api atau fire extinguisher, pastikan Anda dapat mengoperasikannya. Selain itu, Anda harus tahu beberapa tipe pemadam kebakaran serta seberapa besar api yang dapat ditanganinya.

Jangan lupa menaruh alat-alat pemadam ini di setiap ruangan, terutama di dapur. Pastikan alat pemadam milik Anda ini tidak macet dan mudah diraih dalam situasi darurat.

Selain itu, hubungilah pemadam kebakaran di nomor 113 atau 1131. Tindakan ini dimaksudkan untuk mencegah menyebarkan api ke wilayah lain dan menjadi lebih besar serta lebih berbahaya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.