wirapedia
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 282669
- Sejak
- 25 Feb 2014
- Pesan
- 604
- Nilai reaksi
- 11
- Poin
- 18
Paspor tidak sekadar dokumen penting untuk para traveler. Kita juga bisa mendapat banyak cerita tentang negara asal traveler. Paspor Indonesia pun tampil baru dengan desain yang mempromosikan pariwisata Indonesia.
Sebagian traveler Indonesia mungkin sudah tahu akan tampilan baru paspor Indonesia. Kini paspor Indonesia terlihat lebih fresh dengan warna dan desain baru. Seperti ini tampilan barunya:
1. Warna hijau toska
Paspor baru Indonesia kini berubah warna. Warna depan paspor yang dahulu berwarna hijau tua, terlihat berbeda dengan paspor baru.
Warnanya kini hijau toska. Saat membuka halaman pertama, terlihat gambar bunga di sisi kiri bawah. Ada nuansa baru yang terlihat mencolok.
"Ada perubahan fitur di design atau gambar pada tiap halaman," ujar Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk Imigrasi Jaksel, Chicco, saat ditemui oleh detikTravel di Kantor Imigrasi Jaksel, Senin (1/12/2014).
2. Desain gambar pesona Indonesia
Desain unik paspor pun makin terlihat setelah membalik beberapa halaman paspor ke belakang. Ada gambar Belitung, Tari Saman, Ondel-ondel, Harimau Sumatra, Raja Ampat, dan lain sebagainya.
Masing-masing kekayaam budaya Indonesia itu hadir dengan warna-warni mencolok yang indah. Desain ini juga bisa menambah pengetahuan traveler soal destinasi di Indonesia tentunya.
Pihak imigrasi sendiri menyebut paspor baru dengan sebutan 'paspor biasa 48 halaman dengan desain terbaru.' Memang ada 48 gambar kekayaan budaya Indonesia di dalamnya.
Salah satu tujuan lainnya tentu adalah agar kita dapat mempromosikan budaya Indonesia melalui gambar di dalam paspor. Paspor baru Indonesia memang unik dan makin keren!
3. Fitur keamanan
"Secara percetakan sama, tapi dalam satu paspor itu ada fitur keamanan yang cuma orang Imigrasi tahu," ujar Chicco.
Dalam paspor terdahulu juga terdapat fitur keamanan di setiap halamannya, begitu juga di paspor baru. Hanya saja tampilannya berbeda.
Pihak imigrasi bisa tahu mana paspor asli dan mana yang palsu. Hal ini disesuaikan dengan standar dari International Civil Aviation Organization atau ICAO.
4. Nasib paspor lama
Tidak usah terburu-buru mengurus pergantian paspor baru, karena jatuh cinta dengan desain cantiknya. Menurut Chicco, paspor baru ini tidak serta-merta membuat paspor lama jadi tidak berlaku.
Pihak Imigrasi mempersilakan traveler mempergunakan paspor lama sampai habis masa berlakunya. Setelah itu barulah traveler mengurus paspor baru. Pasti mereka akan mendapatkan paspor desain baru yang cantik ini.
"Mengenai desain baru itu nggak berpengaruh dengan paspor lama, nilainya sama. Kita menyarankan masyarakat pakai paspor yang lama sampai habis dulu baru ganti," tambah Chicco.
5. Gunung Anak Krakatau dan Gajah Sumatera
Di halaman 26 dan 27 terlihat gambar Gunung Anak Krakatau dan Gajah Sumatera. Gunung Anak Krakatau terlihat dari ciri khasnya, yakni gunung yang dikelilingi lautan. Kedua gambarnya terlihat mewakili Provinsi Lampung di Pulau Sumatera.
Gunung Anak Krakatau memang berada di Selat Sunda, adapun para traveler lebih sering manyambanginya dari Lampung. Sedangkan gajah merupakan maskot dari Taman Nasional Way kambas di Lampung.
6. Komodo dan Danau Kelimutu
Melihat gambar fauna kadal raksasa Komodo di halaman 30, dan Danau Kelimutu di halaman 31, sudah jelas sekali akan gambaran Pulau Flores. Keduanya merupakan fauna dan lansekap alami yang sangat khas Flores.
Apabila Komodo terletak di Taman Nasional Komodo di antara Nusa Tenggara Barat (NTT) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Danau Kelimutu sudah jelas ada di NTT. Kedua halaman tersebut jelas merepresentasikan NTB dan Pulau Flores.
7. Burung Cendrawasih dan Raja Ampat
Semakin ke halaman belakang paspor, berbagai gambar dengan kekhasan bagian Timur Indonesia kian tampak. Salah satunya adalah di halaman 34 dan 35. Awalnya mungkin sulit untuk mengenali fauna apa di halaman kiri, sampai Anda melihat Raja Ampat di halaman kanan.
Flora di halaman 34 adalah burung cendrawasih yang merupakan maskot dari Tanah Papua, sedangkan Raja Ampat sendiri sudah jelas ada di Papua. Hamparan pulau hijau yang dikelilingi air, sudah tentu itu Raja Ampat.
8. Rumah Tongkonan dan Burung Maleo
Berpindah ke halaman 38 dan 39, dapat dijumpai kekhasan dari Pulau Sulawesi. Terlihat dari rumah adat khas Toraja, Rumah Tongkonan di sisi kiri, dan burung maleo yang merupakan maskot dari Pulau Sulawesi.
Rumah Tongkonan sendiri merupakan rumah adat dari Suku Toraja di Sulawesi Selatan. Sedangkan burung maleo merupakan fauna endemik Sulawesi yang kian terancam punah. Habitatnya di Gorontalo dan Sulawesi Tengah kian hilang karena pembalakan hutan. Ayo kita jaga dan lestarikan!
9. Wakatobi dan Tarsius
Lalu di halaman 40 dan 41 terlihat kekhasan Pulau Sulawesi, antara lain Wakatobi dan fauna Tarsius. Sebenarnya ada banyak sekali spot bawah laut yang indah di Sulawesi, tapi Wakatobi di Sulawesi Tenggara adalah yang paling terkenal.
Fauna imut bermata belo Tarsius sendiri dapat dijumpai di Sulawesi. Hewan ini tengah terancam punah karena sulit beradaptasi dan gampang stress. Melihat paspor baru Indonesia juga membuat kita lebih mengenal kekayaan budaya Indonesia dahulu, sebelum mengenalkannya ke luar negeri. Majulah pariwisata Indonesia!
Sebagian traveler Indonesia mungkin sudah tahu akan tampilan baru paspor Indonesia. Kini paspor Indonesia terlihat lebih fresh dengan warna dan desain baru. Seperti ini tampilan barunya:
1. Warna hijau toska
Warnanya kini hijau toska. Saat membuka halaman pertama, terlihat gambar bunga di sisi kiri bawah. Ada nuansa baru yang terlihat mencolok.
"Ada perubahan fitur di design atau gambar pada tiap halaman," ujar Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk Imigrasi Jaksel, Chicco, saat ditemui oleh detikTravel di Kantor Imigrasi Jaksel, Senin (1/12/2014).
2. Desain gambar pesona Indonesia
Masing-masing kekayaam budaya Indonesia itu hadir dengan warna-warni mencolok yang indah. Desain ini juga bisa menambah pengetahuan traveler soal destinasi di Indonesia tentunya.
Pihak imigrasi sendiri menyebut paspor baru dengan sebutan 'paspor biasa 48 halaman dengan desain terbaru.' Memang ada 48 gambar kekayaan budaya Indonesia di dalamnya.
Salah satu tujuan lainnya tentu adalah agar kita dapat mempromosikan budaya Indonesia melalui gambar di dalam paspor. Paspor baru Indonesia memang unik dan makin keren!
3. Fitur keamanan
Dalam paspor terdahulu juga terdapat fitur keamanan di setiap halamannya, begitu juga di paspor baru. Hanya saja tampilannya berbeda.
Pihak imigrasi bisa tahu mana paspor asli dan mana yang palsu. Hal ini disesuaikan dengan standar dari International Civil Aviation Organization atau ICAO.
4. Nasib paspor lama
Pihak Imigrasi mempersilakan traveler mempergunakan paspor lama sampai habis masa berlakunya. Setelah itu barulah traveler mengurus paspor baru. Pasti mereka akan mendapatkan paspor desain baru yang cantik ini.
"Mengenai desain baru itu nggak berpengaruh dengan paspor lama, nilainya sama. Kita menyarankan masyarakat pakai paspor yang lama sampai habis dulu baru ganti," tambah Chicco.
5. Gunung Anak Krakatau dan Gajah Sumatera
Gunung Anak Krakatau memang berada di Selat Sunda, adapun para traveler lebih sering manyambanginya dari Lampung. Sedangkan gajah merupakan maskot dari Taman Nasional Way kambas di Lampung.
6. Komodo dan Danau Kelimutu
Apabila Komodo terletak di Taman Nasional Komodo di antara Nusa Tenggara Barat (NTT) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Danau Kelimutu sudah jelas ada di NTT. Kedua halaman tersebut jelas merepresentasikan NTB dan Pulau Flores.
7. Burung Cendrawasih dan Raja Ampat
Flora di halaman 34 adalah burung cendrawasih yang merupakan maskot dari Tanah Papua, sedangkan Raja Ampat sendiri sudah jelas ada di Papua. Hamparan pulau hijau yang dikelilingi air, sudah tentu itu Raja Ampat.
8. Rumah Tongkonan dan Burung Maleo
Rumah Tongkonan sendiri merupakan rumah adat dari Suku Toraja di Sulawesi Selatan. Sedangkan burung maleo merupakan fauna endemik Sulawesi yang kian terancam punah. Habitatnya di Gorontalo dan Sulawesi Tengah kian hilang karena pembalakan hutan. Ayo kita jaga dan lestarikan!
9. Wakatobi dan Tarsius
Fauna imut bermata belo Tarsius sendiri dapat dijumpai di Sulawesi. Hewan ini tengah terancam punah karena sulit beradaptasi dan gampang stress. Melihat paspor baru Indonesia juga membuat kita lebih mengenal kekayaan budaya Indonesia dahulu, sebelum mengenalkannya ke luar negeri. Majulah pariwisata Indonesia!
![:D [:D] [:D]](/images/smilies/py/04.gif)