Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pagi hari di musim salju yg lebat, warga Devon menemukan jejak kaki di atas permukaan salju. Jejak kaki ini terlihat dari Exmouth hingga Topsham yg berjarak lebih dari 160km. Anehnya, jejak kaki yg berbentuk mirip tapal kuda ini bukan cuma terlihat melintas di jalanan tetapi juga ada atap rumah penduduk & tembok-tembok. Fenomena aneh ini diketahui dengan Devon's Devil's Footprints (Jejak Kaki Setan Devon).
Hari itu tanggal8 Februari 1855kotaDevonbagian selatan dilanda salju. Salju yg turun seharian itu amat lebat menciptakan jalanan tertutup salju yg cukup tebal. Warga pun lebih memilih untuk berada di rumah di hari yg amat dharap tersebut. Salju pun mulai reda pada malam harinya ketika beberapa akbar warga Devon tengah tertidur.
Pagi hari pun tiba. Warga mulai ke luar rumah untuk mengerjakan aktvitas sehari-hari. Namun ada yg aneh. Mereka menemukan banyak jejak kaki di atas permukaan salju yg tebal. Namun jejak kaki itu bukanlah jejak kaki manusia.
Jejak kaki itu berbentuk mirip tapal kuda. Berbentuk menyerupai huruf U jejak kaki itu berukuran panjang 4 hingga 6 cm. Sementara itu jarak antara satu jejak ke jejak yg lainnya adalah 20 cm. Jejak kaki misterius ini terlihat dariExmouthhingga keTopshamyang berjarak 160 km jauhnya. Menurut laporan warga, jejak tersebut ditemukan di 30 letak di Devon & 2 letak lainnya di kota Dorset.
Jejak kaki misterius ini terlihat mendatangi pintu rumah penduduk namun jejak itu pula terlihat kembali menjauh. Di beberapa lokasi, terlihat jejak tersebut berada di atap rumah penduduk, beberapa jejak kaki juga ditemukan di depan tembok & muncul lagi di balik tembok di sisi yg lain seolah-olah jejak tersebut sudah menembus tembok tersebut. Jejak kaki ini juga melewati kawasan-kawasan yg terkunci & dipagar.
Penduduk kota Devon pun dilanda ketakutan. Mereka meyakini jejak kaki misterius itu adalah jejak kaki setan. Hingga mereka menyebutnya sebagai jejak kaki setan (devil's footprints). Sehingga nama ini pun diketahui hingga saat ini.
Namun anggapan bahwa jejak tersebut berasal dari setan yg berkunjung ke kota Devon pun banyak mendapatkan bantahan. Lalu yg jadi pertanyaan akbar adalah jejak apakah sebenarnya itu?
Berbagai Teori
Sejak kemunculannya tahun 1855, sudah banyak teori yg mengemuka yg mencoba untuk mengungkapkan & memecahkan rahasia tentang makhluk apa sebenarnya yg sudah menciptakan jejak-jejak misterius di Devon tersebut. Beberapa teori pun bermunculan, antara lain:
Jejak Kangguru
Sebuah teori mengemuka bahwa jejak-jejak kaki yg tercetak di atas salju di Devon tersebut adalah jejak kaki kangguru. Teori ini dikemukakan oleh seorang pendeta yg bernamaR.M Musgrave. Teori ini dikemukakan untuk membantah dugaan bahwa jejak kaki tersebut berasal dari iblis, mengingat Musgrave adalah seorang pendeta.
R.M Musgrave mengungkapkan bahwa ada dua ekor kangguru yg terlepas & berhasil melarikan diri. Kangguru-kangguru ini adalah milik Tuan Fische yg tinggal di Sidmouth. Fische kebetulan memiliki sebuah kebun binatang pribadi. Pendeta R.M Musgrave pun segera mengirimkan sebuah surat kepada harian Illustrated London News untuk memberitahukan tentang hal ini.
Teori ini kemudian mendapatkan bantahan. Pasalnya warga Devon & sekitarnya tidak melihat adanya kangguru yg berkeliaran di sekitar pemukiman penduduk. Belakangan diketahui bahwa pendeta ini cuma mengarang supaya jemaatnya tidak berpikir horor mengenai jejak setan yg sudah terlanjur menyebar ke seluruh Devon.
Balon Eksperimen
Teori lainnya yg mencoba menjawab jejak misterius Devon adalah sebuah teori tentang balon eksperimen.
Seorang penulis yg bernamaGeofferey Householdmewawancarai seorang warga Devon bernamaMayor Carter. Kakek dari Mayor Carter ini bekerjaDevonport Dockyard. Menurut keterangannya, sebuah balon eksperimen tidak sengaja terlepas sehingga meninggalkan jejak sejauh hingga 160 km.
Lalu kenapa perusahaan tersebut tak melaporkan hal ini? Menurut kisah Mayor Carter, perusahaan memang sengaja menutupi hal tersebut. Pasalnya balon eksperimen tadi bukan cuma sudah meninggalkan jejak aneh di mana-mana tetapi juga menghancurkan sebuah konservatorium & memecahkan sejumlah kaca. Mereka takut dituntut akan hal ini hingga tidak pernah mengungkapkannya kepada publik.
Walaupun terdengar masuk akal, namun teori ini meragukan. Pasalnya bagaimana mungkin sebuah balon eksperimen dapat memiliki intuisi layaknya makhluk hidup. Di mana jejaknya terlihat mendekati beberapa pintu rumah kemudian terlihat berbalik pergi. Maka teori ini pun kembali mentah.
Hewan Pengerat
Teori lainnya yg cukup terkenal adalah sebuah teori dariSir Richard Owen. Menurutnya jejak kaki misterius itu adalah jejak kaki hewan pengerat Badger, yg menyerupai Luwak. Hewan ini berkeliling ke seluruh tempat untuk mencari makanan.Teori ini juga mencoba menjawab mengapa beberapa jejak kaki ditemukan di depan rumah warga namun kemudian jejak tersebut terlihat menjauh.
Namun teori ini segera terbantahkan karena Badger tidak memiliki bentuk kaki yg sama persis seperti jejak misterius tersebut. Begitu juga dengan hewan pengerat yg lainnya seperti tikus, musang, & berang-berang, tidak ada satu pun yg memiliki jejak kaki yg persis seperti jejak kaki Devon.
Jejak Kaki Setan Muncul Kembali Tahun 2009
Setelah lebih dari 150 tahun peristiwa munculnya jejak kaki misterius di Devon, jejak misterius ini muncul kembali di era modern. Jejak kaki yg sama persis yg ditemukan warga Devon tahun 1855 muncul kembali di Devon tahun Maret 2009 yg lalu.
Seorang wanita tua bernamaJill Wadeyang berasal dari Devon, Inggris melaporkan temuan jejak kaki mirip tapal di halaman rumahnya. Wanita tua berusia 76 tahun tersebut mengatakan bahwa ia tidak menemukan ada jejak lainnya di atas permukaan salju selain jejak-jejak berbentuk huruf U tersebut.
Hal ini pun segera menyebar. Seorang peneliti dariCentre for Fortean ZoologybernamaJonathan Downessegera mendatangi kediaman Jill Wade. Setelah diteliti, Downes pun berkesimpulan bahwa jejak kaki misterius di pekarangan rumah Jill Wade adalah jejak kelinci.
Meskipun belum dapat dipastikan hingga saat ini jejak misterius apakah sebenarnya yg muncul di Devon pada 1855 ataupun yg muncul tahun 2009, namun sepertinya kita harus meminjam kata-kata yg diungkapkan oleh Jonathan Downes:
"Memang tidak semua fenomena dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan modern. Namun ilmu pengetahuan itu akan berkembang seiring berjalannya waktu. Saya percaya bahwa fenomena yg tak dapat dijelaskan saat ini, suatu saat nanti akan dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan."
GIF Kemarin 23:09