• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengenal Ubasute, Tradisi Membuang Lansia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mengenal Ubasute, Tradisi Membuang Lansia


Jepang memang memiliki berbagai tradisi yg unik & menarik. Jepang memang memiliki sejarah yg panjang & sejarah itu mengakar kuat di dalam tradisi yg dilestarikan masyarakat Jepang dari jaman ke jaman. Namun bukan berarti seluruh tradisi Jepang itu baik, ada juga tradisi yg dapat dibilang tidak berperikemanusiaan. Contohnya adalah Ubasute atau arti harfiahnya adalah menelantarkan wanita tua.

Tradisi ubasute ini bermula pada tahun 1783 dimana Jepang harus berhadapan dengan letusan gunung Asama yg menyebabkan gagal panen & kelaparan di seluruh penjuru negeri sehingga untuk mengurangi mulut yg harus diberi makan anggota keluarga yg sudah berumur pun diasingkan ke pegunungan. Mereka akan ditinggalkan disana & dibiarkan mati dengan cara-cara yg kurang manusiawi seperti kelaparan, kedharapan, dehidrasi atau dapat saja dimakan binatang buas.

Mengenal Ubasute, Tradisi Membuang Lansia


Mengerikan memang tetapi tradisi ini sungguh terjadi. Untungnya tradisi ini berhasil dihentikan berkat sebuah cerita rakyat yg menyebar dari mulut ke mulut. Kisah itu menceritakan seorang anak yg hendak membuang ibunya ke gunung terpencil. Dalam perjalanan sang Ibu terus mematahkan ranting pohon & menebarnya di sepanjang jalan & saat ditinggalkan dia pun berkata pada anaknya, 'ikuti saja ranting pohon yg kutebar sepanjang jalan & Kau tidak akan tersesat.'

Sang anak pun begitu terharu. Meski tahu dirinya tengah dibuang namun ibunya tetap mengkhawatirkan anaknya & tak lupa memberinya nasehat. Akhirnya sang anak pun memutuskan membawa ibunya kembali & merawatnya hingga ajal menjemput.

Mengenal Ubasute, Tradisi Membuang Lansia


Memang betul bahwa merawat orangtua pasti akan sangat berat terlebih kalau orangtuanya memiliki berbagai macam penyakit seperti alzheimer atau kelumpuhan namun orangtua adalah orang yg sudah merawat kita sedari bayi (yang mana pasti jauh lebih sulit). Sudah sewajarnya seorang anak membalas kembali kebaikan yg pernah diberikan orangtua padanya.

Tradisi ubasute memang sudah dihapuskan dari masyarakat namun ternyata masih ada saja orang yg menelantarkan orangtuanya. Di Jepang sendiri banyak orang berpenghasilan rendah yg tak sanggup membiayai hidup orangtuanya sehingga menelantarkan mereka di rumah sakit atau badan amal. Kalau di indo? Hmmm, kayaknya ada juga orang yg menaruh orangtuanya di panti jompo & tak pernah menengoknya lagi.

Mengenal Ubasute, Tradisi Membuang Lansia


Kebanyakan orang menelantarkan orangtuanya karna tak punya waktu untuk mengurus atau tak punya uang untuk memberi makan. Yah, memang sih hidup itu serba sulit disana-sini jadi untuk orang-orang yg sudah menelantarkan orangtuanya semoga kalian punya alasan yg bagus.

Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya.

sumur Hari ini 17:50
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.