• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Menghentikan Roda Karma

kayanya thread ini pantasnya di forum budha atau hindu deh
 
Seharusnya EMANG BEGITU,,,, bro :"> tapi para MOMOD disini ENTAH KURANG PAHAM ato gimana gitu ;;)

Apa sebenarnya yang kita ketahui tentang karma ?
Apa fakta sesungguhnya karma itu ?

Bisa saja TS adalah bukan seorang Hindu atau Buddha, tapi ingin mengetahui tentang / fakta karma, serta pada akhirnya bagaimana menghentikan Roda Karma.

Usulan untuk pindah ke forum Hindu atau Buddha, saya kira itu suatu control yang baik.

Untuk itu thread akan move ke forum Buddha guna menyambung reply saudara Singthung.

Thread moved to Buddha IndoForum.
Link : http://indoforum.org/showthread.php?t=19611
 
karma itu apa sih ?
hhe

Karma / Kamma sebenarnya berarti perbuatan. Selama ini yang saya di pandangan umum adalah Kamma/karma hanya mengenai balasan terhadap perbuatan jahat. sebenarnya Karma tidak hanya pada perbuatan jahat tapi juga pada perbuatan baik.


Ada karma apa saya ga begitu percaya kk T.T tapi kalo ada ... Cape 'd

Tidak masalah anda percaya pada hukum ini atau tidak. tidak ada yang meminta anda untuk percaya.

Contoh sederhana hukum karma adalah saat seorang siswa memperhatikan apa yang diterangkan oleh gurunya dan belajar dengan sungguh2 maka akan mendapatkan nilai yang baik.


Karma menurut GW sih BISA DI HILANGKAN dengan cara selalu MELAKUKAN PERBUATAN BAIK agar tidak MENDAPATKAN KARMA ato HUKUMAN >:D<

Apakah KARMA=NASIB=TAKDIR :">

Di agama Buddha (khususnya Theravada) karma tidak dapat dihilangkan. tapi bisa diperlemah. ilustrasi sederhananya seperti ini

Perbuatan baik dianggap sebagai air putih
Perbuatan buruk dianggap sebagai kopi (hitam)
dan sebuah ember yang sangat besar sebagai penampungnya.

Bila anda berbuat baik maka 1 cangkir air putih akan dimasukkan kedalam ember. bila anda melakukan perbuatan buruk, maka 1 cangkir kopi akan dimasukkan ke ember. anggap saja anda melakukan 1 perbuatan baik dan 1 perbuatan buruk. apa warna air di ember? hitam benar tidak? bagaimana caranya agar warna airnya berubah jadi putih/bening? mustahil menurut saya. satu2nya cara adalah berbuat baik sebanyak mungkin sehingga warna air diember tidak lagi hitam tapi berubah menjadi warna yang lebih cerah.

(semoga dimengerti)

itu hanya ilustrasi sederhana, seorang manusia yang belum mencapai tingkat kesucian arahat tidak akan mengerti sepenuhnya bagaimana cara kerja hukum karma.

Sebagai catatan, pertapa Sidharta sendiri setelah menjadi Buddha masih menerima akibat dari perbuatan2 yang dilakukannya di kehidupan lampau-nya. Jadi setelah menjadi Buddha/Arahat kita masih menerima hasil dari perbuatan2 kita di masa lampau.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.