• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Mengenaskan, Korban Ebola Dibiarkan Busuk di Jalan

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
YVSRb.jpg
Begitu tragis, pemandangan di jalan-jalan Liberia seperti bukan layaknya jalanan untuk dilewati. Kebanyakan jalan tersebut kini justru dipenuhi mayat yang terinfeksi ebola.

Menurut laporan Dailymail, Kamis (7/8/2014), pemandangan tersebut saat ini merupakan hal yang biasa karena para kerabat korban meninggal sangat takut tertular ebola. Tak jarang, beberapa diantara mereka justru menyeret mayat ke jalan untuk nantinya menunggu petugas kesehatan mengambilnya.
UYoAi.jpg
"Kami panik, khawatir, ebola membingungkan, kami terlalu takut. Jadi kami biarkan mayatnya dibiarkan membusuk di jalan," kata warga setempat yang diwawancarai France24.

Kurangnya informasi mengenai ebola ini, membuat masyarakat setempat memahami ebola sebagai perangkap kematian. Karena itu, Menteri Informasi Lewis Brown, mengatakan penduduk setempat memilih untuk menyeret tubuh orang-orang yang dikasihinya ke jalan-jalan karena takut terinfeksi virus. -

Melihat perkembangan virus begitu cepat dan memakan banyak korban, bunk Pembangunan Afrika dan bunk Dunia mengatakan mereka akan segera mencairkan $ 260.000.000 atau sekitar 3,06 triliun (kurs: 11.765 USD) untuk menjamin kesehatan tiga negara yang terkena dampak terburuk seperti Sierra Leone, Liberia dan Guinea.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.