Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sudah bukan hal yg tidak asing lagi bagi rakyat saat mendengar isu para pejabat terjerat kasus korupsi. Mengapa hal itu dapat terjadi berulang ulang? Apakah sudah jadi hal yg tidak asing bagi para pejabat?
Hal ini dapat terjadi pada setiap pejabat karena mereka merasa sudah memiliki kekuasaan dalam mengatur rakyatnya, dengan begitu mereka akan mengerjakan hal yg dapat dibilang 'seenaknya' dengan kekuasaan atas jabatan yg mereka miliki. Mungkin tidak semua pejabat juga mengerjakan hal yg sama, & tidak semua pejabat juga memiliki pola pikir sama dalam membangun kesejahteraan rakyatnya. KORUPSI sudah jadi konsumsi publik yg sangat pahit di rasakan, masyarakat pun mungkin sangat kecewa pada mereka orang-orang terpilih yg dianggap sanggup bertanggung jawab ternyata mengkhianatinya dengan mengerjakan hal yg tidak terpuji.
Jabatan bukanlah cuma sekedar kedudukan & memikiki wewenang, tetapi juga jabatan merupakan hal yg sangat berat karena memimpin bukanlah hal yg mudah dilakukan bagi setiap orang, cuma orang terpilih & pastinya orang yg bependidikan tinggi yg sanggup mengerjakannya, tetapi pendidikan yg tinggi juga bukan jadi jaminan para pejabat memiliki moral & etika yg positif, buktinya para koruptor tersebut memiliki jabatan yg tinggi tetapi mengerjakan hal yg tidak bermoral itu. Apakah para pejabat yg mengerjakan korupsi dapat dibilang memiliki moral & etika yg baik?
Ternyata bukan cuma pendidikan tinggi & gelar yg tinggi saja yg sanggup memimpin tetapi harus mempunyai moral & etika yg lebih tinggi juga supaya dapat jadi pejabat yg bermoral, sia-sia saja bila memiliki gelar tinggi tetapi tidak memiliki nilai moral yg positif.
Dengan ini pentingnya pendidikan moral bagi setiap orang apalagi seorang pemimpin sangat di perlukan. Pendidikan di Indonesia sepertinya perlu berkomitmen untuk mengedepankan aspek moral sebagai prioritas utama. Tanpa moral, negara kita akan jatuh terpuruk & tanpa pendidikan maka moral akan sulit untuk terbangun. Kemarin 23:11
Hal ini dapat terjadi pada setiap pejabat karena mereka merasa sudah memiliki kekuasaan dalam mengatur rakyatnya, dengan begitu mereka akan mengerjakan hal yg dapat dibilang 'seenaknya' dengan kekuasaan atas jabatan yg mereka miliki. Mungkin tidak semua pejabat juga mengerjakan hal yg sama, & tidak semua pejabat juga memiliki pola pikir sama dalam membangun kesejahteraan rakyatnya. KORUPSI sudah jadi konsumsi publik yg sangat pahit di rasakan, masyarakat pun mungkin sangat kecewa pada mereka orang-orang terpilih yg dianggap sanggup bertanggung jawab ternyata mengkhianatinya dengan mengerjakan hal yg tidak terpuji.
Jabatan bukanlah cuma sekedar kedudukan & memikiki wewenang, tetapi juga jabatan merupakan hal yg sangat berat karena memimpin bukanlah hal yg mudah dilakukan bagi setiap orang, cuma orang terpilih & pastinya orang yg bependidikan tinggi yg sanggup mengerjakannya, tetapi pendidikan yg tinggi juga bukan jadi jaminan para pejabat memiliki moral & etika yg positif, buktinya para koruptor tersebut memiliki jabatan yg tinggi tetapi mengerjakan hal yg tidak bermoral itu. Apakah para pejabat yg mengerjakan korupsi dapat dibilang memiliki moral & etika yg baik?
Ternyata bukan cuma pendidikan tinggi & gelar yg tinggi saja yg sanggup memimpin tetapi harus mempunyai moral & etika yg lebih tinggi juga supaya dapat jadi pejabat yg bermoral, sia-sia saja bila memiliki gelar tinggi tetapi tidak memiliki nilai moral yg positif.
Dengan ini pentingnya pendidikan moral bagi setiap orang apalagi seorang pemimpin sangat di perlukan. Pendidikan di Indonesia sepertinya perlu berkomitmen untuk mengedepankan aspek moral sebagai prioritas utama. Tanpa moral, negara kita akan jatuh terpuruk & tanpa pendidikan maka moral akan sulit untuk terbangun. Kemarin 23:11