yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel serta Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Puspayoga melakukan inspeksi mendadak terhadap pasokan dan harga beras di Pasar Cibinong, Bogor, Rabu (20/5/2015).
Mentan mengatakan, pasokan beras selama puasa dan Lebaran dipastikan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan beras di pasaran.
"Saat ini harga beras stabil. Nanti pada bulan puasa dan Lebaran juga stabil karena stok banyak. Kita habis panen raya," kata Mentan.
Mentan sengaja mengajak Mendag serta Menteri Koperasi dan UKM untuk ikut inspeksi mendadak (sidak) pasar, meninjau harga dan ketersediaan beras. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa hingga saat ini Indonesia tidak perlu mengimpor beras.
Pada sidak tersebut, Mentan berdialog langsung dengan pedagang beras. Dirinya menanyakan perihal harga dan pasokan di pasaran.
"Bulan puasa, beras banyak, Pak Menteri. Ini karena di daerah Grobogan mulai panen. Per kilo dari sana Rp 7.200," ujar Abun (52), pedagang beras Pasar Cibinong tersebut.
Berdasarkan keterangan beberapa pedagang di pasar itu, Mentan menjelaskan, sidak kali ini menunjukkan bahwa harga beras masih stabil.
"Artinya, harga beras murah, dan produksi meningkat," katanya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Mendag Rachmat Gobel juga memastikan bahwa tidak ada rencana impor beras hingga hari ini. Impor beras belum dibutuhkan.
"Impor beras itu adalah pilihan terakhir bila benar-benar diperlukan. Sampai hari ini, pemerintah tidak mengeluarkan izin impor beras," kata Mendag.
Dia menambahkan, keputusan impor belum dikeluarkan lantaran pasokan beras di pasar sudah cukup untuk bulan puasa sampai Lebaran.
Mentan mengatakan, pasokan beras selama puasa dan Lebaran dipastikan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan beras di pasaran.
"Saat ini harga beras stabil. Nanti pada bulan puasa dan Lebaran juga stabil karena stok banyak. Kita habis panen raya," kata Mentan.
Mentan sengaja mengajak Mendag serta Menteri Koperasi dan UKM untuk ikut inspeksi mendadak (sidak) pasar, meninjau harga dan ketersediaan beras. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa hingga saat ini Indonesia tidak perlu mengimpor beras.
Pada sidak tersebut, Mentan berdialog langsung dengan pedagang beras. Dirinya menanyakan perihal harga dan pasokan di pasaran.
"Bulan puasa, beras banyak, Pak Menteri. Ini karena di daerah Grobogan mulai panen. Per kilo dari sana Rp 7.200," ujar Abun (52), pedagang beras Pasar Cibinong tersebut.
Berdasarkan keterangan beberapa pedagang di pasar itu, Mentan menjelaskan, sidak kali ini menunjukkan bahwa harga beras masih stabil.
"Artinya, harga beras murah, dan produksi meningkat," katanya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Mendag Rachmat Gobel juga memastikan bahwa tidak ada rencana impor beras hingga hari ini. Impor beras belum dibutuhkan.
"Impor beras itu adalah pilihan terakhir bila benar-benar diperlukan. Sampai hari ini, pemerintah tidak mengeluarkan izin impor beras," kata Mendag.
Dia menambahkan, keputusan impor belum dikeluarkan lantaran pasokan beras di pasar sudah cukup untuk bulan puasa sampai Lebaran.