Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sumber: Kucing-bos dalam dasi by Olist - shutterstock
Siapa disini yg kesayangan banget sama anabul paling bossy di muka bumi, a.k.a kucing?
Kalau iya, toss dulu! Karena saya adalah salah satu korban dari kemutakhiran kekuatan pelet kucing. Dari yg cuma suka lihat doang, kini jadi rewang yang rela menyiapkan segalanya, mulai dari membukakan pintu hingga membersihkan box litter mereka. 100% ikhlas saya lakukan.
Nah, kali ini saya mau sharing funfact unik dari sahabat kita, si kucing jenaka namun bossy!
Hanya ada 20% Kucing Oren Betina di Dunia!
Dari sekian banyaknya kucing oren yg kita temui di jalan maupun sekitar rumah, ternyata cuma 20% yg memiliki tipe kelamin perempuan lho!
Kucing betina memiliki dua kromosom X (XX), sedangkan kucing jantan memiliki satu kromosom X & satu Y (XY). Karena gen penentu warna oranye ada di kromosom X, kucing jantan cuma perlu satu gen oranye untuk lahir sebagai kucing oranye. Inilah sebabnya semua anak jantan dari induk betina oranye pasti akan berwarna oranye, tidak peduli warna ayahnya.
Sebaliknya, kucing betina harus memiliki dua gen oranye sekaligus, yaitu dari ayah & ibunya, untuk dapat lahir dengan warna oranye. Karena itulah kucing betina oranye sangat langka, diperkirakan cuma sekitar 25% dari seluruh populasi kucing (semua earna), sehingga mereka sering disebut sebagai anggota klub elit di dunia per-anabulan.
Kumis Kucing Sangat Sensitif
Kucing memiliki kumis yg sangat sensitif, bahkan sama sensitifnya seperti ujung jari manusia.
Kumis kucing memiliki ukuran yg lebih tebal & kasar dibandingkan bulu biasa, dengan akar rambut yg tiga kali llebih dalam. Kumis kucing memiliki fungsi seperti sensor yg menolong mereka untuk membaca lingkungannya.
Uniknya, di area paras yg memiliki kumis, ada kelenjar kecil yg mengeluarkan aroma khas tubuh kucing kita. Jadi nggak heran, kalau banyak kucing yg suka mukanya di elus-elus. #KalauLagiMood.
Kucing Ternyata Rabun Jauh!
Konten Sensitif
Buka
Funfact ketiga adalah, kucing ternyata memiliki pengelihatan yg tidak terlalu bagus. Kalau dibandingkan dengan manusia, anabul satu ini cenderung rabun jauh, bahkan tidak dapat fokus melihat objek dengan jarak kurang dari 30 cm. Dan disinilah fungsi kumis kucing yg sebenarnya!
Walaupun cenderung rabun jauh, kucing memiliki kemampuan pengelihatan dalam gelap yg luar biasa! Hal ini dikarenakan kucing punya lebih banyak sel batang (rods) yg sensitif kepada cahaya, serta memiliki tapetum, lapisan reflektif di bagian belakang mata. Keduanya bekerja sama sehingga kucing dapat melihat dengan baik dalam kondisi cahaya delapan kali lebih redup dibanding manusia.