• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengenal Minuman Isotonik

Axl Enoch

IndoForum Newbie B
No. Urut
77255
Sejak
7 Agt 2009
Pesan
204
Nilai reaksi
9
Poin
18
- Air adalah komponen penting di dalam kehidupan. Sekitar 50-65% tubuh orang dewasa terdiri atas air. Tak hanya itu. Tujuhpuluh lima persen otak kita juga terdiri atas air. Itu sebabnya, kekurangan cairan bisa berakibat menurunnya performa latihan. Sebagai gambaran, kalau cairan tubuh berkurang sebanyak 5%, performa kita akan turun sebesar 20-30%. Jika berkurang sebanyak 10%, akan mengakibatkan kelelahan akut. Yang paling fatal kalau tubuh sampai kehilangan cairan sebanyak 20%, sebab dapat berujung pada kematian.

Biasanya, dehidrasi terjadi saat kita sedang melakukan aktivitas fisik. Pada aktivitas fisik biasa, tubuh kehilangan air sebanyak 2,5 liter per hari. Sekitar 60%-nya dikeluarkan melalui keringat. Pada aktivitas fisik yang lebih berat seperti olahraga, kehilangan air bisa mencapai 1-2 liter per jam. Sebagian besar disebabkan oleh keringat yang membanjir keluar. Berkeringat merupakan salah satu upaya tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh tetap normal.

Olahraga, terutama dengan intensitas sedang hingga berat, memang dapat berisiko dehidrasi. Namun, fakta ini tidak bisa kita jadikan alasan untuk mengurangi target latihan. Antisipasi saja degnan pilihan minuman olahraga yang tepat. Jangan lupa sesuaikan juga dengan jenis olahraga yang selama ini kita tekuni. Selama ini orang hanya mengenal minuman isotonik sebagai pengganti cairan, namun sebenarnya ada dua jenis minuman lain yang memiliki fungsi sama, yaitu hipotonik dan hipertonik. Bedanya adalah pada sasaran penggunanya. Sebagai awalnya, mari kita cari tahu mengenai minuman isotonik itu sendiri.

Isotonik, yang mulai digemari banyak orang, biasanya dikonsumsi oleh mereka yang memiliki banyak aktivitas. Kita mengenalnya sebagai minuman pemulih atau penjaga stamina. Sedangkan atlet atau dokter menyebutnya dengan istilah isotonik. Mengandung elektrolit dan karbohidrat sebesar 6-8%, osmolalitasnya sama dengan darah. Itu sebabnya, minuman isotonik cenderung lebih cepat diserap oleh tubuh dibanding jenis lainnya.

Sesuai untuk: Penyuka olahraga aerobik, bulutangkis, indoor tennis, kelas bersepeda dalam ruangan (disebut juga dengan istilah RPM), body pump, body combat, atau pecinta joging. Terutama bila waktu latihan lebih dari 60 menit. Olahraga di tengah udara panas ditengarai juga bisa menyebabkan dehidrasi sedang hingga berat.

Saran pemakaian: Konsumsi minuman ini 10-15 menit sebelum latihan, sebanyak 230 ml. Ulangi setiap 20-30 menit sekali. Atau, minum secukupnya, setiap kali merasa haus. Boleh diminum lagi, jika setelah latihan rasa haus masih belum hilang. Jangan lupa untuk memperhatikan aturan minum yang tertera pada kemasan. Kelebihan dalam jumlah sedikit, bisa dibuang oleh tubuh melalui keringat atau air seni. Namun kalau kelebihan dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan kerusakan gigi dan gangguan jantung.

Perlu diperhatikan: Penderita gagal ginjal, diabetes, sakit jantung, dan penderita gangguan lambung sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi minuman ini. Hal ini disebabkan setiap penderita penyakit memiliki respons yang berbeda terhadap apa yang dikonsumsinya.

Resep minuman isotonik: 200 ml sari jeruk atau lemon, dicampur dengan 1 liter air. Tambahkan 1 gram (sejumput) garam. Kocok, dan dinginkan.

(Lily Turangan/Prevention/KOMPAS)
 
Jangan terlalu banyak minum isotonik ya, minum maksimal 2-3 kaleng sehari. TerLalu banyak minum isotonik juga bisa memperparah penyakiT ginjaL ..

Ada yang tau lagi bahaya atau manfaaT dari isoTonik ini ?
 
aku juga pernah denger bahaya dari kebanyakan minum miniman isotonik.
 
kalo mainnya bola gimana tuh?
 
klo mau minum 1 kaleng per 3 hari aj..

Memang benar, minuman isotonik dapat menganti cairan tubuh karena dirancang dengan tekanan osmotik yang sama dengan tekanan darah tubuh. Namun, jika meminum minuman isotonik dalam kondisi normal atau di saat tidak beraktivitas berat, tubuh tidak perlu zat-zat elektrolit dan kandungan mineral. Minuman itu akan terbuang sia-sia.

Justru, ada bahaya mengintai jika meminum isotonik berlebihan. Minuman ini diduga mengandung sejumlah bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Efek terhadap tubuh tentu efek buruk, yaitu jika penggunaan dalam jangka panjang dapat menimbulkan penyakit Lupus (Systemic Lupus Eritematosus/ SLE).

Dalam literatur disebutkan, bila dikonsumsi berlebihan, timbul efek samping berupa edema (bengkak) karena retensi atau tertahannya cairan di tubuh. Bisa juga naiknya tekanan darah sebagai akibat bertambahnya volume plasma lantaran pengikatan air oleh natrium. Ini bisa dimengerti karena minuman isotonik tidak mudah diserap ginjal. Konsumsi minuman isotonik bisa memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan mineral yang tak dibutuhkan tubuh.

Sangat disarankan, isotonik tidak boleh diminum sembarangan karena mengandung garam. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Bagi produsen, hendaklah, kepada masyarakat diberikan informasi oleh produsen manfaat minuman isotonik untuk dikonsumsi secara tepat, sesuai kebutuhan dan sesuai dosis.

Bomber.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.