Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menulislah ... Karena Kebaikannya Tercatat di Langit & di Hati Setiap Insan!
Sebetulnya ane bingung banget saat baca tema event kebaikan diri sendiri ini. Tersebab ane mengingat lebih banyak kebaikan yg ane terima ketimbang yg ane lakukan, asli lupa. Namun begitu, dengan segenap kekuatan ingatan, ane nyoba juga deh menelisik kebaikan apa yg sekiranya nggak terlalu lebay tetapi cukup berarti untuk dapat diambil hikmahnya bagi orang lain.
Setelah mencoba mengingat & mengamati sekiranya apa bentuk kebaikan yg pernah ane lakukan, terlebih dalam masa self quarantine saat ini alias karantina mandilu. Sekian ide berlalu lalang di benak ane. Salah satunya baru terpikirkan sekian menit menjelang menulis thread ini. Kebaikan yg ane lakukan pada masa karantina berdikari ini atau self quarantine, lebih banyak terfokus pada dunia luar yg terhubung denga banyak orang tanpa sedikit pun tersentuh karena jarak yg memisahkan kami ratusan mil. Yups ! Dunia maya adalah tempat teraman untuk berinteraksi di kala kian merebaknya wabah COVID-19 saat ini.Semua kegiatan terpusat dari dalam rumah. Beribadah, belajar & bekerja semua dilakukan dari dalam rumah. Begitulah anjuran dari pemerintah pada saat ini. Sebagai warga negara yg baik, kita wajib mematuhi & melaksanakannya, iya kan Gansis sekalian.
Kebaikan yg ane lakukan, terbilang sederhana, bahkan lebih menjurus sepele, alias tidak bermakna, bagi orang lain. Namun, untuk ane hal itu merupakan nilai yg sangat berharga. Bagaimana tidak, melalui dunia maya, ane kembali menemukan oase yg sekian lama terkubur, dengan mengatakan lain mati suri.
Ane sejak dulu, suka membaca & menulis. Saat mengenyam bangku sekolah hingga memasuki masa jadi seorang ibu, kesukaan akan menulis & membaca, tidak juga hilang. Hanya saja, sesuai perkembangan zaman, genre menulis kerap beralih rupa. Saat kanak-kanak, bahagia menulis & membaca tentang hal-hal impian, seperti kebanyakan bocah pada umumnya. Menjelang dewasa, mulai suka menulis diary, walaupun kerap rajin di awalan saja.
Saat ini, ane kembali giat mencoba menulis kembali. Diperkenalkan pada komunitas literasi, oleh #RetnoQr3n dalam sebuah grup kepenulisan. Setelah sekian lama berdiam diri jadi silent reader, ane memutuskan untuk mencoba menulis. Akhirnya, ane buat satu thread di Kaskus, platform menulis digital yg memang difokuskan oleh owner grup yg ane ikuti.
Thread pun sudah jadi. Tibalah ane harus menyebar link thread ane. Jujur, ane minder en kagak berani, Gansis! Maunya ane, udah lah itu thread ane ndekem aje di list thread ane. Namun, kehadiran sosok founder grup belajar bersama dapat, yaitu @bekticahyopurno jadi sebuah nilai tersendiri bagi ane. Akhirnya, ane tersadar sosoknya memang sarat kebaikan meskipun namanya manusia pasti tidak luput dari kesalahan.
Quote:
Kebaikan yg dia contohkan adalah tetap bersabar untuk terus menerus mengajarkan setiap anggota untuk jadi paham akan betapa pentingnya nilai sebuah hobi jadi berharga, secara materi karena pada nantinya dapat menolong diri sendiri juga orang banyak.
Quote:
Menulislah, karena kebaikannya tercatat di langit & di hati setiap insan!
Ya dari contoh kebaikan yg diperbuat oleh @bekticahyopurno ane pun mengikuti kebaikan itu. Mencoba mengajarkan orang-orang dalam satu grup, kemudian menular pada kawan sesama orang tua murid dalam grup sekolahan anak ane. Semuanya dimulai dari menulis. Banyak kebaikan yg tersebar di muka bumi. Banyak kebaikan dapat dilakukan dari dalam rumah sekali pun. Salah satu kebaikan itu, ane memilih untuk terus menolong teman-teman di dunia maya dalam hal menulis. Walaupun ane bukan penulis, cuma seorang ibu rumahan saja. Namun, dari dunia maya, ane sudah membawa kebaikan pada dunia nyata ane, lingkungan kawan sekolahan anak ane & sekitar rumah tanpa perlu keluar rumah. Tersebab social distancing masih harus kita jalankan hingga wabah COVID-19 dapat betul-betul musnah. Terima kasih ane buat @bekticahyopurno selaku pendiri grup BBB & terima kasih ane juga buat Kaskus sebagai paltform menulis digital terbesar saat ini. Menulis, dasarnya adalah kebaikan. Tinggal bagaimana bentuk tulisan itu sendiri yg akan menentukan apakah kebaikan tetap mengiringi hingga jadi catatan amal baik atau sebaliknya.
Belajar Bersama Bisa & Terima Kasih
sumber: opri & dokpri
Hari ini 07:28