• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom



Apa itu Dissociative Identity Disorder?

Dissociative Identity Disorder atau yg lebih diketahui dengan gangguan kepribadian ganda, adalah gangguan mental yg ditandai oleh setidaknya dua keadaan kepribadian yg berbeda & relatif abadi.

Atau dapat juga didefinisikan sebagai kondisi dimana dua atau lebih bukti diri yg berbeda, atau status kepribadian yg berbeda, muncul & secara bergantian mengendalikan seorang individu.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Seseorang yg menderita Dissociative Identity Disorder ini, cenderung mengalami kehilangan ingatan yg terlalu luas untuk dijelaskan dengan bentuk kelupaan yg biasa.

Beberapa juga percaya bahwa, karena penderita Dissociative Identity Disorder mudah terhipnotis, gejala yg mereka miliki cenderung bersifat iatrogenic, yg berarti gejala-gejala tersebut muncul sebagai respon dari bentuk treatment yg diberikan oleh para terapis.

Biasanya bukti diri utama membawa nama yg diberikan pada setiap perseorangan & bersifat pasif, ketergantungan, memiliki perasaan bersalah, & depresi. Karakteristik pengubah yg adalah termasuk nama, usia & gender yg dilaporkan, kosakata, pengetahuan umum, & suasana hati yg dominan, cenderung kontras dengan ciri-ciri bukti diri utama.

Keadaan tertentu atau pemicu stres juga dapat menyebabkan perubahan tertentu muncul. Setiap bukti diri yg berbeda dapat menyangkal pengetahuan satu sama lain, bersikap kritis kepada satu sama lain atau tampak dalam konflik terbuka.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Dissociative Identity Disorder memiliki gejala-gejala dengan kriteria sebagai berikut,

1. Individu mengalami dua atau lebih bukti diri atau keadaan kepribadian yg berbeda & masing-masing memiliki pola pemahamannya sendiri.

2. Gangguan yg terjadi melibatkan perubahan dalam arti diri, sense of agency, & perubahan dalam perilaku, kesadaran, memori, persepsi, kognisi, & fungsi motorik.

3. Kesenjangan yg sering terjadi ditemukan dalam ingatan sejarah pribadi, termasuk orang, tempat, & peristiwa, baik untuk masa lalu yg jauh & baru-baru ini.

4. Gejala-gejala ini menyebabkan gangguan atau kerusakan yg signifikan secara klinis di bidang fungsi sosial, pekerjaan, atau area penting lainnya.

Orang-orang yg memiliki Dissociative Identity Disorder dapat menggambarkan perasaan bahwa mereka tiba-tiba jadi pengamat depersonalisasi dari ucapan & tindakan mereka sendiri.

Mereka mungkin melaporkan bahwa mereka mendengar suara seperti suara seorang anak atau suara kekuatan spiritual. Atau mungkin mengalami hasrat yg tiba-tiba muncul atau emosi yg kuat sehingga mereka tidak merasa sanggup untuk mengendalikan. Mereka mungkin juga melaporkan bahwa tubuh mereka tiba-tiba merasa berbeda seperti merasa seperti anak kecil, besar, atau berotot. Atau mereka mengalami pergeseran sikap atau preferensi pribadi yg secara tiba-tiba sebelum beralih kembali seperti semula.

Selain itu, lebih dari 70% dari orang-orang yg memiliki Dissociative Identity Disorder pernah mencoba untuk mengerjakan bunuh diri, & perilaku merugikan diri sendiri seperti percobaan bunuh diri tersebut adalah hal yg biasa di antara populasi ini.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Lalu apa yg menyebabkan seseorang memiliki Dissociative Identity Disorder?

Walaupun alasan seseorang dalam memiliki Dissociative Identity Disorder sangat sulit untuk dimengerti, namun secara umum, mereka pernah mengalami penganiayaan secara fisik maupun seksual, terlebih di masa kecil mereka.

Selain itu, orang-orang yg memiliki Dissociative Identity Disorder kemungkinan memiliki gejala post-traumatic seperti mimpi buruk, kilas balik, atau respon yg mengejutkan, atau post-traumatic stress disorder.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang-orang yg memiliki Dissociative Identity Disorder lebih biasa berada diantara kerabat biologis terdekatnya yg juga memiliki gangguan yg sama ketimbang berada diantara populasi umum.

Perawatan yg dilakukan untuk orang-orang yg memiliki Dissociative Identity Disorder secara utama adalah dengan menjalani psychotheraphy dalam jangka panjang, dengan tujuan membangun kembali semua kepribadian berbeda yg dimiliki & menyatukan mereka. Selain itu, perawatan terapi kognitif & kreatif juga sama-sama diperlukan.

Walopun tidak ada pengobatan yg sanggup merawat secara spesifik gangguan Dissociative Identity Disorder ini, antidepressants, anti-anxiety, atau obat penenang dapat diberikan untuk menolong mengendalikan gejala kesehatan mental yg terkait dengannya.

Dan dengan perawatan yg tepat, banyak orang yg mengalami gangguan Dissociative Identity Disorder akan mengalami peningkatan kemampuan mereka untuk berfungsi dalam kehidupan pribadi & pekerjaan mereka.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Louis Vivet lahir pada tanggal 12 Februari 1863. Ibunya yg bekerja jadi seorang prostitusi, cenderung kerap memukul & menelantarkannya. Setelah mengerjakan sebuah kejahatan pada umur 8 tahun, Vivet dikirim ke sebuah rumah rehabilitasi, & dibesarkan disana hingga dia berumur 18 tahun.

Pada saat umurnya 17 tahun, Vivet sempat bekerja disebuah kebun anggur. Satu hari, seekor ular berjenis viper melilit tangannya. Walaupun ular tersebut tidak menggigitnya, namun Vivet merasa ketakutan & dari trauma yg dialaminya tersebut, dia mengalami kelumpuhan mulai dari bagian pinggang hingga ke bawah.

Selama menderita kelumpuhan, Vivet bekerja sebagai seorang penjahit hingga satu setengah tahun kemudian, secara tiba-tiba kakinya sanggup berjalan kembali. Namun ketika dia berjumpa dengan pihak asylum yg selama ini menampungnya, dia justru menanggapinya dengan penuh kebingungan. Dia juga tidak mengenali satu orang pun staf dari rumah sakit tersebut, bahkan dia sempat menuduh mereka sudah dengan sengaja memenjarakannya.

Walaupun Vivet diakui memiliki sepuluh kepribadian yg berbeda, namun evaluasi ulang terbaru yg dilakukan dari literatur medis sudah menciptakan beberapa psikolog percaya bahwa dia cuma memiliki 2 kepribadian. Dan kepribadian lainnnya merupakan hasil secara langsung dari hypnosis by therapists.

Gejala yg dialami oleh Vivet, termasuk hilangnya waktu & amnesia, dijelaskan oleh seorang psikolog perdana yg merawatnya yg bernama Camuset, sebagai pembagian dalam kepribadiannya, & tidak terkait langsung dengan riwayat trauma masa kecilnya hingga kasusnya dievaluasi kembali sekitar 100 tahun kemudian.

Beberapa orang pakar percaya bahwa Vivet tidak memiliki Dissociative Identity Disorder sama sekali, namun perilakunya justru lebih mirip dengan fugue state, yg merupakan gangguan disosiatif & gangguan kejiwaan langka yg ditandai oleh amnesia yg dapat dibalikkan untuk bukti diri pribadi, termasuk ingatan, kepribadian, & karakteristik pengidentifikasian individualitas lainnya.

Vivet jadi target berbagai macam perawatan yg para dokter awalnya meyakini sebagai hysteria, termasuk morphines, suntikan pilocarpine, minyak ipepac yg dipakai untuk memicu rasa harap muntah, & magnet yg diletakkan pada banyak bagian tubuh.

Tapi satu-satunya pengobatan yg dapat menghentikan sebuah serangan adalah tekanan pada tendon achilles atau tendon rotulian yg berada dibawah tempurung lutut. Dan dia juga berulang kali dihipnotis.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Menurut akun pribadinya, Truddi Chase lahir disebuah homestead di daerah Honeoye Falls, New York, pada tanggal 13 Juni 1939. Dan tumbuh disebuah apartemen di daerah yg sama. Dalam sebuah autobiography yg ditulisnya & beberapa wawancara yg pernah dilakukannya, Chase sudah berulang kali mengalami kekerasan secara fisik & seksual yg dilakukan oleh ayah tirinya. Selain itu Chase juga dipukuli & diabaikan oleh ibunya sendiri selama masa anak-anak & remaja.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Menurut laporannya, Chase sering mengingat penganiayaan & kekerasan yg terjadi sejak dia berumur dua tahun. Namun, dia tidak dapat fokus mengingat secara rinci sebelum mengerjakan terapi. Dan berdasarkan terapi yg dia lakukan bersama seorang hypnotherapy yg bernama Dr. Robert Phillips, & menyimpulkan bahwa dia memiliki 92 kepribadian yg berbeda.

Tidak seperti kebanyakan orang yg membuktikan kebenaran dengan kepribadian ganda yg mereka miliki, Chase justru enggan menggabungkan kepribadian yg dia miliki, alih-alih memikirkan mereka sebagai regu yg bekerja sama. Chase juga menyebut semua kepribadian yg dimilikinya dengan sebutan, "The Troops".

Dalam sebuah wawancara tv yg dilakukan dalam acara Oprah Winfrey, Chase menyatakan bahwa seorang wartawan dari koran The Washington Post, pernah melacak latar belakang keluarganya, termasuk ayah tirinya yg menyangkal sudah mengerjakan penganiayaan kepada Chase.

Wawancara lain yg dilakukan bersama Phil Donahue mengungkap bahwa Dr. Robert Phillips sendiri sudah mencari keterangan tentang keluarga Chase & menemukan fakta bahwa ibu Chase sendiri juga pernah mengerjakan penganiayaan secara seksual terhadapnya. Dan ibunya tersebut sudah meninggal sebelum buku yg ditulis oleh Chase yg berjudul When Rabbit Howls, diterbitkan.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Chase kemudian meninggal pada tanggal 10 Maret 2010 di rumahnya di daerah Laurel, Maryland, ketika dia berumur 75 tahun.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Shirley Ardell Mason lahir di Dodge Center, Minnesota, pada tanggal 25 Januari 1923. Mason merupakan anak satu-satunya dari Walter Wingfield Mason yg merupakan seorang tukang kayu & arsitek, & ibunya bernama Martha Alice Atkinson. Menurut salah seorang tetangganya, Martha diceritakan memiliki perilaku yg aneh seperti berjalan-jalan di kegelapan & mengintip jendela rumah tetangganya. Belakangan diketahui bahwa Martha ternyata didiagnosa mengidap schizophrenia.

Mason lulus dari Dodge Center High School pada tahun 1941 & jadi mahasiswa jurusan seni di Mankato State College. Pada awal tahun 1950an, Mason sempat jadi guru pengganti & sekaligus jadi mahasiswa di Columbia University.

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Mason sudah lama menderita dari ketidaksadaran & gangguan emosional. Oleh karena itu sejak tahun 1954, Mason menemui Cornelia B. Wilbur yg merupakan seorang psikiater Freudian & mulai menjalani psycotherapy.

Pada tahun 1955, Mason sempat mengatakan pada Wilbur tentang sebuah kejadian dimana Mason berada di hotel yg berbeda disetiap kota & dia tidak mengetahui pasti bagaimana dia dapat berada disana. Dia juga pernah mendatangi sebuah toko & kemudian menghancurkan barang tanpa dia menyadari apa yg sudah dia lakukan. Tidak lama setelah pengakuan tersebut, berbagai kepribadian yg berbeda mulai bermunculan disetiap sesi terapi yg dilakukan.

Cerita tentang masa kecil & kepribadian ganda yg dimiliki Mason, kemudian dijadikan sebagai buku yg berjudul "Sybil" & juga dijadikan sebagai acara miniseri disebuah stasiun tv. Sementara Mason atau "Sybil" ini jadi kasus Dissociative Identity Disorder yg paling terkenal, namun keasliannya juga diperiksa dengan teliti.

Banyak orang yg percaya bahwa Mason cuma seseorang yg sakit jiwa yg mengagumi psikiaternya, & Wilbur secara sengaja menanamkan ide bahwa Mason memiliki kepribadian ganda. Mason juga tampaknya bahkan mengakui bahwa dia cuma mengarang segala hal, & pengakuan tersebut ditulis dalam sebuah surat yg ditujukan untuk Wilbur pada bulan Mei 1958. Namun, Wilbur mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah usaha yg dibuat Mason untuk meyakinkannya, bahwa Mason tidak sedang sakit.

Lalu Mason kembali melanjutkan sesi terapinya & selama bertahun-tahun menjalani terapi tersebut, sebanyak 16 kepribadian yg berbeda muncul. Dalam versi acara tv, kehidupan "Sybil" berjalan dengan baik & berakhir dengan bahagia. Namun Mason justru kecanduan barbiturate & bergantung pada terapisnya yg membayar tagihan & memberinya uang. Pada tanggal 26 Februari 1998, Mason meninggal karena kanker payudara yg dialaminya.


bersambung ke #2..

Mengenal Gangguan Kepribadian Ganda #RabuRandom


Sekian, & terima kasih.

*
*
*
*
*

sumber 1, sumber 2, sumber 3, sumber 4, sumber 5, sumber 6

Hari ini 08:02
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.