• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

MENYIKAPI SEBUAH HARAPAN DENGAN PRINSIP STOIKISME

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
MENYIKAPI SEBUAH HARAPAN DENGAN PRINSIP STOIKISME


Banyak hal di dunia ini yg sering tidak selaras dengan apa yg kita mau. Manusia memang mungkin dapat berangan, tetapi angan-angan itu dapat saja jadi musuh kala apa yg anda mau tidak dapat terealisasi. Lalu apa hubungannya dengan prinsip hidup stoikisme yg jadi dasar kebahagiaan bagi orang-orang yg menjalaninya?

Filsafat Stoa atau Stoikisme merupakan aliran filsuf yg berasal dari Yunani Kuno pada zaman ke-3 sebelum masehi. Stoikisme mengajarkan kita dalam mengontrol emosi negatif diluar kendali & merubahnya ke dalam kendali penuh pada diri dengan melipat gandakan rasa syukur & kebahagiaan atas semua yg terjadi. Dikotomi kendali ini tergabung secara inklusif sesuai aliran yg didirikan oleh Zeno, seorang filsuf asal Citium.

Semua orang termasuk saya pasti pernah mengharapkan satu hal terbaik dari apa yg harap kita kejar. Tapi apakah semua hal tersebut pasti dapat terealisasi & sesuai ekspektasi? Jawabannya tidak pasti. Sekuat apapun kita berusaha, sesering apapun kita memohon kepada Tuhan, tetapi kalau apa yg kita harapkan belum saatnya jadi milik kita, lantas kita dapat apa?

Stoikisme tidak pernah mengajarkan kita untuk terpengaruh oleh hal-hal di luar dirinya yg tidak terkendali, seperti pemikiran yg ambisius kepada sesuatu, bertindak irasional, terpaku pada distraksi-distraksi yg belum pasti terjadi, maupun harapan-harapan diluar ekspektasi.

Aliran ini mengajarkan bagaimana menjaga pikiran yg tenang & rasional tanpa peduli pada apa yg terjadi, sering mengerjakan yg terbaik & bersiap untuk yg terburuk akan menolong kita memahami & fokus pada apa yg harap didapat, pemahaman ini juga menolong seseorang untuk mendefinisikan apa yg harap kita kejar dengan terkendali & tidak khawatir pada distraksi yg tidak penting.

Maka penting bagi semua orang untuk tidak berharap lebih pada sesuatu yg belum pasti terjadi, supaya kita terhindar dari rasa cemas, negatif thinking, sedih maupun stres yg dapat menciptakan hidup kita tidak bahagia. Biarkanlah apa yg terjadi mengalir sesuai pada porosnya. Selalu pikirkan kemungkinan terburuk supaya ekspektasi kita yg gagal tidak larut pada sedih berkepanjangan, & asa kita yg berhasil akan jadi bahagia melebihi sebelum kita mengikuti prinsip hidup stoa ini. Karena kebahagiaan datang bukan dari seberapa tinggi sebuah pencapaian, namun dari seberapa rasional sebuah harapan. Kuncinya ialah realitas & ekspetasi. Hari ini 09:55
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.