Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Spoiler for :
Untuk Ramadan kali ini, event creator menunjuk salah satu forum untuk meramaikannya, & akhirnya terpilihlah "The Lounge" sebagai sarana untuk pelaksanaannya tersebut & dengan tema "Tradisi Menjelang Ramadan" inilah akhirnya saya mencoba untuk ikutan menuliskan kisahnya tersebut.
Ya walaupun acara menjelang Ramadan, tidak lagi seseru ketika virus covid belom menyerang, namun ada beberapa yg masih mengikuti acara-acara seperti pawai obor. Walaupun cuma sekedarnya saja. Namun untuk event kali ini saya mencoba mengenang kembali bagaimana kisah kejayaan pawai obor yg pernah ada & jadi sesuatu yg sangat berkesan hingga kini.
Lihatlah keseruan yg ditampilkan dalam pawai obor di bawah ini, yg mana vidio tersebut di ambil dari YouTube.
Pawai obor dahulu kala itu sangat meriah sekali, bahkan jalan-jalan yg ada di beberapa wilayah di ibukota, sudah pasti begitu padat. Riuhnya pukulan beduk & salawatan mengisi seluruh jalan, suaranya bahkan menciptakan banyak orang orang yg mendengarkannya jadi begitu sangat bersemangat, untuk menyambut Ramadan.
Seolah-olah untuk penyambutan puasa perdana ini, harus di rayakan dengan penuh kegembiraan yg sangat, karena dapat berjumpa kembali dengan ramadan yg mana bulan ini adalah satu bulan yg paling spesial. Karena keberhasilan yg di bawanya menciptakan banyak umat islam merindukan kehadirannya.
Seperti sebuah rindu yg harus di bayarkan tuntas, seperti itulah perandai-andaian dari pawai obor tersebut, bahkan begadang hingga waktu subuh tiba. Cumiakkan salawatan & memukuk beduk, serta gema takbir yg tak henti-hentinya.
Menjadi sebuah kenangan untuk keseruan yg dihasilkannya tersebut.
Lihatlah keseruan pawai obor dalam bentuk foto-foto yg aye ambil dari detik news berikut ini;
Acara di mulai dari sejak isa berlalu, kemudian mengelilingi kampung, melaksanakan sahur beramai-ramai di jalan & mengerjakan salat subuh berjamaah. Setelah itu pulang & meneruskan puasanya hingga beduk magrib berkumandang.
Dari semua kegiatan tersebut tidak ada seseorang pun yg merasakan keberatan, bahkan jadi lebih bersemangat. Walaupun bukan muslim sekalipun, bahkan terkadang ikutan dalam pawai tersebut.
Inilah makna dari silahturahmi yg terjaga kesatuan & persatuannya, hingga masing-masing saling berbagi kebahagiaan dalam menyambut ramadan.
Opini pribadi
link gambarnya
Hari ini 11:16
Untuk Ramadan kali ini, event creator menunjuk salah satu forum untuk meramaikannya, & akhirnya terpilihlah "The Lounge" sebagai sarana untuk pelaksanaannya tersebut & dengan tema "Tradisi Menjelang Ramadan" inilah akhirnya saya mencoba untuk ikutan menuliskan kisahnya tersebut.
Ya walaupun acara menjelang Ramadan, tidak lagi seseru ketika virus covid belom menyerang, namun ada beberapa yg masih mengikuti acara-acara seperti pawai obor. Walaupun cuma sekedarnya saja. Namun untuk event kali ini saya mencoba mengenang kembali bagaimana kisah kejayaan pawai obor yg pernah ada & jadi sesuatu yg sangat berkesan hingga kini.
Lihatlah keseruan yg ditampilkan dalam pawai obor di bawah ini, yg mana vidio tersebut di ambil dari YouTube.
Pawai obor dahulu kala itu sangat meriah sekali, bahkan jalan-jalan yg ada di beberapa wilayah di ibukota, sudah pasti begitu padat. Riuhnya pukulan beduk & salawatan mengisi seluruh jalan, suaranya bahkan menciptakan banyak orang orang yg mendengarkannya jadi begitu sangat bersemangat, untuk menyambut Ramadan.
Seolah-olah untuk penyambutan puasa perdana ini, harus di rayakan dengan penuh kegembiraan yg sangat, karena dapat berjumpa kembali dengan ramadan yg mana bulan ini adalah satu bulan yg paling spesial. Karena keberhasilan yg di bawanya menciptakan banyak umat islam merindukan kehadirannya.
Seperti sebuah rindu yg harus di bayarkan tuntas, seperti itulah perandai-andaian dari pawai obor tersebut, bahkan begadang hingga waktu subuh tiba. Cumiakkan salawatan & memukuk beduk, serta gema takbir yg tak henti-hentinya.
Menjadi sebuah kenangan untuk keseruan yg dihasilkannya tersebut.
Lihatlah keseruan pawai obor dalam bentuk foto-foto yg aye ambil dari detik news berikut ini;
Acara di mulai dari sejak isa berlalu, kemudian mengelilingi kampung, melaksanakan sahur beramai-ramai di jalan & mengerjakan salat subuh berjamaah. Setelah itu pulang & meneruskan puasanya hingga beduk magrib berkumandang.
Dari semua kegiatan tersebut tidak ada seseorang pun yg merasakan keberatan, bahkan jadi lebih bersemangat. Walaupun bukan muslim sekalipun, bahkan terkadang ikutan dalam pawai tersebut.
Inilah makna dari silahturahmi yg terjaga kesatuan & persatuannya, hingga masing-masing saling berbagi kebahagiaan dalam menyambut ramadan.
Opini pribadi
link gambarnya
Hari ini 11:16