yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton ke tujuh negara Afrika kabarnya kurang mendapat sambutan baik. Namun dalam kunjungan singkatnya di Malawi, Clinton kabarnya dikejar-kejar sehingga memaksanya untuk segera naik ke pesawat.
Bukan penggemar setia yang mengejar sosok Menlu AS ini melainkan sekawanan lebah tiba-tiba saja menyerang Bandara Internasional Malawi. Akibat insiden ini Clinton pun segera menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam pesawat. Demikian seperti diberitakan Nyasa Times, yang dikutip Russian Today, Selasa (7/8/2012).
Pada saat itu Clinton seharusnya belum dijadwalkan untuk menaiki pesawat. Namun insiden ini sontak membuat rencana berubah.
Tidak hanya Clinton yang saat itu panik karena khawatir akan sengatan lebah, namun kepanikan yang sama juga melanda sejumlah orang.
"Ada sedikit kepanikan yang timbul di seluruh bandara. Orang-orang terlihat berlari menyelamatkan diri mereka sementara Menlu Clinton segera menaiki pesawar untuk menghindari sengatan," ujar salah seorang saksi.
Kunjungan Clinton ke Malawi ini merupakan bagian dari tur 11 harinya di Afrika. Clinton kabarnya pembicaraan dengan Presiden Joyce Banda dan menjanjikan bantuan senilai USD36 juta demi membantu pertanian Malawi.
Tur Afrika pertama Clinton dimulai di Senegal lalu selanjutnya Clinton tercatat mengunjungi Uganda, Sudan Selatan dan Kenya. Lawatan luar negeri Clinton kabarnya akan berakhir di Ghana pada 10 Agustus mendatang.
Di Ghana Clinton dijadwalkan akan menghadiri pemakaman presiden Atta Mills yang tutup usia pada 24 Juli lalu.
Meski kunjungan ke Malawi tergolong sangat singkat namun kejadian "lebah" ini mungkin akan membekas di ingatan Clinton.
Bukan penggemar setia yang mengejar sosok Menlu AS ini melainkan sekawanan lebah tiba-tiba saja menyerang Bandara Internasional Malawi. Akibat insiden ini Clinton pun segera menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam pesawat. Demikian seperti diberitakan Nyasa Times, yang dikutip Russian Today, Selasa (7/8/2012).
Pada saat itu Clinton seharusnya belum dijadwalkan untuk menaiki pesawat. Namun insiden ini sontak membuat rencana berubah.
Tidak hanya Clinton yang saat itu panik karena khawatir akan sengatan lebah, namun kepanikan yang sama juga melanda sejumlah orang.
"Ada sedikit kepanikan yang timbul di seluruh bandara. Orang-orang terlihat berlari menyelamatkan diri mereka sementara Menlu Clinton segera menaiki pesawar untuk menghindari sengatan," ujar salah seorang saksi.
Kunjungan Clinton ke Malawi ini merupakan bagian dari tur 11 harinya di Afrika. Clinton kabarnya pembicaraan dengan Presiden Joyce Banda dan menjanjikan bantuan senilai USD36 juta demi membantu pertanian Malawi.
Tur Afrika pertama Clinton dimulai di Senegal lalu selanjutnya Clinton tercatat mengunjungi Uganda, Sudan Selatan dan Kenya. Lawatan luar negeri Clinton kabarnya akan berakhir di Ghana pada 10 Agustus mendatang.
Di Ghana Clinton dijadwalkan akan menghadiri pemakaman presiden Atta Mills yang tutup usia pada 24 Juli lalu.
Meski kunjungan ke Malawi tergolong sangat singkat namun kejadian "lebah" ini mungkin akan membekas di ingatan Clinton.