yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Feisal Tanjung adalah salah satu tokoh kunci Indonesia pada 1998 dan apa yang terjadi di seputar masa itu. Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 17 Juni 1939. Setelah menjadi Panglima ABRI, Feisal Tanjung semasa hidupnya menjabat sebagai Menkopolhukam selama 14 Maret - 21 Mei 1998 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto kemudian menduduki jabatan yang sama sejak 21 Mei 1998 hingga 26 Oktober 1999 pada pemerintahan Presiden BJ Habibie. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum Mabes Abri (1992), Panglima ABRI (1993-1998).
Mayjen Feisal Tanjung
Panglima ABRI, Jenderal Feisal Tanjung bersama BJ Habibie dalam suatu acara, 1993
Kolonel Prabowo Subianto bersama Jenderal Feisal Tanjung dan Komandan Kopassus, Brigjen Agum Gumelar di Pusdikpasus Batujajar, Bandung, 1993.
Jenderal Feisal Tanjung bersama Jenderal Wiranto dan di belakangnya Hamami Nata dll
Panglima ABRI, Jenderal Feisal Tanjung bersama Drs Soerjadi pada Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia (PDI) tanggal 21 - 25 Juli 1993 di Medan, 1993
Presiden Soeharto membelakangi Nyonya Tien Soeharto berjabat tangan dengan Pangab baru Jenderal Feisal Tanjung di Istana Negara, Jakarta, 1993
Dari kanan ke kiri: Wiranto, Feisal Tanjung, R Hartono dan Syarwan Hamid di Pansus Trisakti dan Semanggi 1 dan 2 DPR, Jakarta, Maret 2001
Mantan Panglima ABRI (Pangab), Feisal Tanjung ketika menjadi saksi dalam kasus pelanggaran HAM di Timor Timur dengan terdakwa mantan Kapolda Timor Timur, Timbul Silaen di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 11 Juli 2002.
Jenderal Feisal Tanjung ketika disumpah/dilantik menjadi Panglima ABRI di Istana Negara, Jakarta, 1993
Letkol Edi Wibowo menjelaskan peralatan milik Kopassus kepada Jenderal Feisal Tanjung di Pusdikpasus Batujajar, Bandung, 1993.
Presiden Suharto dengan pakaian jenderal bintang lima bersama Pangab Jenderal Feisal Tanjung, Jenderal [pur] Edi Sudrajat dan Wakil presiden Try Sutrisno saat menghadiri HUT ABRI ke 52 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
Mayjen Feisal Tanjung
Panglima ABRI, Jenderal Feisal Tanjung bersama BJ Habibie dalam suatu acara, 1993
Kolonel Prabowo Subianto bersama Jenderal Feisal Tanjung dan Komandan Kopassus, Brigjen Agum Gumelar di Pusdikpasus Batujajar, Bandung, 1993.
Jenderal Feisal Tanjung bersama Jenderal Wiranto dan di belakangnya Hamami Nata dll
Panglima ABRI, Jenderal Feisal Tanjung bersama Drs Soerjadi pada Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia (PDI) tanggal 21 - 25 Juli 1993 di Medan, 1993
Presiden Soeharto membelakangi Nyonya Tien Soeharto berjabat tangan dengan Pangab baru Jenderal Feisal Tanjung di Istana Negara, Jakarta, 1993
Dari kanan ke kiri: Wiranto, Feisal Tanjung, R Hartono dan Syarwan Hamid di Pansus Trisakti dan Semanggi 1 dan 2 DPR, Jakarta, Maret 2001
Mantan Panglima ABRI (Pangab), Feisal Tanjung ketika menjadi saksi dalam kasus pelanggaran HAM di Timor Timur dengan terdakwa mantan Kapolda Timor Timur, Timbul Silaen di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 11 Juli 2002.
Jenderal Feisal Tanjung ketika disumpah/dilantik menjadi Panglima ABRI di Istana Negara, Jakarta, 1993
Letkol Edi Wibowo menjelaskan peralatan milik Kopassus kepada Jenderal Feisal Tanjung di Pusdikpasus Batujajar, Bandung, 1993.
Presiden Suharto dengan pakaian jenderal bintang lima bersama Pangab Jenderal Feisal Tanjung, Jenderal [pur] Edi Sudrajat dan Wakil presiden Try Sutrisno saat menghadiri HUT ABRI ke 52 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta