yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Di Kompleks Parlemen saat ini, DPR telah memiliki perpustakaan yang terdiri dari dua lantai di Gedung Nusantara II. SaatKompas.com mengunjungi perpustakaan tersebut pada Senin (27/4/2015), suasananya sepi. Hanya beberapa orang pengunjung yang terlihat tengah berada di antara rak-rak buku.
Di lantai satu, hanya berupa sebuah ruangan kecil dengan koleksi buku yang tak terlalu banyak. Sebagian besar buku dipusatkan di lantai dua dengan ruangan yang ukurannya jauh lebih besar. Deretan buku berbagai jenis disusun rapi sesuai kategorinya masing-masing.
Di bagian tengah ruangan, terdapat sembilan buah komputer yang dapat digunakan untuk melihat direktori buku hingga berselancar di internet. Di sana juga terdapat beberapa kursi dan sofa yang disediakan jika pengunjung ingin membaca buku di tempat.
Perpustakaan ini relatif bersih, terawat, dan nyaman. Dua orang petugas bertugas di meja dekat pintu masuk lantai dua untuk melayani pengunjung yang hendak mencari atau meminjam buku.
Data yang didapatkan dari petugas, perpustakaan ini memiliki koleksi 105.381 eksemplar. Ada pun total keseluruhan kliping dan artikel dari tahun 2012-2015 mencapai 15.834 eksemplar. Buku terdiri dari berbagai jenis, mulai dari buku politik, ekonomi, sejarah, biografi tokoh, hingga peraturan perundang-undangan.
Meski perpustakaan ini ditunjang dengan fasilitas yang memadai dan dengan buku yang cukup lengkap, namun masyarakat umum jarang berkunjung ke sini.
"Lebih banyak tenaga ahli dan anggota Dewan," kata salah satu petugas perpustakaan.
Bagi masyarakat umum, koleksi buku di Perpustakaan DPR tidak bisa dibawa pulang. Peminjaman buku hanya diperuntukkan bagi anggota DPR dan DPD yang memiliki kartu keanggotaan. Masyarakat hanya bisa membaca koleksi buku-buku yang ada di dalam perpustakaan.
Padahal, tujuan DPR membangun perpustakaan baru disebut-sebut diperuntukkan bukan untuk anggota DPR , tetapi bagi masyarakat. Akan kah banyak masyarakat yang akan berkunjung dan terbantu dengan adanya perpustakaan di Gedung baru DPR nanti?