• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Mengusir Nyamuk, Kandang Sapi Malah Terbakar

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
lsik0.jpg

WONOGIRI-Kandang sapi milik Sukimun, 54, Selasa (24/7) terbakar. Tiga ekor sapi milik warga Dusun Tlogorejo RT 002/RW 001, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Wonogiri itu selamat setelah warga melepas tali pengikatnya. Demikian juga karung berisi gabah berhasil dipindahkan ke samping rumah.

Informasi yang dihimpun Solopos di lokasi kejadian, nyala api kali pertama diketahui oleh tetangga korban bernama Sulardi sekitar 03.30 WIB. Api cepat membesar karena di dekat perapian terdapat tumpukan jerami dan kayu kering. “Saya usai makan sahur pergi ke kolah (kamar mandi) untuk menaruh piring. Begitu melihat ke arah barat kandang Pak Mun (Sukimun-red) terbakar. Api sudah membumbung ke atas.”

Sulardi pun membangunkan tetangga dan tuan rumah. Api berhasil dipadamkan warga bersama petugas pemadam kebakaran sekitar 05.30 WIB. “Suara seperti gempa, huwuk…huwuk…, ketika saya keluar api sudah menyala dan membakar tumpukan jerami,” sambung Tumini, tetangga korban.

Sedangkan Sukarmi, 50, pemilik rumah bercerita dua hari lalu, suaminya membakar kotoran sapi atau tlethong bermaksud membuat bediyan yakni membuat perapian agar nyamuk berkurang. Kepala Desa Pare, Selogiri, Waluyo Dwi Brasto yang berada di lokasi meminta warganya meningkatkan kewaspadaan seiring datangnya musim kemarau.

“Usai sahur tengok kembali kompor apakah benar-benar sudah mati. Demikian juga saat membuat bediyan agar memperhatikan keselamatan karena angin bertiup kencang.”

Berdasar catatan Solopos, dua pekan terakhir tercatat empat kejadian kebakaran terjadi di Selogiri dan Wonogiri.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.