• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Mengenal skuad empat tim Grup C Euro 2020

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.398
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Mengenal skuad empat tim Grup C Euro 2020.

Mengenal skuad empat regu Grup C Euro 2020


Pemain-pemain timas Ukraina dalam sesi latihan di Stadion Olympiyski di Kiev pada 9 Oktober 2020. Ukraina lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan menyandang status pemenang Grup B kualifikasi Euro. Mereka diprediksi lolos ke babak 16 Besar, tetapi bakal menemui kesulitan karena dalam grup mereka ada Belanda & Austria. (AFP/SERGEI SUPINSKY)

Jakarta (ANTARA) - Kecuali Belanda, grup ini memang tidak dianugerahi dengan begitu banyak bintang seperti grup-grup lain. Tetapi jangan salah ada pemain-pemain hebat yg dapat menciptakan mereka jadi regu kejutan dalam laga ini, tidak terkecuali dengan Ukraina yg hampir seluruh anggota skuadnya merupakan produk liga domestik mereka.

Belanda jelas memiliki pemain-pemain high profile yg bermain bersama klub-klub top Eropa, dari Barcelona di Spanyol hingga Juventus & Inter Milan di Italia, dari duo Manchester & Liverpool di Inggris hingga Lyon di Prancis & Wolfsburg di Jerman, & tentu saja produk lokal mereka di Ajax, PSV & Feyenoord yg selama ini jadi pabrik-pabrik pemain hebat yg dikonsumsi klub-klub papan atas Eropa.

Tetapi Ukraina, Austria & apalagi Makedonia Utara cuma beberapa saja di antara mereka yg berpengalaman bagaimana harus bertarung dalam level internasional. Di Austria yg hampir seluruh anggota legiun Bundesliga Jerman, David Alaba yg musim depan membela Real Madrid setelah lama bersama Bayern Muenchen & Sasa Kaladhzic yg membela Stuttgart adalah dua nama yg paling menonjol.

Baca juga: Profil & peluang regu Grup C Euro 2020

Dalam skuad Ukraina, gelandang Manchester City Oleksandr Zinchenko & gelandang West Ham United Andriy Yarmolenko adalah yg sangat menonjol & familiar di kalangan penggemar sepak bola sejagat, sedangkan Makedonia Utara ada striker yg juga kapten mereka, Goran Pandev, yg saat ini membela Genoa dalam Serie A Italia.

SKUAD UKRAINA

Ukraina akan menjajal Belanda pada pertandingan pembukanya dalam turnamen ini 13 Juni nanti.

Gelandang Manchester City Oleksandr Zinchenko adalah pemain paling terkenal dalam skuad terakhir 26 pemain Ukraina untuk Euro 2020 bulan ini. Zinchenko akan ditemani di lapangan tengah oleh sesama pemain Liga Premier, yakni gelandang West Ham United Andriy Yarmolenkok.

Mereka berdua akan menggalang kekuatan bersama 24 pemain lainnya yg 18 di antaranya adalah produk domestik sepak bola Ukraina. Tetapi sepertinya pelatih mereka yg juga legenda Ukraina, Andriy Shevchenko, bakal mengandalkan spesialis set-piece yang bermain untuk Atalanta, Ruslan Malinovskyi.

Pemain ini adalah jantung serangan Ukraina & keserbadapatan dia menciptakannya nyaman berada dalam posisi di depan barisan belakang Ukraina & sekaligus jadi penghubung kepada regu serang mereka. Enam gol yg dia ciptakan dalam 33 penampilan bersama negaranya sudah membesarkan hati Shevchenko & rekan-rekan satu timnya untuk melewati fase grup yg kalau terjadi bakal yg perdana mereka lakukan dalam sejarah sepak bola mereka.

Skuad lengkap Ukraina:
Penjaga gawang: Georgiy Bushchan (Dynamo Kyiv), Andriy Pyatov (Shakhtar Donetsk), Anatolii Trubin (Shakhtar Donetsk)
Bek: Eduard Sobol (Club Brugge), Illia Zabarnyi (Dynamo Kyiv), Serhiy Kryvtsov (Shakhtar Donetsk), Denys Popov (Dynamo Kyiv), Oleksandr Tymchyk (Dynamo Kyiv), Vitaliy Mykolenko (Dynamo Kyiv), Oleksandr Karavaev (Dynamo Kyiv), Mykola Matviyenko (Shakhtar Donetsk)
Gelandang: Serhiy Sydorchuk (Dynamo Kyiv), Ruslan Malinovskyi (Atalanta), Mykola Shaparenko (Dynamo Kyiv), Marlos (Shakhtar Donetsk), Yevhen Makarenko (Kortrijk), Oleksandr Zinchenko (Manchester City), Viktor Tsygankov (Dynamo Kyiv), Taras Stepanenko (Shakhtar Donetsk), Andriy Yarmolenko (West Ham), Oleksandr Zubkov (Ferencvaros), Heorhii Sudakov (Shakhtar Donetsk), Roman Bezus (Gent)
Penyerang: Roman Yaremchuk (Gent), Artem Besedin (Dynamo Kyiv), Artem Dovbyk (Dnipro-1)

Baca juga: Depay selamatkan Belanda dari kekalahan lawan Skotlandia

SKUAD BELANDA

Belanda jelas memiliki anggota regu yg lengkap sehingga di atas kertas semestinya dapat mengerjakan apa saja yg terbaik dalam petualangan mereka di grup ini, bahkan lebih dari sekadar fase grup, sekalipun mereka tidak masuk ke putaran final Euro 2020 karena menyandang status juara, melainkan runner up saja di bawah Jerman.

Namun karena diisi para pemain bintang yg bermain di klub-klub papan atas Eropa, Belanda tetap jadi calon kuat pemenang grup, paling tidak jadi regu angker untuk lawan-lawannya dalam grup ini.

Mereka memang kehilangan pemain paling berpengaruhnya, Virgil van Dijk yg tak kunjung pulih dari cedera yg dialaminya tahun lalu saat dilanggar kiper Everton dalam pertandingan Liga Inggris.

Namun tetap saja siapa yg tidak gentar menghadapi regu yg barisan belakangnya diisi oleh bek-bek hebat seperti bek Juventus Matthijs de Ligt, bek Manchester City Nathan Ake, bek Crystal Palace Patrick van Aanholt, Brighton Joel Veltman yg bermain untuk Brighton atau Stefan de Vrij yg jadi salah satu tulang punggung Inter Milan.

Mereka juga dapat jadi regu yg merajalela di lapangan tengah, khususnya oleh hadirnya playmaker Barcelona Frenkie de Jong, Davy Klaassen yg andalan Ajax Amsterdam, & Georginio Wijnaldum yg membela Liverpool. Masih ada gelandang Manchester United Donny van De Beek & Ryan Gravenberch dari Ajax, selain juga Teun Koopmeiners & Marten de Roon.

Keangkeran mereka disempurnakan dengan barisan serangnya yg juga tajam dipimpin oleh pemain Lyon yg juga pernah membela Manchester United, Memphis Depay. Tetapi kekuatan terbesar mereka adalah kekompakan & kesolidannya yg dapat membangkitkan kembali dominasi semua sektor lapangan sehingga sempurna mempraktikkan total football dalam Euro 1988 di mana Belanda menjuarainya.

Tim Belanda edisi ini jelas harap mereplikasi sukses 1988 itu, baik dalam organisasi regu & pola bermain maupun dalam cara mereka mencatat sukses. Namun ambisi ini agak menghadapi kesulitan saat ini karena mereka ditinggalkan Van Dijk yg selama ini menciptakan mereka tak perlu mengkhawatirkan pertahanannya & pasokan bola dari belakang yg memulai segala skenario bermain Belanda.

Baca juga: Kevin de Bruyne belum pasti ikut Euro 2020

Tetapi tidak ada yg tidak mungkin dalam sepak bola, karena Belanda tidak cuma Van Dijk. Sebaliknya De Jong akan jadi salah satu pemain kunci kalau Belanda harap mengulangi era jaya yg ditorehkan oleh Marco van Basten Counter Strike. Dia adalah bagian instrumental dalam sukses Ajax menembus dominasi tim-tim elite Eropa dengan mencapai semifinal Liga Champions 2019. De Jong bakal jadi bagian integral dari sukses Belanda.

Mereka punya Wijnaldum yg jadi salah satu yg turut mengantarkan Liverpool pemenang liga setelah 30 tahun menunggu & sekaligus menciptakan The Reds merengkuh gelar pemenang Liga Champions setahun sebelum sukses Liverpool di liga itu

Skuad lengkap Belanda
Penjaga gawang: Tim Krul (Norwich), Maarten Stekelenburg (Ajax), Marco Bizot (AZ)
Bek: Patrick van Aanholt (Crystal Palace), Nathan Ake (Manchester City), Daley Blind (Ajax), Denzel Dumfries (PSV), Matthijs de Ligt (Juventus), Jurrien Timber (Ajax), Joel Veltman (Brighton), Stefan de Vrij (Inter Milan), Owen Wijndal (AZ)
Gelandang: Donny van de Beek (Manchester United), Ryan Gravenberch (Ajax), Frenkie de Jong (Barcelona), Davy Klaassen (Ajax), Teun Koopmeiners (AZ), Marten de Roon (Atalanta), Georginio Wijnaldum (Liverpool)
Penyerang: Steven Berghuis (Feyenoord), Cody Gakpo (PSV), Luuk de Jong (Sevilla), Donyell Malen (PSV), Memphis Depay (Lyon), Quincy Promes (Spartak Moskva), Wout Weghorst (Wolfsburg)


SKUAD AUSTRIA

Diperkuat oleh pemain-pemain yg hampir seluruhnya bermain dalam Bundesliga Jerman, dengan yg paling high-profile adalah David Alaba yg 13 tahun malang melintang bersama Bayern Muenchen & musim depan melintas ke Spanyol guna membela Real Madrid, Austria tak punya alasan untuk sekadar jadi pelengkap sekalipun mereka tak pernah sekalipun menang dalam putaran final Piala Eropa karena cuma dapat mencatat dua seri & empat kali kalah dalam dua keikutsertaaan sebelumnya pada Euro 2008 & 2016.

Tetapi pemain seberpengalaman David Alaba yg sudah kerap mempersembahkan trofi kepada Bayern dapat menolong Austria mencoret catatan buruk dalam dua Piala Eropa yg sebelum ini mereka ikuti. Sekalipun belakangan sering dipasang di bek kiri & kadang sayap kiri, bek berusia 28 tahun itu tetap jadi andalan Austria & jadi jantung pertahanan tim.

Dengan racikan & formula inovatif Austria dapat berbicara lebih banyak. Salah satunya ketika menghadapi Inggris dalam laga persahabatan Rabu pekan ini di mana Inggris cuma dapat menang 1-0 namun terus-terusan ditekan Austria yg jauh lebih banyak menciptakan peluang. Sayang, mereka kurang tajam. Tetapi ini pekerjaan rumah untuk dua striker utama mereka, yakni mantan striker West Ham Marko Arnautovic & ujung tombak Stuttgart, Sasa Kalajdzic.

Baca juga: Data & fakta timnas Austria di Euro 2020

13 Juni jadi tanggal perdana mereka berlaga dalam putaran final Euro edisi yg tertunda akibat pandemi ini. Lawan mereka adalah Makedonia Utara yg sudah dua kali mereka kalahkan dalam babak kualifikasi Euro 2020. Memang bukan Ukraina atau Belanda yg di atas kertas lebih kuat dari mereka, namun lengah menghadapi regu yg pernah mempermalukan Jerman di kandangnya sendiri dapat berakibat fatal & dapat memupus peluang mencatat kemenangan perdana dalam putaran final Piala Eropa.

Skuad lengkap Austria
Penjaga gawang: Daniel Bachmann (Watford), Pavao Pervan (Wolfsburg), Alexander Schlager (LASK)

Bek: David Alaba (Bayern), Aleksandar Dragovic (Leverkusen), Marco Friedl (Werder Bremen) Martin Hinteregger (Frankfurt), Stefan Lainer (Monchengladbach), Philipp Lienhart (Freiburg), Stefan Posch (Hoffenheim), Christopher Trimmel (Union Berlin), Andreas Ulmer (Salzburg)

Gelandang: Julian Baumgartlinger (Leverkusen), Christoph Baumgartner (Hoffenheim), Florian Grillitsch (Hoffenheim), Stefan Ilsanker (Frankfurt), Konrad Laimer (Leipzig), Valentino Lazaro (Internazionale), Marcel Sabitzer (Leipzig), Louis Schaub (Luzern), Xaver Schlager (Wolfsburg), Alessandro Schopf (Schalke)

Penyerang: Marko Arnautovic (Shanghai Port), Michael Gregoritsch (Augsburg), Sasa Kalajdzic (Stuttgart), Karim Onisiwo (Mainz)

SKUAD MAKEDONIA UTARA

Ini Euro perdana & turnamen akbar perdana yg diikuti oleh negara yg merdeka pada 1991 & kemudian pada 2018 mengubah nama jadi Makedonia Utara dari sebelumnya Republik Makedonia karena diprotes oleh Yunani yg sudah lama memiliki provinsi bernama sama Makedonia.

Seperti umumnya tim-tim Balkan bekas pecahan Yugoslavia yg sebelum pecah jadi beberapa negara merdeka pada 1990-an terkenal dengan Samba dari Balkan, Makedonia Utara juga begitu, bermain atraktif & berorientasi menyerang. Tetapi tak banyak bintang yg memperkuat mereka. Mungkin cuma pemain Leeds United Gjanni Alioski & striker Genoa Goran Pandev yg jadi dua pemain yg akrab bagi penggemar sepak bola Eropa.

Pandev yg paling sering membela timnas Makedonia Utara & pencetak gol terbanyak sepanjang masa negeri ini, menjaringkan gol kemenangan yg membawa mereka memasuki turnamen akbar sepak bola pertamanya selama 27 tahun sejarah negeri ini.

Baca juga: Data & fakta timnas Macedonia Utara di Euro 2020

Sedangkan Alioski yg berposisi bek kiri kerap berubah jadi kekuatan serang mematikan karena sering turut menolong serangan timnya. Sejak 2018 pemain ini sudah mempersembahkan enam gol. Bagi pemain yg berposisi bek kiri, statistik ini jelas luar biasa. Dia dapat mengatasi kemungkinan tumpulnya serangan Makedonia Utara, selain jadi perobek sektor kanan pertahanan lawan.

Mereka bakal bertarung dengan Ukrainan yg masuk grup mereka dengan menyandang status pemenang grup kualifikasi Euro 2020, & dengan Belanda serta Austria yg keduanya menyandang predikat runner-up grup kualifikasi Euro. Memang bukan lawan-lawan yg sepadan untuk mereka, tetapi Makedonia Utara yg sebagai debutan sudah tentu akan tampil tanpa beban dapat merusak impian Belanda, Austria & Ukraina.

Dua gol yg mereka sarangkan ke gawang Jerman saat menumbangkan pemenang Eropa tiga kali & pemenang dunia empat kali itu pada 1 April di kandang Jerman sendiri adalah bukti Makedonia Utara dapat menciptakan kejutan yg setiap saat dapat ditelan oleh tiga regu lainnya dalam Grup C ini.

Baca juga: Jerman tumbang 1-2 di tangan Makedonia Utara

Skuad lengkap Makedonia Utara
Penjaga gawang: Stole Dimitrievski (Rayo Vallecano), Damjan Sikovski (Doxa), Risto Jankov (Rabotnicki)
Bek: Stefan Ristovksi (Dinamo), Darko Velkovski (Rijeka), Visar Musliu (Fehervar), Gjanni Alioski (Leeds United), Egzon Bejtulai (Shkendija), Kire Ristevski (Ujpest), Gjoko Zajkov (Charleroi)
Gelandang: Arijan Ademi (Dinamo), Boban Nikolov (Lecce), Enis Bardhi (Levante), Elif Elmas (Napoli), Stefan Spirovski (Larnaca), Tihomir Kostadinov (Ruzomberok), Ferhan Hasani (Partizani), Daniel Avramovski (Kayserispor), Marijan Radeski (Akademija Pandev)
Penyerang: Goran Pandev (Genoa), Aleks Trajkovski (Mallorca), Ivan Trickovski (Larnaca), Vlatko Stojanovksi (Chambly), Darko Churlinov (Stuttgart), Milan Ristovski (Spartak Trnava), Krste Velkoski (Sarajevo)

Berita diatas dikutip dari internet, jika Mengenal skuad empat tim Grup C Euro 2020 adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.