Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menghadapi junior yg sulit
Sebenarnya di era modern ini kesenjangan antara senior & junior itu semakin tipis cuma saja hidup di Indonesia sangat memegang teguh budaya ketimuran dimana kita diharapkan untuk menghormati yg lebih tua & menyayangi yg lebih muda. Contohnya adalah di beberapa daerah ketika berbicara dengan orang yg lebih tua kita akan mengpakai bahasa yg berbeda dibandingkan saat berbicara dengan teman sebaya. Di lingkungan kampus ada acara yg namanya OSPEK dimana panitianya adalah kakak kelas memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru atau juniornya salah satu tujuan acara itu supaya Maba diharapkan dapat lebih menghormati seniornya. Kalau menilik negara lain juga ada kebiasaan seperti ini contohnya korea disana ketika pulang kerja terkadang senior mengajak juniornya untuk minum Soju (semacam minuman berakohol) & pantang buat junior untuk menolaknya.
Tetapi masalahnya tidak semua junior dapat diajak bekerjasama contohnya dosen menyuruh semua mahasiswa untuk mengumpulkan tugas pekan ini tetapi ada beberapa mahasiswa yg tidak mau mengumpulkan sebagai senior merangkap Asdos kita pasti disalahkan dosen karena tidak dapat membimbing adik kelas. Contoh lainnya adalah ada pekerja baru di kerjaan kita & bos menitipkan anak itu kepada kita karena sebagai senior kita mengetahui seluk beluk pekerjaan di perusahaan itu, tetapi rupanya pegawai baru ini adalah orang yg sulit diatur maunya bekerja seenaknya sendiri & ketika pekerjaan jadi berantakan bos pasti akan memarahi kita karena tidak becus mengajar pegawai baru.
Pada thread kali ini saya akan berbagi informasi bagaimana menghadapi junior yg suka sulit.
1. Hadapi dengan kepala dharap & tenang
Ketika berhadapan dengan junior yg sengaja menciptakan ulah jangan terpancing dengan kemarahan karena hal itu tidak menyelesaikan masalah tetapi semakin memperkeruh. Ketika kita berpikir tenang kita lebih mudah mencari akar permasalahan.
2. Introspeksi diri
Ketika terjadi konflik dengan junior sebaiknya kita mawas diri mencari tahu penyebab mengapa junior berbuat seperti itu apa mungkin disebabkan kesalahan kita mungkin terlalu keras sehingga mereka berbuat demikian.
3. Bersikap tegas
Kadang sikap yg ramah & santun dianggap kelemahan oleh orang lain sehingga dianggap remeh. Tunjukkan bahwa keadaan tidak baik-baik saja mungkin dengan bersikap tegas junior ini akan mengetahui kesalahannya.
4. Gunakan humor
Dengan humor diharapkan ketegangan yg terjadi antara kita & junior dapat mencair sehingga komunikasi dapat berjalan lancar dalam menyelesaikan masalah. Perlu diingat jangan mengpakai humor yg menghina atau menyudutkan salah satu pihak sehingga tidak menambah masalah.
5. Bicarakan masalah anda cuma pada saat berdua
Seseorang biasanya malu kalau ditegur di depan banyak orang, cari waktu yg tepat ketika tinggal cuma berdua buat anda membicarakan masalah anda.
6. Bersikap acuh
Abaikan junior yg bermasalah jangan terlalu memikirkan, fokus pada pekerjaan karena tidak semua orang dapat berubah. Minimalisir interaksi dengannya untuk memperkecil masalah.
7. Minta bantuan atasan
Kalau semua usaha kita gagal & keberadaan junior mengganggu kinerja ada baiknya kita meminta bantuan atasan. Lihat bagaimana dia menyelesaikan konflik, dengarkan saran yg diberikan & upaya atasan mengerjakan mediasi antara kita & junior.
Sebenarnya sebagai senior kita tidak boleh berlaku sewenang-wenang, kalaupun ada kesalahan dari junior diharapkan kita dapat menolong & mengarahkan mereka. Sekian thread dari saya semoga bermanfaat.
Sumber gambar Hari ini 13:19