Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cerita Seks Sepupuku Dan Waktu itu tahun 1996, bulan September, saya baru saja pulang dari KKN di desa, di daerah Kabupaten Blora (sekarang masuk Kabupaten Cepu), dua hari setelah hingga di rumah, ada telepon dari salah satu sepupuku, katanya dia sedang Study Tour ke kotaku. Sepupuku ini masih sekolah di SMUK di daerah Madiun, sebenarnya saya belum pernah berjumpa langsung dengan dia, jangan heran ya, sebab dia sepupu jauh sekali. Sepupuku ini baru sempat berjumpa dengan orang tuaku & kakakku saja sewaktu mereka pergi ke daerah asal sepupuku di Jawa Timur. Nah, ketika dia Study Tour ke kotaku, dia harap mampir & menginap di rumahku, terus dia minta dijemput di depan salah satu bunk di dekat Jalan yg jadi trade marknya kotaku. Maka, saya bersama kakakku menjemput dia.
Jam 4:25 sore, saya hingga di depan bunk tersebut. Mobil kuparkir, lalu saya bersama kakakku sambil membawa dua payung menghampiri bis-bis yg diparkir di depan bunk, agak lama juga saya mencari sepupuku ini, maklum saya belum pernah berjumpa dia & kakakku sendiri agak lupa dengan wajahnya. Setelah kurang lebih 5 menit, akhirnya berjumpa juga. Kemudian kami pulang ke rumahku, dia bahagia sekali dapat berjumpa denganku. Awalnya dia berencana mau menginap 1 hari tetapi kemudian dirubah jadi 2 hari. Sepupuku ini tidak punya saudara laki-laki, jadi ketika kami bertemu, dia bahagia sekali & menganggap saya seperti kakak kandungnya. Selama dia menginap di rumah, dia sering harap dekat denganku terus. Aku menganggap biasa-biasa saja & tidak ada pikiran lain.
Ketika dia mau pulang, dia mau pulang sendirian, orang tuaku sepertinya tidak tega melepas dia pulang sendirian, akhirnya saya disuruh mengantar dia pulang ke Jawa Timur, padahal waktu itu saya sedang berobat jalan karena saya mengidap alergi serpihan kulit manusia (aneh ya..? saya saja dulu tidak percaya). Aku harus datang ke dokter pribadiku setiap hari Selasa & Jumat buat disuntik. Tetapi, menurutku tidak apa-apa karena kupikir nanti kalau sudah hingga di sana, saya langsung pulang saja pikirku. Jadilah saya mengantar dia pulang ke Jawa Timur. O.. iya, sebelum terlalu jauh saya bercerita, kuperkenalkan dahulu diriku, namaku Padi & nama sepupuku Ana. Di jalan kami bercerita tentang daerah asalnya yg ternyata ada di kawasan pantai utara Jawa Timur.
Kami mampir ke Madiun dulu, karena katanya dia mau mengambil baju-bajunya yg mau dibawa sekalian dicuci di rumah. Sampai di Madiun, kira-kira pukul 5:00 sore, kami menuju tempat kosnya yg sederhana di komplek Akabri. Setelah selesai dengan urusan di Madiun, kami langsung pergi lagi meneruskan perjalanan. Di perjalanan, saya bertanya dengan dia.
Eh, An.. dari sini hingga ke kotamu berapa lama sih..? tanyaku.
Ya mungkin kira-kira 8 jam Mas.. katanya.
Dalam hati saya berpikir, Wah, bakalan capek di jalan nih.. sialan
Waktu berlalu, kira-kira pukul 9 malam, kami masih ada di atas bis jurusan ke kotanya. Malam itu kurasakan sangat dharap, apalagi ditambah tiupan angin yg sangat kencang. Di dalam bis yg lumayan penuh itu, saya duduk di kursi kedua dari belakang sejajar dengan Ana. Pintu bis yg ada di sebelah kananku ternyata tidak dapat ditutup, karena kuncinya rusak mengatakan kernetnya. Ana yg merasa kedharapan terkena tiupan angin, bingung mau bagaimana sebab dia tidak membawa jaket atau sweater buat penghangat, sedangkan saya sendiri tidak masalah. Kemudian kutawarkan dia untuk pindah tempat duduk di sebelah kananku, yah.. lumayan dia terlindung dari angin oleh badanku.
BACA JUGA: PENIS PAPA YANG PANJANG DAN BESAR
Sekitar 10 menit setelah itu, dia bilang katanya dia merasa mengantuk, saya tawarkan dia untuk tidur saja di pangkuanku. Dia mau & langsung dia rebahkan kepalanya di pahaku, waktu itu saya sebenarnya agak kawatir dengan penumpang lainnya. Jangan-jangan ada yg berpikiran macam-macam tentang kami, meskipun begitu saya akhirnya memutuskan untuk santai saja. Si Ana dengan cepat tertidur dengan pulasnya, tanganku kutaruh di atas punggungnya biar dia merasa lebih hangat. Tawaranku untuk tidur di pahaku ternyata berbekas sekali di hati sepupuku ini, sepertinya dia merasa ada sesuatu yg lain yg dirasakannya setelah dia merebahkan kepalanya di pahaku. Mungkin karena dia masih anak SMU yg belum pernah merasakan kasih sayang dari seorang cowok, tetapi kok ya kebetulan justru dengan kakak sepupunya sendiri.
Tidak terasa, bis sudah memasuki terminal di kotanya. Waktu itu jam 1 pagi. Kami langsung mencari becak untuk pulang ke rumahnya. Sampai di rumahnya yg sederhana (bapaknya bekerja sebagai sipir penjara & ibunya guru SD), saya langsung disambut oleh Omku. Kami berbincang-bincang sejenak sambil nonton MTV. Tidak lama kemudian, Omku minta diri untuk tidur. Aku mempersilakan Omku untuk tidur. Aku sendirian yg belum merasa mengantuk & meneruskan melihat TV. Si Ana sendiri ada di kamarnya sedang bicara dengan adiknya. Kira-kira 5 menit kemudian, kudengar ada orang datang masuk ke ruang TV dimana saya berada, yg Ternyata Ana.
Aku bertanya pada dia, Lho.. An, anda ngga tidur? Kan udah malem, bahkan pagi nih!
Lah.. mas sendiri gimana? Kok ngga tidur juga? dia balik bertanya.
Mas kan udah biasa melek hingga pagi, lagian acaranya bagus nih, MTV music Awards.
Iya deh tetapi Ana boleh nemenin Mas ngga?
Boleh aja, asal bikinin Mas kopi panas dong
Ih.. Mas curang.. Oke deh Ana buatin.
Kemudian dia beranjak pergi ke dapur untuk menciptakankan kopi untukku. Sewaktu dia jalan ke dapur, dia melewati ruangan makan yg gelap, sedangkan ruang dapurnya sendiri dibiarkan terang, sebab Omku orangnya suka makan, jadi kalau malam dia sering ke dapur untuk cari makanan.
Sewaktu dia melewati kamar makan yg kebetulan dapat terlihat dari tempat dudukku, saya agak kaget karena kulihat dasternya kelihatan menerawang terkena cahaya dari dapur. Si Ana ini sebenarnya tidak cuma manis tetapi juga cantik, tubuhnya agak gemuk, tinggi sekitar 158 cm, ukuran dadanya berapa ya? Tidak tahu.. Kulitnya sawo matang & yg paling menarik adalah matanya yg khas cewek Jawa, tidak akbar juga tidak kecil. Sekilas kulihat bentuk tubuhnya sewaktu dia melewati ruang makan. Jantungku merasa agak berdebar karena saya kan laki-laki, jadi lihat yg seperti itu kan, ya gimana gitu. Selesai dia menciptakan kopi, segera dia menuju ke arahku, terus dia bergabung nonton MTV. Sejenak saya lupa akan kejadian yg mendebarkan tadi (menurutku lumayan mendebar kan lho).
Kami berbincang-bincang sambil mengomentari pemenang-pemenang yg sedang diumumkan di TV.
Tiba-tiba dia nyeletuk, Mas.. tadi enak lho tiduran di pangkuannya Mas..
Kenapa emangnya? Mau lagi ya, sini deket-deket Mas..? kataku.
Oke deh!
Kemudian dia mendekat ke arahku & merebahkan kepalanya di pahaku lagi. Nah, sekarang saya mulai berpikiran macam-macam nih, karena kan dia cuma memakai daster & di dalam dasternya cuma ada CD & BH saja. Mau tidak mau batangku mulai bereaksi pelan-pelan, tetapi dia tidak tahu. Masih sekitar 10 menit kami berbincang-bincang, tanganku kutaruh di atas pinggulnya, & kurasa dia tidak keberatan. Lama-lama sepertinya dia mengantuk & mulai sembarangan kalau menjawab pertanyaan atau komentarku.
An.. geser dikit dong, soalnya pahaku kesemutan nih! Sebentar, ganti pake bantal aja yah?
Kemudian kuangkat kepalanya, kupindahkan dia ke bantal yg ada di sofa, sedangkan kakinya kuangkat ke atas pahaku. Singkat cerita, dia sudah tertidur dengan pulas. Pikiranku mulai keluar pikiran iseng, tanganku saya rabakan di kakinya. Sambil pura-pura memijat, dari bawah pelan-pelan naik ke atas, terus turun lagi, naik lagi lama-lama saya memijatnya terlalu naik hingga hampir menyentuh pangkal pahanya. Rupanya dia terbangun.
Ngapain Mas..?
Eh.. ngga kok cuman mijitin, kan anda capek barusan abis naik bis jarak jauh?
Mmm.., boleh juga.. tetapi mijitnya jangan keras-keras ya Mas
Oke An..
Baca juga: Sinta Cumi sempit yg mempesona
Nah, saya teruskan kembali memijatnya, tetapi kali ini mijatnya lain, saya kan sedikit-sedikit pernah baca tentang pijatan erotis, maka saya mencoba untuk mempraktekkannya sekarang. Pertama kuletakkan tanganku di telapak kakinya, terus kucari simpul yg dapat membangkitkan gairah seksnya.
Nah, ketemu nih batinku.
Pelan-pelan kupijat bagian itu sambil tanganku yg satunya juga memijat-mijat paha kanannya.
Setengah sadar dia bertanya, Mas, kok enak banget sih pijitannya?
Tenang aja deh, yg ini belum apa-apa, entar ada yg lebih hebat. jawabku.
Lama kelamaan dia jadi tidak merasa ngantuk, tetapi menikmati pijatan-pijatan tanganku sambil mengeluarkan suara lenguhan yg sangat merangsang, Nngggh ngghh enak loh Mas agak naik dikit Mas.. yg ini lho di atas dengkul, ya.. di situ terus.. terus..
Aku tahu dia tidak sadar kalau sedang saya kerjain. Lama-lama kulihat dia sepertinya mau bangkit dari tidurnya. Kemudian waktu kubiarkan, ternyata dia tiba-tiba memelukku & berusaha mencium bibirku. Aku sendiri menyambut ciumannya dengan bersemangat.
Wah, lha ini nih yg kunanti, batinku.
Ciumannya lumayan dahsyat, hingga lidahnya masuk ke mulutku seperti ular. Lidahku sendiri jadi tidak mau kalah menyambut lidahnya yg masuk ke mulutku (heran juga anak ini kok dapat senekat ini pikirku). Dan ternyata, kok luar biasa ciummannya untuk ukuran anak SMU yg belum pernah pacaran, tangannya melingkar di punggungku & berusaha masuk ke dalam t-shirtku.
Gerakan tubuhnya terlihat sekali terbakar oleh rangsangan yg kuberikan melalui pijatan tadi, tubuhnya naik turun sambil sesekali bergoyang ke kiri & ke kanan. Lama-lama daster yg dia kenakan tertarik ke atas oleh karena gerakannya tersebut, & tanganku pun dapat leluasa untuk memegang pantatnya. Dia memakai celana dalam yg tipis berenda. Pelan-pelan kumasukkan tanganku ke dalam CD-nya dari atas. Aku berhasil memegang pantatnya, wah.. seketika saya merasakan suatu gelora dalam diriku, sepertinya saya sendiri mulai terserang rangsangan yg sangat kuat. Aku pijat-pijat pantatnya, sementara kami masih saling berpagut, dia sendiri terlihat sangat menikmati pijatan tanganku pada pantatnya. Lalu saya mulai menaikkan tanganku, berusaha untuk membuka dasternya. Tanpa hambatan, saya berhasil menaikkan dasternya hingga ke bagian leher, kudorong dia pelan-pelan ke belakang, dia berusaha untuk tetap memelukku.
Lanjutkan membaca: Selengkapnya
DOWNLOAD VIDIONYA: DISINI Hari ini 18:03