• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Menteri Jonan dapat surat terbuka, Susi dikirimi surat kaleng

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
tOpNI.jpg
Belum lepas dari ingatan kita saat Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mendapat surat terbuka sejurus aksi inspeksi mendadak di Bandara Soekarno Hatta. Dalam surat itu, Jonan dikritik karena marah pada pilot yang tidak menjalankan prosedur mengambil data cuaca dari BMKG.

Bukan hanya Jonan, Menteri Susi juga mengaku mendapat surat. Bedanya, surat untuk Menteri Susi tanpa disertai pengirim alias surat kaleng. Isinya berkaitan dengan aksi Menteri Susi dan stakeholder menangkap serta menenggelamkan kapal asing yang menjalankan aktivitas ilegal di perairan Indonesia. Namun Susi tidak menunjukkan secara fisik, surat yang diterimanya itu.

"Saya dapat surat anonim, tidak ada tujuan dan pengirimnya siapa. Intinya untuk mempengaruhi penanganan kapal-kapal yang kita tangkap," ujar Susi kepada wartawan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat, Rabu (14/1).

Susi memaparkan, paragraf awal surat itu menyatakan dukungan pemerintah terhadap praktik illegal fishing. Namun di akhir surat, penulis justru meminta Menteri Susi mempertimbangkan lagi hukuman berupa penenggelaman kapal.

"Apakah tidak berlebihan dengan menenggelamkan kapal?" kata Susi menirukan akhir dari kalimat dalam surat itu.

Secara tegas Menteri Susi menyatakan, surat kaleng itu tidak akan mempengaruhi pendiriannya melakukan penenggelaman kapal asing yang ketahuan melakukan pencurian ikan. Cara ini, kata dia, tidak hanya dilakukan Indonesia, tapi juga negara lain.

"Thailand sendiri tenggelamkan kapal Vietnam, ini bukan kita saja yang lakukan, negara lain juga," tegasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.