rifansyah
IndoForum Senior B
- No. Urut
- 296651
- Sejak
- 28 Nov 2024
- Pesan
- 5.864
- Nilai reaksi
- 3
- Poin
- 38
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dikenal sebagai sosok yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan. Namun, perjalanan hidupnya juga dihiasi oleh kisah cinta yang menarik perhatian banyak orang. Sepanjang hidupnya, Soekarno tercatat memiliki sembilan istri. Setiap pernikahannya memiliki cerita dan dinamika tersendiri.
1. Siti Oetari (1921–1923)
Siti Oetari adalah istri pertama Soekarno, yang dinikahinya pada usia muda. Pernikahan mereka tidak didasari oleh cinta, melainkan karena perjodohan dari ayah Oetari, H.O.S. Tjokroaminoto. Kehidupan rumah tangga mereka berakhir pada tahun 1923 karena ketidakcocokan dan kesibukan Soekarno dalam dunia politik.2. Inggit Garnasih (1923–1943)
Setelah bercerai dari Siti Oetari, Soekarno menikahi Inggit Garnasih, seorang wanita asal Bandung. Inggit dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi Soekarno selama masa-masa sulitnya. Namun, pernikahan mereka berakhir pada tahun 1943 karena Soekarno menikahi wanita lain, dan Inggit menolak dimadu.3. Fatmawati (1943–1966)
Fatmawati adalah istri ketiga Soekarno dan dikenal sebagai ibu dari Megawati Soekarnoputri, presiden perempuan pertama Indonesia. Pernikahan mereka dikaruniai lima orang anak. Fatmawati mendampingi Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan dan menjadi Ibu Negara pertama Republik Indonesia.4. Hartini (1966–1970)
Setelah bercerai dari Fatmawati, Soekarno menikahi Hartini, seorang wanita asal Yogyakarta. Hartini dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi Soekarno selama masa-masa sulitnya. Namun, pernikahan mereka berakhir pada tahun 1970 setelah Soekarno meninggal dunia.5. Kartini Manoppo (1970–1973)
Kartini Manoppo adalah istri kelima Soekarno yang berasal dari Manado. Pernikahan mereka berlangsung singkat dan berakhir pada tahun 1973. Setelah perceraiannya, Kartini kembali ke Manado dan hidup sederhana.6. Ratna Sari Dewi (1962–1970)
Ratna Sari Dewi, yang juga dikenal dengan nama Naoko Nemoto, adalah istri keenam Soekarno. Ia berasal dari Jepang dan menikah dengan Soekarno pada tahun 1962. Setelah perceraian mereka pada tahun 1970, Dewi memilih untuk menetap di Jepang dan hidup jauh dari sorotan publik.7. Haryati (1970–1972)
Haryati adalah istri ketujuh Soekarno yang menikahinya setelah perceraiannya dengan Kartini Manoppo. Pernikahan mereka berlangsung singkat dan berakhir pada tahun 1972. Setelah perceraiannya, Haryati memilih untuk hidup sederhana dan tidak banyak diketahui publik.8. Yurike Sanger (1972–1973)
Yurike Sanger adalah istri kedelapan Soekarno yang berasal dari Poso, Sulawesi Tengah. Pernikahan mereka berlangsung singkat dan berakhir pada tahun 1973. Setelah perceraiannya, Yurike kembali ke Poso dan hidup sederhana.9. Heldy Djafar (1973–1975)
Heldy Djafar adalah istri kesembilan dan terakhir Soekarno. Pernikahan mereka berlangsung singkat dan berakhir pada tahun 1975 setelah Soekarno meninggal dunia. Setelah perceraiannya, Heldy memilih untuk hidup sederhana dan tidak banyak diketahui publik.Kisah pernikahan Soekarno mencerminkan dinamika kehidupan pribadi seorang pemimpin besar. Setiap istri memiliki peran dan kontribusi tersendiri dalam perjalanan hidup Soekarno. Meskipun beberapa pernikahan berakhir dengan perpisahan, namun mereka tetap menjadi bagian penting dalam sejarah kehidupan Soekarno.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang perjalanan hidup Soekarno dan peran para istrinya, Anda bisa membaca artikel ini: https://terakurat.com/istri-soekarno-ada-berapa-dalam-sejarah-hidupnya/.