Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Untuk menentukan influencer mana yg akan jadi paras campaign TikTok Anda, salah satu metrik utama yg pasti Anda pertimbangkan adalah engagement & followers. Seringkali, influencer memiliki salah satu dari kedua hal itu tetapi tidak yg lainnya & sebagai suatu brand, Anda perlu menentukan secara strategis tipe influencer yg harap Anda ajak bermitra. Untuk mengerjakan itu, mari kita coba memahami disparitas keduanya.
Pertama-tama, keterlibatan mencakup like, share, comments, & duet, sementara followersberarti jumlah pengguna TikTok yg mengikuti sebuah akun. Tingkat engagement menunjukkan persentase orang yg berinteraksi dengan post Anda, ini berarti engagement rate menolong Anda melihat apakah konten tersebut disukai & apakah para followers terdorong mengerjakan sesuatu alih-alih mengikuti Anda secara pasif. Sementara itu, jumlah pengikut menentukan jumlah orang yg akan melihat video Anda. Konten oleh influencer dengan banyak pengikut dapat menolong brand Anda dilihat oleh pasar yg lebih besar. Kedua metrik adalah faktor yg sama-sama baik dalam menentukan influencer.
Tentunya Anda harap menemukan influencer yg memiliki basis pengikut yg akbar & pada saat yg sama mempertahankan tingkat engagement yg sehat. Sayangnya, tipe influencer ini tidak sering tersedia. Karena itu, ketika Anda harus memilih antara influencer dengan jumlah pengikut yg tinggi & engagement yg tinggi, cobalah untuk mempertimbangkan setidaknya tiga hal ini.
1.Tujuan Campaign Anda
Sebuah campaign biasanya memiliki satu tujuan atau memprioritaskan tujuan tertentu. Ini dapat untuk meningkatkan brand awareness atau untuk mengajak users mengerjakan tindakan tertentu seperti mengikuti challenge, mengerjakan duet, dll. Seorang influencerdengan lebih banyak pengikut lebih mungkin menunjukkan campaign Anda ke lebih banyak orang, sehingga lebih baik untuk bermitra dengan influencer ber-followers banyak kalau harap banyak yg melihat campaign Anda. Sementara, kalau Anda harap memastikan lebih banyak orang mengklik, mengikuti, & berinteraksi dengan campaign Anda, penting untuk memiliki influencer dengan engagement tinggi dalam campaign Anda.
2.Popularitas Vs. Konten
Dalam beberapa akbar kasus, engagement berasal dari keterampilan pembuatan konten yg baik. Ini sering berarti influencer dengan engagementtinggi terampil menciptakan konten yg menarik dibandingkan dengan influencer yg lebih populer namun tidak karena karier mereka bergantung padanya. Jadi pikirkan tentang apa yg harap Anda lakukan dengan konten kampanye ini, apakah Anda harap kreativitas tinggi & campaign yg mudah diingat? Jika begitu, Anda mungkin perlu memprioritaskan pembuat konten yg sangat menarik, yaitu mereka yg engagementnya tinggi. Di sisi lain, kalau Anda mengharapkan konten sederhana namun menampilkan seseorang yg mudah dikenali atau banyak diidolakan, Anda harus memilih influencer yg lebih populer.
3.Anda Selalu Dapat Menyesuaikan Konten Anda
Pada akhirnya, tidak ada satu rumus spesifik untuk memilih influencer yg berlaku bagi semua orang. Namun, Anda dapat memaksimalkan potensi Anda dengan menyesuaikan konten Anda dengan apa yg dibutuhkan influencer Anda. Mungkin Anda perlu mengubah konten campaign Anda untuk mengkompensasi kekurangan influencer Anda. Anda dapat memastikan konten menarik engagement pengguna TikTok, supaya influencer yg populer dapat memberikan engagement yg tinggi juga. Anda pun dapat mengiklankan campaign Anda untuk menjangkau khalayak yg lebih luas dengan memanfaatkan konten yg anggap bagus dari influencer dengan followers lebih sedikit, namun memiliki konten yg engaging.
Hari ini 17:12
Pertama-tama, keterlibatan mencakup like, share, comments, & duet, sementara followersberarti jumlah pengguna TikTok yg mengikuti sebuah akun. Tingkat engagement menunjukkan persentase orang yg berinteraksi dengan post Anda, ini berarti engagement rate menolong Anda melihat apakah konten tersebut disukai & apakah para followers terdorong mengerjakan sesuatu alih-alih mengikuti Anda secara pasif. Sementara itu, jumlah pengikut menentukan jumlah orang yg akan melihat video Anda. Konten oleh influencer dengan banyak pengikut dapat menolong brand Anda dilihat oleh pasar yg lebih besar. Kedua metrik adalah faktor yg sama-sama baik dalam menentukan influencer.
Tentunya Anda harap menemukan influencer yg memiliki basis pengikut yg akbar & pada saat yg sama mempertahankan tingkat engagement yg sehat. Sayangnya, tipe influencer ini tidak sering tersedia. Karena itu, ketika Anda harus memilih antara influencer dengan jumlah pengikut yg tinggi & engagement yg tinggi, cobalah untuk mempertimbangkan setidaknya tiga hal ini.
1.Tujuan Campaign Anda
Sebuah campaign biasanya memiliki satu tujuan atau memprioritaskan tujuan tertentu. Ini dapat untuk meningkatkan brand awareness atau untuk mengajak users mengerjakan tindakan tertentu seperti mengikuti challenge, mengerjakan duet, dll. Seorang influencerdengan lebih banyak pengikut lebih mungkin menunjukkan campaign Anda ke lebih banyak orang, sehingga lebih baik untuk bermitra dengan influencer ber-followers banyak kalau harap banyak yg melihat campaign Anda. Sementara, kalau Anda harap memastikan lebih banyak orang mengklik, mengikuti, & berinteraksi dengan campaign Anda, penting untuk memiliki influencer dengan engagement tinggi dalam campaign Anda.
2.Popularitas Vs. Konten
Dalam beberapa akbar kasus, engagement berasal dari keterampilan pembuatan konten yg baik. Ini sering berarti influencer dengan engagementtinggi terampil menciptakan konten yg menarik dibandingkan dengan influencer yg lebih populer namun tidak karena karier mereka bergantung padanya. Jadi pikirkan tentang apa yg harap Anda lakukan dengan konten kampanye ini, apakah Anda harap kreativitas tinggi & campaign yg mudah diingat? Jika begitu, Anda mungkin perlu memprioritaskan pembuat konten yg sangat menarik, yaitu mereka yg engagementnya tinggi. Di sisi lain, kalau Anda mengharapkan konten sederhana namun menampilkan seseorang yg mudah dikenali atau banyak diidolakan, Anda harus memilih influencer yg lebih populer.
3.Anda Selalu Dapat Menyesuaikan Konten Anda
Pada akhirnya, tidak ada satu rumus spesifik untuk memilih influencer yg berlaku bagi semua orang. Namun, Anda dapat memaksimalkan potensi Anda dengan menyesuaikan konten Anda dengan apa yg dibutuhkan influencer Anda. Mungkin Anda perlu mengubah konten campaign Anda untuk mengkompensasi kekurangan influencer Anda. Anda dapat memastikan konten menarik engagement pengguna TikTok, supaya influencer yg populer dapat memberikan engagement yg tinggi juga. Anda pun dapat mengiklankan campaign Anda untuk menjangkau khalayak yg lebih luas dengan memanfaatkan konten yg anggap bagus dari influencer dengan followers lebih sedikit, namun memiliki konten yg engaging.
Hari ini 17:12