• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Tidak terasa sudah 40 hari berlalu sejak kepergiannya pada tanggal 23 Januari 2021 lalu. Beliau diketahui sebagai seorang presenter, penyiar radio & penulis kondang di negeri Paman Sam. Siapakah Dia? Ini Dia...

Quote:
Lawrence Harvey Zeigeratau yg biasa diketahui sebagai Larry King adalah salah satu penyiar radio & pembawa acara TV kondang asal Amerika Serikat. Disebut sebagai kondang karena banyaknya penghargaan yg Beliau raih sepanjang kariernya.

Larry memiliki darah Eropa dari orang tuanya. Sang Ibu, Jennie Gitlitz adalah seorang wanita asal kota Minsk, Belarus, sementara sang Ayah, Aaron Zeigerberasal dari Kolomyia, Ukraina. Pada awal dekade 1930-an, kedua orang tua Larry memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat. Larry dilahirkan di Brooklyn, New York pada 19 November 1933. Larry memiliki 1 orang saudara laki-laki saja, ketika usianya mencapai 9 tahun, Larry sudah ditinggal pergi oleh sang Ayah untuk selamanya akibat serangan jantung. Untuk menghidupi kehidupan keluarganya sehari-hari, keluarga Larry biasa mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Larry adalah salah satu alumni Lafayette High School, salah satu sekolah menengah atas yg berlokasi di Brooklyn.

Usai lulus SMA, Larry memutuskan untuk jadi seorang tulang punggung keluarga dengan bekerja di bidang penyiaran, khususnya di radio. Di salah satu waktu, Larry pernah berjumpa dengan salah seorang pegawai dari stasiun radio CBS. Ia pun berbincang-bincang dengan pegawai itu untuk mencari lowongan pekerjaan. Katanya, ada 1 lowongan di Miami, Florida. Larry pun pergi meninggalkan Brooklyn menuju Miami demi mendapatkan pekerjaan yg diharapkannya. Akan tetapi, bukan stasiun radio CBS yg menerimanya, melainkan stasiun radio WMBM (dulu WAHR). Sebelum jadi seorang penyiar, Larry bekerja sebagai buruh terlebih dahulu, dimana tugasnya cuma sekedar membersihkan seluruh bagian kantor & disuruh ini-itu. Sampai pada akhirnya, ada salah satu penyiar WMBM yg resign. Larry pun mengajukan diri sebagai penyiar baru di sana. Barulah pada tanggal 1 Mei 1957, Larry memulai siaran perdananya. Beliau membawakan acara berita terkini & berita olahraga mulai dari jam 9 pagi hingga siang hari. Saat itu, Beliau cuma dibayar $50/minggu.

Sebelum diketahui sebagai Larry King, Larry memperkenalkan dirinya sebagai Larry Zeiger, nama aslinya sendiri. Atas usulan dari atasannya, Beliau mengganti namanya jadi Larry King usai melihat iklan Kings Wholesale Liquor di koran Miami Herald. Ya, nama belakang King yg didapatkan oleh Larry diambil dari sebuah iklan minuman keras (Liquor) di koran. Dalam kurun waktu 2 tahun, nama Larry King pun mulai diketahui oleh para warga Amerika Serikat.

Dalam sebuah siaran radio yg disiarkan oleh stasiun radio WIOD, Larry bertugas sebagai reporter lapangan. Beliau bertugas untuk mewawancarai orang yg berlalu lalang di sekitarnya untuk meminta pendapat mereka tentang berita yg akan dibawakan oleh Larry. Beliau biasa mengerjakan tugasnya di sekitaran Pumperniks Restaurant, sebuah restoran yg terletak di sekitar pantai Miami. Dua hari semenjak Beliau bertugas sebagai reporter, salah satu penyanyi AS saat itu, Bobby Darin datang ke Miami untuk mengadakan konser. Larry yg melihat kesempatan emas itu segera menemui sang penyanyi. Beruntung, Bobby Darin menerima Larry dengan tangan terbuka. Bobby juga mengaku kalau Ia suka mendengarkan siaran radio yg dibawakan oleh Larry. Sepanjang kariernya, Bobby Darin jadi bintang tamu perdana yg diwawancarai oleh Beliau.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Bobby Darin

Pada Mei 1960, Larry memutuskan hijrah ke dunia pertelevisian dengan jadi pembawa acara Miami Undercover yg ditayangkan setiap hari Minggu pukul 23:30 waktu setempat di stasiun TV WPST-TV Channel 10 (sekarang WPLG).

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Larry King dalam acara "Miami Undercover"

Beliau pernah bertugas sebagai moderator debat pada acara tersebut. Pada tahun 1964, Larry jadi salah satu pengisi acara variety show bersama dengan komedian Jackie Gleason. Bagi Beliau, sosok Jackie Gleason sudah selayaknya jadi sosok mentor sepanjang kariernya di dunia penyiaran.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Jackie Gleason

Memasuki dekade 1970-an, pihak WIOD menunjuk Larry King sebagai komentator spesifik untuk meliput salah satu regu American Football NFL (National Football League) asal Miami, yaitu Miami Dolphins. Sayangnya, pada 20 Desember 1971, King sempat ditahan oleh Kepolisian setelah dituduh sebagai pencuri oleh salah satu mantan rekan bisnisnya, Louis Wolfson. Akibatnya, tidak cuma berujung pada pemecatan dirinya dari WIOD, Larry juga kehilangan pekerjaannya sebagai wartawan untuk koran Miami Beach Sun. Usai tuntutannya dicabut, WIOD kembali merekrut Larry sebagai pegawainya. Selain jadi komentator, Larry juga bertugas sebagai pembawa acara di sebuah acara talkshow olahraga bernama Sports-a-la-King.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Foto Larry King saat jadi terduga kasus pencurian

Pada 30 Januari 1978, acara radio The Larry King Show mulai disiarkan di stasiun radio Nasional AS, Mutual Broadcasting System. Berkat acara inilah, nama Larry King mulai diketahui di AS bahkan dunia. Acara ini disiarkan setiap Senin-Jumat dari pukul 00:00 hingga pukul 05:30 waktu setempat. Di awal segmen acara, Larry akan mewawancarai bintang tamunya selama 90 menit. Pada segmen berikutnya, giliran para pendengar yg mengajukan pertanyaan kepada bintang tamu lewat telepon interaktif. Di segmen terakhir, Larry kembali mengerjakan sesi telepon interaktif, namun pada sesi ini, mereka tidak akan diberikan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan bintang tamu, melainkan berdiskusi dengan sang pembawa acara sambil membahas topik menarik yg Beliau bawakan setiap episodenya, salah satunya adalah tentang politik. Sesi tersebut dinamakan Open Phone America & jadi salah satu segmen yg paling ditunggu oleh para pendengar. Sayangnya, segmen tersebut cuma bertahan hingga tahun 1994 saja, karena pada saat itu, Beliau memutuskan untuk mengundurkan diri dari siaran tersebut. Di sela-sela penyiaran, Larry biasa menceritakan beberapa pengalaman hidupnya yg dinilai sangat menghibur bagi para pendengar.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Larry King Live

Di sela-sela kesibukannya sebagai penyiar radio, pada Juni 1985, Larry jadi pembawa acara dari Larry King Live yg disiarkan di stasiun TV CNN pada pukul 21:00 s/d 22:00. Acara tersebut membahas berbagai macam topik menarik di setiap episodenya, mulai dari politik, entertainment hingga teori konspirasi. Usai acara, Larry segera menuju stasiun radio Mutual untuk mengerjakan siaran radionya. Beliau mengerjakan itu hingga tahun 1994, pada saat Beliau memutuskan untuk berhenti sebagai penyiar radio. Ada 2 episode Larry King Live yg dicap sebagai episode paling memorable bagi para penonton. Pertama, di tahun 1992 saat seorang miliarder AS bernama Ross Perot mengajukan dirinya sebagai calon Presiden AS. Kedua, pada tahun 1993 Larry jadi moderator untuk sebuah episode spesifik debat antara Al Gore & Ross Perot. Nah, episode debat tersebut merupakan episode dengan jumlah penonton terbanyak menurut CNN selama 22 tahun (1993-2015).

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Larry King saat mewawancarai Hillary Clinton pada tahun 1993

Menurut CNN, sudah ada sekitar 30.000 narasumber yg sudah Beliau wawancarai sepanjang acara "Larry King Live" berlangsung hingga tahun 2010. Sementara sepanjang kariernya, Larry King sudah mewawancarai 60.000 narasumber hingga akhir hayatnya. Sedikit fun fact, acara ini tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai Acara TV dengan Jam Tayang, Pembawa Acara & Saluran TV Tetap serta Masa Tayang Terlama ("The longest-running television show hosted by the same person, on the same network and in the same time slot") dengan jumlah episode sebanyak 6.000 episode. Sejak tahun 1982, Larry pernah bekerja sebagai salah satu penulis artikel di koran USA Today. Beliau jadi penulis selama kurang lebih 19 tahun lamanya hingga Beliau memutuskan untuk keluar pada tahun 2001.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Larry King saat mewawancarai Vladimir Putin pada tahun 2000

Pada 29 Juni 2010, Larry memutuskan untuk mengundurkan diri dari acara "Larry King Live". Meski begitu, Beliau tetap bekerja sebagai salah satu wartawan CNN. Episode terakhir dari "Larry King Live" disiarkan pada tanggal 16 Desember 2010. Kemudian pada tanggal 17 Februari 2012, Larry King memutuskan untuk keluar dari CNN.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Larry King saat mewawancarai George & Laura Bush pada tahun 2006

Pada Maret 2012, Larry jadi salah satu pendiri perusahaan penyiaran Ora TV. Pada saluran TV yg dibuatnya, Larry King kembali sebagai pembawa acara untuk acara terbarunya, Larry King Now. BTW, Ora TV ini bekerja sama dengan salah satu pebisnis asal Meksiko, Carlos Slim. Acara "Larry King Now" mencapai episode ke-100 pada tanggal 16 Januari 2013. Selain menjalin kerja sama dengan seorang pebisnis, Ora TV juga menjalin kerja sama dengan media Hulu & RT America. Selain acara "Larry King Now", Larry juga membawakan acara talkshow spesifik politik bernama Politicking with Larry King. Pada tanggal 23 Oktober 2012, Larry King jadi salah satu pengisi acara debat calon Presiden AS bersama dengan beberapa presenter lainnya, seperti Jill Stein, Rocky Anderson, Virgil Goode, & Gary Johnson.

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King

Mengenang 40 Hari Wafatnya Larry King


Dua acara yg dipandu oleh Larry King di Ora TV

Dalam salah satu wawancara di tahun 2017, Larry menyebut kalau dirinya akan membawakan acaranya hingga Ia wafat. Dan ternyata, ucapannya itu jadi kenyataan.

Pada 24 Februari 1987, Larry terkena serangan jantung & memaksanya untuk mengerjakan operasi jantung. Beliau didiagnosa memiliki penyakit kardiovaskuler. Berdasarkan situs Alodokter, penyakit kardiovaskuler terjadi karena adanya gangguan pada jantung & pembuluh darah. Penyakit jantung & stroke merupakan dua penyakit kardiovaskuler yg paling banyak dikenal. Akibatnya, Beliau harus mengerjakan pengecekan rutin setiap tahunnya. Sampai pada tahun 2017, Beliau mendapatkan hasil pemeriksaan yg sangat mengejutkan. Terdapat sebuah tumor di paru-parunya yg dapat memicu kanker. Beruntung, tumor tersebut berhasil diangkat melalui jalur operasi. Pada 23 April 2019, Larry menjalani operasi Angioplasti. Masih dari situs Alodokter, Angioplasti berarti prosedur untuk membuka penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung. Setelah menjalani angioplasti, asa hidup seseorang yg pernah atau berisiko mengalami serangan jantung dapat meningkat & risiko untuk serangan jantung berikutnya dapat berkurang. Dalam salah satu episode "Politicking with Larry King" edisi 27 November 2019, Larry mengaku kalau dirinya sempat mengalami stroke & koma selama seminggu pada bulan Maret 2019. Terakhir pada 2 Januari 2021 kemarin, Larry dilarikan ke Rumah Sakit, tepat 10 hari sebelum dirinya terbukti positif COVID-19. Dan pada 23 Januari 2021, Larry King dikabarkan meninggal dunia. Beliau wafat di usianya yg ke-87.

Sepanjang kariernya, Beliau memenangkan penghargaan Peabody Awarduntuk kategori Excellence in Broadcasting sebanyak 2 kali, yakni pada tahun 1982 (Larry King Show) & 1992 (Larry King Live). Kemudian, Beliau memenangkan 10 penghargaan CableACE Awards untuk kategori Best Interviewer dan Best Talk Show Series. Selain 2 penghargaan tadi, masih ada beberapa penghargaan lainnya yg diraih oleh Larry King, diantaranya :

- Peraih National Radio Hall of Fame (1989)

- Peraih Boradcasters Hall of Fame(1996)

- Posisi keempat baik pada kategori Penyiar Radio Terbaik Sepanjang Masa maupunPresenter Acara Talkshow Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Talkers Magazine (2002)

- Pemenang Scopus Award, sebuah penghargaan yg diadakan oleh American Friends of Hebrew University (1994)

- Pemenang Golden Plate Award of the American Academy of Achievement (1996)

- Peraih Golden Mike Award for Lifetime Achievement dari Radio & Television News Association of Southern California (2008)

- Peraih Presidents Award atas pengaruhnya kepada media massa versi Los Angeles Press Club (2006)

- Peraih Arizona State University Hugh Downs Award for Communication Excellence (2007)

- Peraih Snuffled Candle Award,sebuah penghargaan yg diberikan oleh Committee for Skeptical Inquiry's Council for Media Integrity

- Peraih gelar kehormatan dari beberapa Universitas di Amerika Serikat, mulai dari Bradley University (Peoria, Illinois), George Washington University (Washington DC), Columbia School of Medicine(Manhattan, New York), Brooklyn College (Brooklyn, New York), New England Institute of Technology (East Greenwich, Rhode Island) & Pratt Institute (Brooklyn, New York)​



Source : Larry King Hari ini 09:16
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.