• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengenal Musuh Tanaman Jagung

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mengenal Musuh Tanaman Jagung


Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan penting di Indonesia. Munculnya hama pada pertanaman berpotensi menurunkan hasil produksi jagung. Berikut ini adalah beberapa hama penting yg sering menyerang tanaman jagung di Indonesia, antara lain:
Hama Lalat Bibit

Lalat bibit atau yg memiliki nama latinAtherigona exigua merupakan salah satu hama penting & merugikan di pertanaman jagung. Lalat bibit menyerang tanaman yg masih muda atau yg baru muncul di permukaan. Serangan hama dimulai ketika telur diletakkan oleh imago pada permukaan bawah daun atau batang yg dekat dengan permukaan tanah, selanjutnya telur akan menetas jadi larva yg kemudian akan melubagi bagian batang jagung & menciptakan terowongan hingga ke dasar batang atau titik tumbuh tanaman. Hal ini menyebabkan gejala awal yg terlihat adalah berubahnya warna daun dari hijau normal jadi kekuningan (klorosis), di sekitar batang yg terserang akan membusuk sehingga tanaman akan jadi layu, pertumbuhannya kerdil, hingga kematian tanaman.

Cara pengendaliannya

Menggeser waktu tanam, penggunaan varietas yg tahan, atau dengan memusnahkan larva & telur serangga yg ada pada tanaman. Pengendalian hayati juga dapat dilakukan dengan Thricogramma spp. yg dapat memarasit telur, Opius sp. atau Tetrastichus sp. yg sanggup memarasit larva, & Clubiona japonicola yg merupakan predator bagi imago lalat bibit.

Hama Penggerek Batang Jagung

Penggerek batang jagung atau yg memiliki nama latin Ostrinia furnacalis menyerang tanaman jagung mulai dari fase pertumbuhan vegetatif hingga fase generatif. Imago meletakkan telur pada permukaan bawah daun. Telur yg baru menetas akan menggerek daun muda yg masih menggulung, kemudian menyerang batang hingga ke tongkol. Gejala serangan ditandai dengan adanya liang-liang gerekan pada batang yg dibatasi oleh buku, di setiap gerekan terdapat serbuk sisa hasil gerekan berwarna cokelat, adanya lubang gerekan pada batang menciptakan tanaman mudah patah atau roboh.

Cara pengendaliannya

Mengpakai pola tanam tumpeng sari jagung dengan kedelai ataupun kacang tanah. Pengendalian hayati dapat mengpakai parasitoid telur, seperti Trichogramma spp., cendawan entomopatogenik Beauveria bassiana & Metarhizium anisopliae, predator Micraspis sp. & Cecopet (Euborellia annulata).

Hama Penggerek Tongkol

Penggerek tongkol jagung memiliki nama latin Helicoverpa armigera, menyerang tanaman pada fase generatif (45-56 HST). Selain menyerang tongkol, serangga ini juga menyerang pucuk & malai. Imago meletakkan telur secara tunggal pada permukaan daun & rambut tongkol. Gejala serangan berupa rambut tongkol terpotong & pada ujung tongkol terdapat bekas gerekan & sering ditemukan larva. Larva masuk ke dalam tongkol muda & memakan biji-biji jagung, sehingga terdapat terowongan bekas gerekan pada tongkol serta bekas gigitan pada biji jagung.

Cara Pengendaliannya

Pengolahan tanah, pergiliran tanaman, mengambil & memusnahkan larva satu per satu. Secara hayati, dapat mengpakai musuh alami Trichogramma spp, cendawan Metarhizium anisopliae, & predator Staphylinidae. Secara kimia, dengan penyemprotan insektisida yg dilakukan setelah terbentuk rambut jagung, penyemprotan dapat dengan Furadan 3G atau dengan menciptakan lubang dekat tanaman, diberi insektisida & ditutup lagi. Dosis yg dipakai 10 gram tiap meter persegi.

Hama Ulat Tanah

Hama ulat tanah pada tanaman jagung memiliki nama latin Agrotis ipsilon. Hama ini sangat aktif di malam hari & biasanya bersembunyi di tanah pada siang hari. Hama ini menyerang dengan cara memotong batang tanaman muda berumur 1-3 minggu, sehingga tanaman patah & mati.

Cara pengendaliannya

Mengpakai mulsa plastik, mengumpulkan & memusnahkan larva di saat senja hari. Pengendalian hayati dengan Bacilius thuringiensis atau Beauvaria bassiana. Secara kimia, dapat mengpakai insektisida Khlorpirifos (Dursban 20 EC) & Karbofuran (Furadan 3G).

Hama Ulat Grayak

Dua spesies ulat grayak yg sering ditemukan di pertanaman jagung adalah Spodoptera litura & spodoptera frugiperda. S. frugiperda merupakan hama invasif yg baru dilaporkan di Indonesia pada awal tahun 2019 yg lalu. Perbedaan signifikan dari morfologi S. frugiperda ini adalah terdapat corak huruf Y terbalik & terdapat 4 bintik hitam akbar pada bagian abdomen. Umumnya, hama ini menyerang tanaman jagung pada malam hari & bersembunyi di bawah tanaman, mulsa ataupun dalam tanah pada siang hari. Ulat grayak dapat menyerang batang, daun, hingga tongkol jagung. Gejala ditunjukkan dengan daun terserang terlihat berlubang, titik tumbuh terpotong & terdapat kotoran seperti serbuk gergaji.

Cara pengendaliannya

Mengpakai varietas tanaman yg memiliki daya kecambah yg baik, tanam serempak, pola tanam tumpang sari dengan tanaman noninang ulat grayak, mengumpulkan & memusnahkan larva & bagian tanaman yg terserang untuk mencegah penyebaran. Secara kimia, dapat mengpakai Karbofuran (Furadan 3G) & pengendalian dengan musuh alami, seperti parasitoid Tricogramma spp, predator cocopet, kumbang kepik, & semut.


Sumber Hari ini 09:36
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.