• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Menyimpan ASI

XiaoYanZi

IndoForum Beginner A
No. Urut
144616
Sejak
14 Jul 2011
Pesan
1.118
Nilai reaksi
38
Poin
48
Tanya:

Yth Tim Konselor Laktasi Kemang Medical Care dan Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) cabang DKI Jakarta.
Teman saya Oktober mendatang akan mulai masuk kantor setelah cuti melahirkan. Dia bingung haruskah membeli kulkas khusus untuk menyimpan ASI perah? Lebih baik mana, kulkas ataukah freezer? Lantas, sebanyak apa minimum persediaan ASI yang harus disiapkan sebelum masuk kantor? Bagaimana dengan wadah kemasannya, sebaiknya pilih yang berbahan apa? Teman saya memerah dengan tangan, apakah sebaiknya hasil perahnya langsung dimasukkan ke dalam botol atau seperti apa baiknya? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Salam,

Mommy Rio


Jawab:

Mommy Rio yang baik,
Kembali masuk bekerja setelah cuti bagi ibu yang sedang menyusui bayinya memang seringkali menimbulkan kebingungan dan pertanyaan. Untuk teman Mommy Rio, mungkin informasi berikut ini bisa berguna:

1. Beli kulkas baru?

Seberapa sering kulkas dibuka, jika memang dalam sehari kulkas sering dibuka sehingga bisa menjadikan suhu di dalam kulkas tidak terlalu dingin, mungkin perlu dipertimbangkan untuk membeli kulkas khusus guna menyimpan ASI. Namun jika kulkas jarang dibuka dan tidak banyak benda-benda yang berada di dalamnya, maka bisa mempergunakan kulkas lama. Yang perlu diperhatikan adalah kadar kedinginan suhunya, yang ideal adalah 0°- 4° celcius untuk bagian yang di luar freezer, dan sekitar -15° celcius untuk bagian freezer kulkas satu pintu


2. Freezer atau kulkas?

Yang perlu dipertimbangkan adalah berapa lama kebutuhan penyimpanan ASI perah tersebut. Bagian freezer kulkas satu pintu (suhu -15° celcius) dapat tahan menyimpah ASI perah selama dua minggu. Sedangkan untuk kulkas dua pintu, bagian freezer-nya (suhu -18° celcius) dapat menyimpan ASI perah sampai dengan jangka waktu tiga bulan. Jika membutuhkan jangka waktu lebih lama lagi untuk menyimpan ASI perah, maka penggunaan freezer tunggal dapat dipertimbangkan.


3. Jumlah minimum persediaan ASI perah.

Sebenarnya tidak ada jumlah minimum yang harus bisa dicapai ibu untuk bisa menyiapkan cadangan ASI perah. Yang disarankan, ibu memerah dan menyimpan stok sebanyak-banyaknya, jika mungkin proses ini dimulai sekitar satu bulan sebelum mulai masuk kerja kembali. Tujuannya agar ibu semakin terbiasa memerah ketika masuk kerja nanti dan untuk menyiapkan cadangan ASIP.


4. Wadah ASI perah.

Untuk penyimpanan, dapat menggunakan botol kaca, botol plastik PP, atau plastik untuk ASI


5. Memerah langsung ke dalam botol?

Yang disarankan untuk penampung ASI ketika memerah adalah wadah yang bermulut lebar (misalnya mangkuk kecil), karena jika memerah dengan tangan, dan teknik memerahnya baik, biasanya ASI akan memancur keluar dari payudara dengan deras. Jadi cukup menyulitkan jika langsung ditampung dengan botol. Selain itu pembersihan wadah dengan mulut lebar juga akan lebih mudah. Jadi sebaiknya untuk penampungan awal hasil pemerahan menggunakan wadah bermulut lebar, kemudian baru dipindahkan ke wadah yang akan dipakai sebagai tempat penyimpanan ASI perah tersebut di kulkas atau freezer.

Semoga bermanfaat.


Dedi Setiawan, IBCLC.
Tim Konselor Laktasi Kemang Medical Care
 
nice info :) nah sekarang masalahnya gw binggung maklum gw bukan ibu jadi kalo ntar kejadian sama gw gag kelimpungan lagi kemana2 hehehehe cara kasih ke babynya gimana?? diangetin dulu atau diangin2in aja gimana siih penasaran gw
 
tapi mending langsung ya gan kalau asi tuh , kasian ke bayi nya kalau asi nya di simpen dulu :)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.